SuaraNusantara.com – Masyarakat Yogyakarta digemparkan dengan terungkapnya kasus peredaran narkoba dengan model baru yang dikemas dalam bentuk makanan camilan keripik pisang.
Jika dilihat sepintas, kemasan keripik pisang yang diberi label ” Keripik Pisang Lumer ” ini seperti camilan lainnya. Namun siapa sangka jika kemasan keripik pisang ini mengandung narkotika.
Kemasan keripik pisang Lumer yang mengandung narkotika ini diproduksi dalam 4 varian. Varian pertama adalah original, kemudian varian kedua coklat lumer, varian ketiga strawberry, dan varian keempat greentea.
Baca Juga:Â Hari Ini Berakhir, Jabatan Iti Octavia Jayabaya-Ade Sumardi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lebak
Wakapolda DIY Brigjen Slamet Santoso mengatakan kandungan narkotika yang ada dalam keripik pisang lumer ini adalah amphetamin sabu. Efek yang ditimbulkan jika mengkonsumsi keripik pisang narkotik ini adalah meningkatkan stamina, menimbulkan euforia atau rasa senang, dan halusinasi.
” Ini campurannya ada amphetamin, sabu juga ada serta yang lain. Ini semua dicampur dan dikolaborasikan dengan keripik pisang. Jika mengkonsumsikan keripik pisang yang mengandung amphetamin dan sabu ini akan hilang kesadaran dan halusinasi,” terang Wakapolda DIY Brigjen Slamet Santoso usai konferensi pers pengungkapan kasus narkoba Happy Water dan keripik pisang narkotik di Baturetno Banguntapan Bantul Yogyakarta, Jumat, 03 November 2023.
Brigjen Slamet Santoso menambahkan, keberhasilan pengungkapan kasus narkoba keripik pisang ini berkat operasi di dunia maya dan dunia nyata.
” Di dunia maya polisi lakukan patroli siber yang ditindaklanjuti dengan operasi di dunia nyata. Khusus pengungkapan di Bantul ini mendapatkan bantuan dari warga yang membantu polisi mengungkap kasus ini,” ujar Wakapolda.
Baca Juga:Â Aksi Bela Palestina 5 November, MUI Larang Atribut Parpol dan Bendera Organisasi Terlarang
Satu orang pelaku yang ditangkap di Baturetno Banguntapan Bantul adalah warga Bekasi yang baru satu bulan kontrak di tempat tersebut.
Sedangkan 7 pelaku lainnya ditangkap di Cimanggis Depok Jawa Barat dan Magelang. Tindakan tegas pihak berwajib ini membantu menjaga keamanan masyarakat dari bahaya peredaran narkotika yang semakin kreatif. (Alief)


















Discussion about this post