Suaranusantara.com- Ganjar Pranowo, Calon Presiden Nomor Urut 3, memberikan tanggapan terhadap pernyataan yang mengimbau untuk tidak memilih nomor 3. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendidikan kepada masyarakat mengenai hak demokrasi.
Ganjar menyatakan bahwa rakyat memiliki hak demokrasi yang tidak bisa diganggu gugat, dan kebenaran akan selalu menemukan jalannya sendiri.
“Rakyat tidak bisa lagi diatur-atur, rakyat punya hak demokrasinya, dan kebenaran itu selalu akan menemukan jalannya sendiri,” ungkap Ganjar saat kampanye akbar se-Kalimantan Timur di BSCC Dome, Balikpapan, Selasa (6/2/2024).
Selain itu, ia menambahkan bahwa debat terakhir merupakan akhir dari serangkaian kampanye yang panjang. Ini adalah perjalanan yang, diyakini olehnya, akan memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang pandangan calon pemimpin, pelaksanaan program-program mereka, serta pengalaman dan komitmen yang diuji bersama-sama.
“Debat terakhir dari semua rangkaian panjang. Sebuah perjalanan dari kampanye yang insyaallah akan memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga masyarakat akan tau, apa yang dipikirkan oleh calon pemimpinnya, bagaimana cara melaksanakan programnya, dan bagaiamana pengalaman serta komitmen itu diuji bersama-sama,” jelasnya.
“Maka, saya ingin menyampaikan terima kasih, tinggal minggu depan kita akan coblosan,” imbuh Ganjar.
Ganjar lantas bertanya, “Apakah Kalimantan Timur sudah siap?” Kemudian para masyarakat menjawab dengan lantang bahwa sudah siap.
Lantas Ganjar menegaskan jika ada yang diganggu terkait pemilihan, masyarakat dituntut harus berani.
“Kalau nanti anda diganggu apakah Anda berani?” “Berani!” seru warga Kaltim.
Hal itu lantaran ada yang memulai mengganggu jalannya pesta demokrasi ini.
“Saya dengar ada yang mulai diganggu, ‘jangan pilih 03’, katanya begitu,” ujar Ganjar.


















Discussion about this post