Suaranusantara.com – Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina menilai rencana membawah 500 relawan Pro Jokowi (Projo) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan hal yang konyol.
“Menurut saya ini konyol 500 orang ini, bukan saya tak mau relawan ke sana, siapa pun boleh,” ujar Silfester, Minggu (4/8/2024).
Sebab, menurut Silfester mereka nantinya bakal menganggu pembangunan IKN yang masih berlangsung itu.
“Mereka bekerja dari jam 07.00, 09.00 pagi sampai jam 17.00 sore, mereka bekerja, istirahat, mandi, makan, besok kerja lagi, nah kita bayangkan 500 orang ke sana sangat konyol (karena mengganggu pekerja melakukan proses pembangunan), jadi saya pikir tidak yakin presiden menghendaki 500 orang,” tuturnya.
Meski demikian, dia mengaku beda halnya jika 500 relawan ke IKN itu datang untuk ikut peringatan HUT RI ke-79.
“Mungkin mereka berpikir relawan (Jokowi) di bawah koordinasinya mereka, terus bikin aneh-aneh. Menurut saya kalau mau ke IKN siapa pun boleh saja, tapi saat ini orang lagi membangun dan ini mengganggu menurut saya, karena orang lagi kerja datang 500 orang, kecuali untuk peringatan 17 Agustus, ini momentumnya beda,” ucapnya.


















Discussion about this post