
Jakarta-SuaraNusantara
Ada 6 titik berupa bandara, pelabuhan, stasiun, dan jalan tol.berupa bandara, pelabuhan, stasiun, dan jalan tol, yang mendapatkan perhatian ekstra pemerintah, terkait persiapan operasi angkutan lebaran 2017.
“Ada enam titik rawan yang harus kita awasi yaitu Bandara Soekarno Hatta, Pelabuhan Merak, Stasiun Senen, Brebes Exit (Brexit), Pelabuhan Batam dan Pelabuhan di Balikpapan,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, di Jakarta, beberapa saat lalu.
Dia menjelaskan, Kemenhub akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar pelaksanaan penyelenggaraan angkutan lebaran dapat berjalan dengan baik dan lancar di 6 titik tersebut. Beberapa instansi yang terlibat penyelenggaraan angkutan lebaran yaitu, Polri (Korlantas), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kemendagri dan Kemenkes.
Budi memprediksi kenaikan 4,85% jumlah penumpang mudik dengan kendaraan umum dari tahun sebelumnya. Sedangkan jumlah angkutan pribadi mobil mengalami kenaikan sebesar 18,18% dan angkutan motor mengalami kenaikan sebesar 13,92%.
“Jumlah penumpang tahun ini diprediksi akan mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, sekitar 18 juta menjadi 19 juta dan kita prediksi kenaikan penumpang terbesar pada angkutan lebaran tahun ini melalui udara yaitu sebesar 9,75%,” ujarnya.
Kepadatan aruis mudik diperkirakan akan terjadi di 9 ruas jalan, di antaranya yaitu rute Tangerang-Merak, Jakarta-Tangerang, Jakarta-Cikampek, Cikampek-Palimanan, Palimanan-Kanci, Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, serta Cileunyi dan Jagorawi.
Terkait ‘horor’ Brexit berupa kemacetan parah yang terjadi di beberapa ruas tol pada tahun-tahun sebelumnya, yang mengakibatkan sejumlah pemudik meninggal dunia akibat dehidrasi (kekurangan cairan) dan sebab lainnya, Kemenhub telah menyiapkan 2 langkah pencegahan.
“Kita siapkan 2 konsep lalu lintas di Brexit untuk mencegah kejadian seperti tahun lalu. Pertama, kita fungsikan jalan tersebut sesuai proporsinya, karena pada dasarnya ada ruas jalan lain yang bisa dilewati selain jalan tol, yakni jalur utara dan jalur selatan,” kata Budi.
Sedangkan langkah pencegahan kedua, sambung Budi, dengan membatasi jumlah kendaraan yang masuk dan keluar. “Contohnya jika antrean di Brexit melampaui 2 kilometer maka gerbang sebelumnya akan ditutup, begitu seterusnya sampai di Jakarta,” jelasnya.
Penulis: Yon
















