Suaranusantara.com- Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengurangan emisi karbon di tingkat global. Dalam diskusi bilateral dengan Sekjen PBB, Presiden Prabowo Subianto menegaskan rencana strategis negara untuk beralih ke energi terbarukan yang berkelanjutan.
Dalam pertemuan itu, Presiden PRabowo Subianto menjelaskan bahwa Indonesia memiliki rencana strategis untuk mengurangi emisi karbon secara signifikan.
Menurutnya, Indonesia tidak hanya berkomitmen, tetapi juga memiliki kapasitas untuk beralih menuju penggunaan energi terbarukan seperti geothermal, hydro, tenaga surya, dan bioenergi.
“Sekjen PBB sangat menghargai sikap Indonesia dalam berbagai masalah, terutama masalah climate change. Indonesia sangat mendukung upaya-upaya untuk mengambil langkah-langkah mengurangi emisi karbon dan Indonesia memang kita berniat dan kita punya rencana dan kita punya kemampuan untuk benar-benar menuju energi terbarukan renewable energy,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangannya kepada awak media.
Selain itu, Presiden Prabowo menekankan bahwa transisi energi hijau akan menjadi prioritas pemerintah sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.
Ia mengungkapkan harapannya agar Indonesia dapat mencapai net zero emission dalam waktu mendatang. Langkah ini, menurutnya, sejalan dengan visi Indonesia sebagai mitra strategis dalam kebijakan global.
“Indonesia dipandang cukup penting sekarang dan beliau berharap Indonesia terus mengambil sikap yang proaktif dan mendukung,” ungkap Presiden
Pertemuan ini juga menegaskan posisi Indonesia yang semakin signifikan di kancah internasional. Dukungan dari Sekjen PBB terhadap langkah-langkah yang telah dilakukan Indonesia menunjukkan pengakuan atas kontribusi negara dalam isu-isu strategis seperti perubahan iklim.
Melalui diplomasi yang kuat, Indonesia terus menunjukkan keseriusannya untuk mengambil peran proaktif dalam mendorong kebijakan global yang berorientasi pada keberlanjutan dan pelestarian lingkungan.


















Discussion about this post