Suaranusantara.com- Hari ini Senin 13 Januari 2025, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mendatangi gedung Merah Putih, KPK.
Hasto Kristiyanto datangi KPK lantaran untuk memenuhi panggilan penyidik guna menjalani pemeriksaan atas kasus Harun Masiku.
Adapun ini merupakan pertama kali Hasto Kristiyanto diperiksa oleh penyidik KPK dengan status sebagai tersangka usai ditetapkan pada Selasa 24 Desember 2024 lalu.
Menariknya, Hasto datangi KPK dengan rambut uban yang menjadi ciri khasnya. Padahal sebelumnya, dia mengatakan ingin mengubah penampilannya dengan mencat rambutnya warna hitam.
Kata Hasto, warna hitam melambangkan bahwa dalam penindakan hukum tidak ada yang abu-abu.
Langkah ini kata Hasto diambil sebagai simbol bahwa hukum tidak boleh abu-abu.
“Kalau ada yang nanya persiapan apa? Setidaknya rambut saya sudah saya semir hitam, jadi seperti lambang tidak ada yang abu-abu dalam hukum, dan ini kata Pak Djarot juga saya menjadi lebih muda,” jelas Hasto pada Minggu 12 Januari 2025.
Adapun Hasto datang ke KPK dengan kemeja putih berbalut jas warna hitam ditambah tampilannya yang klimis seperti biasa.
Hasto datangi dengan dikawal sebanyak lima puluh pengacara. Mereka beramai-ramai datang ke gedung KPK menggunakan bus merah putih.
Akan tetapi, pada saat menjalani pemeriksaan, Hasto hanya diperkenakan satu pengacara saja yakni Maqdir Ismail.
Hasto tiba di gedung KPK pada pukul 09.32 WIB dan keluar dari ruang pemeriksaan pada pukul 13.25 WIB.
Hasto diperiksa sebagai tersangka atas kasus Harun Masiku dengan dijerat dua perkara.
Pertama, suap pergantian antarwaktu (PAW) terhadap mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan untuk berhasil meloloskan Harun Masiku.
Kedua, perintangan penyidikan atau obstruction di mana Hasto diduga menyuruh Harun Masiku menenggelamkan ponsel dan menyuruh untuk kabur dan hingga kini buron.

















Discussion about this post