Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

80,9 Persen Publik Puas dengan 100 Hari Kerja Prabowo-Gibran, Termasuk Ekonomi?

Feri Spt by Feri Spt
20 January 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
80,9 Persen Publik Puas dengan 100 Hari Kerja Prabowo-Gibran. Foto diambil saat keduanya pimpin sidang kabinet Merah Putih

80,9 Persen Publik Puas dengan 100 Hari Kerja Prabowo-Gibran. Foto diambil saat keduanya pimpin sidang kabinet Merah Putih

2
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Hasil survei Litbang Kompas merilis 100 hari kerja Presiden RI Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka yang hasilnya publik merasa puasa dengan kinerja keduanya.

Tingkat kepuasan publik terhadap 100 hari kerja Prabowo-Gibran mendapat angka sebanyak 80,9 persen.

Sementara itu, ada 19,1 persen yang tidak merasa puas dengan 100 hari kerja Prabowo-Gibran. Mereka yang tidak puas lantaran didasari sejumlah faktor seperti bantuan sosial (bansos) yang tak menyeluruh atau merata.

BACAJUGA

Mengulik Profil Nanik S Deyang, Kini Resmi Pimpin BGN Usai Dilantik Prabowo

Said Iqbal Beberkan Alasan Mau Gabung Kabinet Prabowo, Sore Ini Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden

Lalu menganggap pemerintahan Prabowo-Gibran belum membuat ekonomi stabil sehingga sulit mendapatkan pekerjaan hingga lapangan kerja minim.

Lantas apakah benar demikian Prabowo-Gibran belum mampu mengatasi geliat ekonomi di negeri ini?

Adapun kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran berdasarkan status sosial ekonomi responden bervariasi.

Namun dari hasil yang ada, dapat dilihat jika semakin tinggi status sosial ekonomi seseorang, semakin rendah tingkat kepuasan mereka. Dan berikut perolehan persentasenya:

– 84,7% kalangan bawah mengaku puas dan 15,3% tidak puas
– 81,4% kalangan menengah bawah mengaku puas dan 18,6% tidak puas
– 75,3% kalangan menengah atas mengaku puas dan 24,7% tidak puas
– 67,9% kalangan atas mengaku puas dan 32,1% tidak puas

Prabowo-Gibran selama tiga bulan memimpin negeri ini, diketahui mengeluarkan sejumlah kebijakan dalam bidang ekonomi.

Misalnya saja ada kebijakan terkait menaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebanyak 6.5% di awal mereka menjabat.

Sebulan kemudian, Prabowo kembali memperoleh sambutan meriah usai membatalkan kenaikan PPN untuk sejumlah barang dan tetap menaikkan untuk obyek barang mewah yang memang tidak terjangkau oleh kalangan bawah.

Masih berkaitan dengan kebijakan ekonomi, pemerintah baru-baru ini mencanangkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Meski dicita-citakan sebagai program yang baik, MBG ternyata dilihat sebagai isu berbahaya oleh sejumlah pihak.

Hal ini ditunjukkan dengan melesetnya perhitungan anggaran yang digadang-gadang bisa meningkat hingga 100 triliun rupiah.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana yang menjelaskan bahwa rencana penambahan anggaran dilakukan karena Presiden Prabowo Subianto ingin agar program Makan Bergizi segera bisa dijalankan sesuai target untuk memberi makan 82,9 juta penerima.

Menurutnya anggaran Rp 71 triliun yang ditetapkan sepanjang 2025 ini hanya cukup untuk membiayai pemberian MBG untuk 17 jutaan penerima saja, masih jauh dari target yang ditetapkan.

“Kalau dari hitungan Badan Gizi kalau tambahan itu terjadi di September sebetulnya Rp 100 triliun sudah cukup untuk memberi makan 82,9 juta,” sebut Dadan, pada 17 Januari 2025 lalu.

Sebelumnya, kebijakan ekonomi yang muncul adalah bergabungnya Indonesia menjadi bagian dari BRICS.

Adapun langkah ini dilihat sebagai strategi Indonesia untuk memperkuat kerja sama antar negara berkembang alias kerja sama Selatan-Selatan (KSS).

“Sebagai negara dengan perekonomian yang terus tumbuh dan beragam, Indonesia berkomitmen untuk berkontribusi secara aktif dalam agenda BRICS, termasuk mendorong ketahanan ekonomi, kerja sama teknologi, pembangunan berkelanjutan, dan mengatasi tantangan global seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, dan kesehatan masyarakat,” jelas Kemlu dalam keterangan resminya, Selasa 7 Januari 2025 lalu.

Melihat kembali hasil survei Litbang Kompas, maka benarlah jika kebijakan-kebijakan yang lahir lebih banyak menyasar masyarakat kalangan bawah.

Namun apakah produk-produk kebijakan sejenis nantinya akan berimbas lain bagi masyarakat secara umum?

Untuk itu mari kita tunggu saja kebijakan-kebijakan yang akan datang.

Tags: ekenomiGibranLitbang KompasPrabowoSurvei
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Nasional

Kepala BGN: Tahun 2026 Fokus pada Kualitas MBG, Bukan Kuantitas 

by Fifi
8 June 2026

Suaranusantara.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru...

Diskusi FPG MPR RI: Kepercayaan Investor Jadi Kunci Pengembangan Obligasi Daerah
Nasional

Diskusi FPG MPR RI: Kepercayaan Investor Jadi Kunci Pengembangan Obligasi Daerah

by snc4
8 June 2026

Suaranusantara.com-  Ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) MPR RI, Melchias...

Mekeng Desak Percepatan UU Obligasi Daerah, Investor Butuh Kepastian Hukum

Mekeng Desak Percepatan UU Obligasi Daerah, Investor Butuh Kepastian Hukum

8 June 2026
Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat: Partisipasi Perempuan Rendah di sektor STEM, Hambat Daya Saing Bangsa

8 June 2026

Usai Dilantik Presiden, Kepala BGN yang BaruTegaskan Fokus Efisiensi Anggaran MBG

8 June 2026

Presiden Prabowo Lantik Said Iqbal jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh

8 June 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

3 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

3 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Prancis vs Irlandia Utara
Olahraga

Prediksi Prancis vs Irlandia Utara: Pemanasan Krusial Kandidat Juara Dunia!

by snc 14
8 June 2026

Suaranusantara.com - Timnas Prancis bersiap melakoni laga uji coba terakhir mereka menghadapi Irlandia Utara sebelum bertolak ke...

Belanda vs Uzbekistan

Prediksi Belanda vs Uzbekistan: Ambisi Besar De Oranje!

8 June 2026

Presiden Prabowo Resmi  Lantik Nanik S. Deyang Jadi Kepala Badan Gizi Nasional yang Baru 

8 June 2026
Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi dan jajaran dalam RDP dengan Komisi XIII DPR (Dok YouTube DPR RI)

Ditjen PAS Sebut Anggaran Operasional Bapas 2026 dan 2027 Nol Rupiah: Mengkhawatirkan  

8 June 2026

Majelis Etik Ombudsman Nyatakan Hery Susanto Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat

8 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com