Suaranusantara.com – Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, mengakui keunggulan Paris Saint-Germain (PSG) usai timnya kalah telak di final Liga Champions 2024/2025.
Ia menyebut PSG layak menjadi juara berkat penampilan luar biasa mereka.
Final yang digelar di Munich Football Arena pada Minggu (1/6/2025) dini hari WIB menjadi panggung kejam bagi Nerazzurri.
Inter yang berharap bisa meraih trofi Liga Champions keempatnya harus menyerah 0-5 dari PSG.
Inter langsung tertinggal dua gol di 20 menit awal pertandingan lewat aksi Achraf Hakimi dan Desire Doue.
Di babak kedua, tekanan PSG tak surut. Les Parisiens menambah tiga gol lagi melalui Doue, Khvicha Kvaratskhelia, dan pemain muda Senny Mayulu.
Kekalahan ini terasa menyakitkan bagi Inter, terutama mengingat mereka tampil di final Liga Champions untuk kedua kalinya dalam tiga tahun terakhir.
Meski demikian, Inzaghi tetap menunjukkan sikap sportif.
“PSG memang layak menang dan mengangkat trofi. Kami kecewa, tentu saja, tetapi perjalanan kami musim ini sangat luar biasa,” ujar Inzaghi dikutip dari laman resmi UEFA.
PSG benar-benar menguasai jalannya pertandingan dengan 60 persen penguasaan bola dan 23 percobaan tembakan, delapan di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Sebaliknya, Inter hanya mencatatkan dua tembakan tepat sasaran dari delapan percobaan.
Simone Inzaghi tak menampik bahwa permainan anak asuhnya di final tak maksimal, namun ia tetap memberikan apresiasi penuh kepada skuadnya atas perjuangan mereka sepanjang musim.
“Saya bangga bisa menjadi pelatih tim ini. Meski musim ini kami belum meraih trofi, saya berterima kasih kepada para pemain atas dedikasi dan semangat juang mereka,” tutup pelatih berusia 48 tahun itu.***


















Discussion about this post