fin.co.id – Pertandingan menarik akan tersaji pada lanjutan Serie A saat Torino FC menjamu Parma Calcio 1913 pada Sabtu, 14 Maret 2026, pukul 02.45 WIB.
Kedua tim sama-sama ingin menjauh dari ancaman degradasi, meski situasi tuan rumah saat ini jauh lebih tertekan dibandingkan tamunya.
Performa buruk Torino sepanjang awal tahun membuat mereka tertinggal empat poin dari Parma di klasemen.
Situasi tersebut menempatkan klub berjuluk Granata itu semakin dekat dengan zona merah.
Situasi Sulit Torino
Kekalahan 1-2 dari SSC Napoli di Stadio Diego Armando Maradona pekan lalu semakin memperlihatkan bahwa Torino masih harus berjuang keras untuk mengamankan status mereka di kasta tertinggi sepak bola Italia.
Saat ini Torino hanya unggul enam poin dari zona degradasi. Bahkan sejak jeda internasional pada akhir November, tidak ada tim yang lebih sering kalah di liga selain mereka.
Torino sudah menelan 11 kekalahan, jumlah yang sama dengan tiga tim terbawah yakni US Cremonese, Hellas Verona FC, dan AC Pisa 1909.
Manajemen klub kemudian menunjuk pelatih baru, Roberto D’Aversa, bulan lalu dengan misi utama menyelamatkan tim dari ancaman degradasi. Dari dua laga pertamanya, D’Aversa berhasil membawa Torino meraih tiga poin.
Kemenangan itu diraih saat mereka menundukkan SS Lazio dengan skor 2-0 di Stadio Olimpico Grande Torino.
Namun atmosfer stadion masih jauh dari ideal karena sebagian suporter melakukan aksi protes terhadap presiden klub, Urbano Cairo.
Tekanan tersebut membuat Torino wajib meraih hasil positif akhir pekan ini. Kekalahan bisa membuat mereka semakin dekat dengan zona degradasi.
Parma Datang dengan Kepercayaan Diri
Di sisi lain, Parma justru menunjukkan tren performa yang cukup stabil. Tim asuhan Carlos Cuesta itu sebelumnya menang 2-1 saat menjamu Torino pada pertemuan pertama musim ini pada September lalu.
Kini Parma berambisi mencatatkan kemenangan ganda atas Torino dalam satu musim liga untuk pertama kalinya sejak 2013.
Dalam lima pertandingan terakhir di liga, Parma belum terkalahkan dengan catatan tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Pekan lalu mereka bermain imbang tanpa gol melawan ACF Fiorentina.
Posisi Parma di peringkat ke-12 klasemen membuat mereka cukup nyaman dengan jarak sekitar 10 poin dari zona degradasi.
Performa tandang mereka juga mengesankan. Parma mengoleksi tujuh poin dari tiga laga tandang terakhir, termasuk kemenangan atas Bologna FC 1909 dan AC Milan tanpa kebobolan satu gol pun.
Jika kembali mencatatkan clean sheet di Turin, Parma akan mencetak sejarah baru karena belum pernah meraih empat laga tandang beruntun tanpa kebobolan sepanjang sejarah mereka di Serie A.
Kondisi Skuad Kedua Tim
Di kubu Torino, D’Aversa berpotensi memiliki hampir seluruh pemainnya dalam kondisi siap tampil.
Hanya Zakaria Aboukhlal yang masih diragukan setelah absen dalam tiga pertandingan akibat dua cedera berbeda.
Meski begitu, pemain sayap asal Maroko tersebut sudah kembali berlatih dan berpeluang masuk daftar cadangan.
Di lini depan, tiga nama masih bersaing untuk mengisi dua posisi penyerang utama, yaitu Che Adams, kapten tim Duvan Zapata, serta top skor klub Giovanni Simeone.
Sementara itu, lini serang Parma akan dipimpin oleh Mateo Pellegrino. Penyerang bertubuh tinggi tersebut pernah mencetak dua brace melawan Torino pada tahun 2025, meski performanya belakangan menurun dengan hanya satu gol dalam sembilan penampilan liga terakhir.
Parma juga masih memantau kondisi cedera Adrian Bernabe dan Sascha Britschgi. Selain itu, mereka dipastikan tidak diperkuat Pontus Almqvist dan Matija Frigan.
Kabar baiknya, bek utama Lautaro Valenti dapat kembali bermain setelah menjalani hukuman larangan satu pertandingan.
Prediksi Susunan Pemain
- Torino (kemungkinan):
Paleari; Coco, Ismajli, Ebosse; Lazaro, Gineitis, Prati, Vlasic, Obrador; Simeone, Zapata. - Parma (kemungkinan):
Corvi; Troilo, Circati, Valenti; Del Prato, Sorensen, Keita, Nicolussi Caviglia, Valeri; Strefezza, Pellegrino.
Analisis Pertandingan
Sejarah menunjukkan pertandingan antara kedua tim di Turin kerap berlangsung ketat. Dari 18 pertemuan Serie A di markas Torino, setengahnya berakhir imbang.
Torino memang sangat membutuhkan kemenangan untuk menjauh dari zona degradasi.
Namun performa mereka sepanjang musim ini belum cukup meyakinkan, terutama dalam hal produktivitas gol yang termasuk paling rendah di liga.
Sebaliknya, Parma datang dengan kepercayaan diri tinggi berkat konsistensi performa serta catatan pertahanan yang solid dalam beberapa laga terakhir.
Situasi tersebut membuat pertandingan ini berpotensi berjalan seimbang dengan peluang terbuka bagi kedua tim.
Prediksi Skor: Torino 1-1 Parma


















Discussion about this post