Suaranusantara.com- Anak Shin Tae-yong, Shin Jae-won mengungkapkan rasa kecewa dan marahnya atas sang ayah yang dipecat oleh PSSI dari kursi pelatih Timnas Indonesia.
Anak Shin Tae-yong, Shin Jae-won mengatakan bahwa pemecatan sang ayah oleh PSSI ini sangatlah tidak adil.
Sebab, sang ayah, Shin Tae-yong dinilai telah memberikan banyak kontribusi bagi Timnas Indonesia terlebih telah mampu menaikan peringkat FIFA yang tadinya di posisi 173 kini naik jadi 127.
“Dia menaikan ranking FIFA Timnas Indonesia kurang lebih 50 anak tangga dalam lima tahun dan finis ketiga di kualifikasi Piala Dunia, dan sekarang dia dipecat?” tulis Shin Jae-won @shin_jaewon77 di kolom komentar Instagram Timnas Indonesia dilihat pada Rabu 8 Januari 2025.
Anak Shin Tae-yong, Shin Jae-won mengaku bahwa dia dan seluruh keluarganya tahu betul sang ayah telah memberikan yang terbaik untuk Timnas Indonesia.
“Keluarga saya tahu bahwa ayah saya telah memberikan yang terbaik untuk Timnas Indonesia,” tambah Shin Jae-won.
Shin Jae-won pun mengingatkan kepada PSSI, bagaimana perkembangan Timnas Indonesia tanpa adanya sang ayah Shin Tae-yong.
“Mari kita bagaimana kalian akan melangkah lebih jauh tanpa dia. Dia telah memberikan segalanya untuk menempatkan Indonesiaa pada tahap ini,” tulis Shin Jae-won, @shin_jaewon77.
Komentarnya menyiratkan kritik tajam terhadap keputusan PSSI sekaligus tantangan terselubung untuk federasi sepak bola tersebut.
Shin Jae-won juga menyematkan komentar yang di mana dia mengetahui cerita-cerita di balik layar atas perlakuan PSSI kepada sang ayah selama lima tahun bergabung yang tak diketahui oleh publik.
Shin Jae-won, lebih memilih diam menahan diri untuk tak mengumbar itu semua.
“Banyak yang mau aku katakan tentang bagaimana PSSI memperlakukan ayahku selama 5 tahun tapi aku akan tetap diam,” tambah Shin Jae-won.
Tak cuma itu, pada saat PSSI live streaming, Shin Jae-won meninggalkan komentar dengan memberikan sumpah serapah.
Shin Jae-won memberikan sumpah serapah bahwa PSSI akan menyesali keputusan mendepak Shin Tae-yong.
“Dia sudah membawa Indonesia hingga ke tahap seperti ini. Dan begini cara kalian memperlakukannya,” ujarnya.
Shin Jae-won mengatakan dengan memecat Shin Tae-yong sang ayah, maka PSSI akan menyesalinya
“Karja bagus PSSI, kalian semua akan menyesali keputusan ini,” tulis Shin Jae-won.
Amarah Shin Jae-won ini pun direspon oleh Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga.
Arya mengatakan hal itu wajar dilakukan Shin Jae-won karena ini amarah seorang anak yang kecewa atas ayahnya dipecat oleh PSSI.
Maka dari itu, Arya menghormati rasa kecewa yang dirasakan anak Shin Tae-yong yakni Shin Jae-won.
“Saya rasa sebagai anak harus kita hargai wajar begitu,” kata Arya Sinulingga.
Kendati demikian, Arya menegaskan bahwa PSSI juga selama ini telah berusaha menuruti kemauan Shin Tae-yong.
“Tapi mungkin bisa tanya sama bapaknya bagaimana sikap kami selama ini,” lanjutnya.
Arya juga menegaskan selama dua tahun ini gaji tidak pernah telah diberikan kepada Shin Tae-yong.
“Selama dua tahun ini, kan 2024 sampai sekarang, gaji gak pernah telat, tim pelatih apa yang diminta Shin Tae-yong kita berikan, Shin Tae-yong minta dokter, artinya apa dokter dari kita dia gak begitu percaya, tim kesehatan dia minta itu pun kita kasih, dia minta pelatih untuk striker itu pun di kasih, beliau minta untuk banyak hal kita kasih.”
Bahkan lantaran masa kontrak Shin Tae-yong belum berakhir dan dipecat. PSSI pun memberikan kompensasi yang jumlahnya sangat banyak sesuai kontrak.
“Saya rasa pelatih Shin Tae-yong juga tahu apa yang kami lakukan dan kompensasi yang kita berikan sesuai dengan kontrak,” ucap Arya.


















Discussion about this post