Suaranusantara.com- Libur panjang hampir usai, dan sekolah kembali membuka pintu untuk para siswa. Tapi tahun ini ada yang berbeda—bukan hanya pelajaran dan guru baru, melainkan juga kesempatan emas bagi anak-anak untuk menjalani pemeriksaan kesehatan tanpa biaya, langsung di sekolah mereka masing-masing.
Program ini ditujukan bagi anak-anak usia sekolah dasar hingga menengah atas, dan dijadwalkan berlangsung mulai Juli 2025.
Pelaksanaan kegiatan ini akan dilakukan langsung di sekolah masing-masing, dengan melibatkan tenaga medis dari puskesmas serta dinas kesehatan di wilayah setempat. Target program ini adalah anak-anak yang berusia antara 7 hingga 17 tahun, yang merupakan kelompok pelajar aktif di tingkat SD, SMP, hingga SMA.
Baca Juga: Cek Keaslian KK & Akta Lahir Kini Bisa Lewat Scan QR Code, Begini Caranya!
Langkah ini merupakan bentuk perhatian negara terhadap kesehatan generasi muda, di mana deteksi dini terhadap berbagai kondisi fisik anak diyakini dapat mendukung proses belajar yang lebih optimal. Pemerintah berharap, dengan adanya pemeriksaan ini, siswa yang mengalami gangguan kesehatan ringan hingga berat dapat segera ditangani dan difasilitasi untuk mendapatkan perawatan lanjutan.
Program ini juga menjadi bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan sektor kesehatan, sekaligus memberikan kemudahan bagi orang tua yang mungkin kesulitan membawa anaknya ke fasilitas kesehatan di luar jam sekolah.
Baca Juga: Cek Hasil Seleksi SPMB Jalur Domisili Hari Ini, Daftar Ulang Mulai 3 Juli
Dengan adanya layanan langsung di sekolah, proses menjadi lebih praktis dan menyeluruh.
Jenis Pemeriksaan
Cek kesehatan gratis anak sekolah ditujukan untuk:
- SD (7 – 12 tahun)
- SMP (13 – 15 tahun)
- SMA (16 – 17 tahun)
Berikut ini jenis-jenis pemeriksaan dalam cek kesehatan gratis anak sekolah.
- Telinga : SD, SMP, SMA
- Gigi: SD, SMP, SMA
- Status Gizi: SD, SMP, SMA
- Tekanan Darah: SD, SMP, SMA
- Mata: SD, SMP, SMA
- Jiwa: SD, SMP, SMA
- Hati (Hepatitis B dan C): SD, SMP, SMA
– Hepatitis B pada anak SD
– Hepatitis B+C pada anak SMP hingga SMA - Tuberkulosis: SD, SMP, SMA
- Merokok: SD (kelas 5 – 6), SMA
- Gula Darah: SD, SMP, SMA
- Anemia Remaja Putri: SMP (kelas 7), SMA (kelas 10)
- Aktivitas Fisik: SD (kelas 4 – 6), SMP, SMA
- Talasemia: SMP (kelas 7)
– Sekali seumur hidup, bagi usia 7 – 12 tahun bila memiliki riwayat keluarga


















Discussion about this post