Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto berjanji dalam waktu dekat akan segera membuka kampus kedokteran, teknik dan lain-lain yang biaya pendidikan diberikan secara gratis.
Prabowo mengatakan biaya pendidikan untuk kuliah di kampus yang rencananya akan dibuka dalam waktu dekat itu akan ditanggung oleh negara.
“Dalam waktu dekat kita akan buka kampus-kampus kedokteran, dan di kampus kedokteran ini dan rencana saya kampus-kampus kedokteran, teknik, dan sebagainya nanti dibuka untuk semua anak-anak Indonesia dan mereka tidak boleh bayar, dibayar oleh negara,” kata Prabowo dalam peresmian Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin 12 Januari 2026.
Pendidikan, kata Prabowo merupakan salah satu langkah untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
Prabowo ingin agar seluruh anak Indonesia, tanpa melihat latar belakang sosial dan ekonomi, bisa bermimpi tinggi dan mewujudkannya.
Prabowo juga menyampaikan Indonesia kekurangan dokter dan dokter gigi, padahal masyarakat sangat membutuhkan kehadiran mereka.
“Tapi pendidikan butuh uang, uang kita kalau dicuri, dikorupsi kurang untuk bangun semua sekolah yang ingin kita bangun, semua kampus yang ingin kita bangun,” ucapnya.
Diketahui, pada Senin kemarin, Prabowo meresmikan sebanyak 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh Indonesia. Pembangunan 166 Sekolah Rakyat dilakukan sejak 2025 secara bertahap dan telah beroperasi.
Peresmian Sekolah Rakyat dipusatkan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan dan dilakukan secara hybrid.
Sekolah Rakyat merupakan salah satu program strategis memutus rantai kemiskinan antar generasi. Program ini merupakan inisiatif pemerintah bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem pada Desil 1 dan 2 DTSEN.
Adapun 166 Sekolah Rakyat itu tersebar di sejumlah wilayah di antaranya Sumatera 35 lokasi, Jawa 70 lokasi, Bali dan Nusa Tenggara 7 lokasi, Kalimantan 13 lokasi, Sulawesi 28 lokasi, Maluku 7 lokasi, dan Papua 6 lokasi.
Sekolah Rakyat rintisan saat ini menampung 14.846 siswa dan didukung oleh 2.218 guru serta 4.889 tenaga kependidikan.


















Discussion about this post