Kota Tangerang – Kisah pilu Alda Febrianti dara manis asal Kecamatan Karawaci yang putus sekolah saat SMP lantaran tak punya biaya untuk melanjutkan ke tingkat SMA.
Sudah hampir tiga tahun lamanya ia merindukan belajar di bangku sekolah. Bahkan teman – teman sebayanya ketika di SMP, saat ini sudah hampir lulus di SMA.
“Waktu lulus SMP sekitar tahun 2016 saya bingung mau melanjutkan kemana. Karena masih punya tunggakan biaya disekolah, jadi ijazah ga bisa keluar, karena uang yang ada digunakan untuk biaya berobat ayah,” ungkapnya saat ditemui usai launching Tangerang Cerdas Center di Karang Tengah, Kamis (12/7/2019).
Alda mengaku sempat merasa frustasi ketika semua teman – temannya bersekolah. Bahkan ia sempat mengurung diri dan tak mau keluar rumah.
“Akhirnya saya mencari kesibukan lain dengan mencari pekerjaan yang mau menerima saya. Waktu itu umur saya masih 14 tahun,” beber dara yang kini berusia 16 tahun itu.
Gadis yang tinggal di wilayah Kelurahan Nusa Jaya itu menuturkan hingga saat ini ijazah SMP miliknya masih berada di sekolah.
“Masih ada tunggakan SPP dan juga beberapa biaya lain, jadi masih ditahan,” cetus dia.
Kini Alda diterima bekerja sebagai pelayan di konter handphone (HP) di salah satu mal kawasan Cikokol.
“Dapet gaji pertama itu sekitar 1,8 juta. Kecil banget, tapi alhamdulillah masih ada yang mau nerima,” ungkapnya.
Ia mengaku sempat mengikuti sekolah Paket C karena diimingi biaya yang gratis. Namun, Alda mengaku kaget ketika akan mengikuti ujian diharuskan membayar beberapa biaya seperti membeli buku, seragam hingga ujian.
“Makanya saya langsung berenti. Orang ijazah smp saya aja masih ketahan di sekolah. Mendingan saya tebus ijazah daripada bayar ujian paket C,” beber Alda.
Namun, hingga saat ini keinginan Alda untuk bersekolah masih tinggi. Sehingga ia mengaku senang dengan adanya program Tangerang Cerdas Center yang bakal membantunya bersekolah di tingkat SMA nanti.
“Masih pengen banget sekolah, engga ngerasa malu kok. Umur masih 16 tahun ini, jadi jalan masih panjang,” kata dia.
Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin menjelaskan lewat Tangerang Cerdas Center diharapkan bisa mengentasakan angka putus sekolah di Kota Tangerang.
“Jadi selain biaya SPP dan kita daftarkan kembali sekolah, program ini juga memberikan bantuan untuk perlengkapan sekolah juga biaya keperluan lainnya,” tukasnya.(Nji)


















Discussion about this post