Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Peristiwa

Mengenang PT. Nyonya Meneer, Pionir Jamu yang Dinyatakan Pailit

Suara Nusantara by Suara Nusantara
4 August 2017
in Peristiwa
Reading Time: 2 mins read
A A
Foto: Internet

Foto: Internet

6
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

    Foto: Internet

Jakarta-SuaraNusantara

Gara-gara tidak sanggup membayar hutang yang mencapai sebesar Rp 89 miliar, Pengadilan Negeri Semarang menyatakan PT Nyonya Meneer pailit. Keputusan ini mengagetkan banyak pihak, khususnya penggemar jamu di tanah air.

Sejarah jamu Cap Portret Nyonya Meneer memang begitu panjang dan penuh kenangan. Berdiri sejak tahun 1919, dua tahun lagi perusahaan ini akan genap berusia satu abad.

BACAJUGA

Ledakan Diduga Bom di Halaman Gereja Intan Jaya Papua, Empat Warga Sipil Terluka

Kebakaran Ruko Aksesoris Mobil di Tangerang Hanguskan Kendaraan, Pemilik Berhasil Selamat

Tak disangka, perjalanan perusahaan jamu yang berpusat di Semarang, Jawa Tengah, dan sempat menjadi salah satu perusahaan jamu terbesar di Indonesia, ternyata mengalami hambatan serius. Entah apakah pewaris perusahaan keluarga itu bakal mampu menjalankan perusahaan ini kembali.

Melihat foto perempuan memakai kebaya yang menjadi ikon jamu tersebut, dan mengingat bahwa racikan jamu Nyonya Meneer semuanya berbahan baku rempah-rempah khas Indonesia, masyarakat mungkin mengira bahwa jamu Nyonya Meneer awalnya dibuat oleh orang Jawa.

Namun dugaan itu salah besar karena peracik jamu Nyonya Meneer adalah perempuan Tionghoa bernama Lauw Ping Nio yang lahir di Sidoarjo, Jawa Timur, pada tahun 1895.

Sejak kecil, Lauw Ping Nio dipanggil dengah sebutan Menir, yaitu sisa butir halus penumbukan padi. Konon, ketika Lauw Ping Nio masih dalam kandungan, ibunya sering ngidam makan beras menir sehingga pada waktu bayi yang dikandungnya lahir diberi julukan Menir. Karena pengaruh ejaan Belanda, ejaan Menir berubah menjadi Meneer.

Lauw Ping Nio merupakan anak ketiga dari lima bersaudara. Ia menikah dengan pria asal Surabaya, dan kemudian setelah menikah, mereka pindah ke Semarang.

Dikutip dari berbagai sumber, terutama dari njonjameneer.com dan Wikipedia, berdirinya pabrik jamu ini bermula ketika suami Lauw Ping Nio jatuh sakit pada awal dekade 1900-an. Beragam obat dari dokter sudah diberikan kepada suaminya, namun penyakit yang diderita tak kunjung sembuh.

Di tengah keputusasaannya, Lauw Ping Nio kemudian mencoba meramu jamu Jawa yang pernah diajarkan orang tuanya, ternyata penyakit suaminya sembuh. Sejak saat itu, Lauw Ping Nio yang oleh masyarakat sekitar dipanggil Nyonya Meneer, menjadi terpacu untuk memperdalam kemampuan meramu jamu Jawa untuk menolong keluarga, tetangga, kerabat maupun masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Pada tahun 1919 atas dorongan keluarga berdirilah jamu Cap Portret Nyonya Meneer yang kemudian menjadi cikal bakal salah satu industri jamu terbesar di Indonesia. Selain mendirikan pabrik jamu, Ny Meneer juga membuka toko jamu di Jalan Pedamaran 92, Semarang. Perusahaan keluarga ini terus berkembang dengan bantuan anak-anaknya yang mulai besar.

Ia mencantumkan nama dan potretnya pada kemasan jamu yang ia buat dengan maksud membina hubungan yang lebih akrab dengan masyarakat yang lebih luas. Berbekal perabotan dapur biasa, usaha keluarga ini terus memperluas penjualan ke kota-kota lain di sekitar Semarang.

Pada tahun 1940 melalui bantuan putrinya, Nonnie, yang hijrah ke Jakarta, berdirilah cabang toko Nyonya Meneer, di Jalan Juanda, Pasar Baru, Jakarta. Perusahaan Nyonya Meneer kemudian berkembang pesat setelah dikelola oleh anak Lauw Ping Nio yang lain, Hans Ramana.

Nyonya Meneer meninggal dunia tahun 1978, generasi kedua yaitu anaknya, Hans Ramana, meninggal terlebih dahulu pada tahun 1976. Operasional perusahaan kemudian diteruskan oleh generasi ketiga yakni kelima cucu Nyonya Meneer.

Sayangnya, pada kurun tahun 1984 sampai 2000-an, perusahaan ini sempat mengalami masalah internal. Mulai dari perebutan kekuasaan hingga tuntutan pemberian tunjangan hari raya dan pemogokan buruh. Menaker Cosmas Batubara saat itu sampai ikut turun tangan. Sebab, pertikaian antar keluarga sudah melibatkan ribuan pekerja di perusahaan itu

Perpecahan kemudian terjadi ketika kelima cucu ini menjatuhkan pilihan untuk berpisah. Kini perusahaan murni dimiliki dan dikendalikan salah satu cucu Nyonya Meneer yaitu Charles Saerang. Sedangkan keempat orang saudaranya, setelah menerima bagian masing-masing, memilih untuk berpisah.

Puncak kejayaan perusahaan jamu Nyonya Meneer terjadi pada dekade 1990-an dan berlanjut ke dekade 2000-an. Pada tahun 2006, Nyonya Meneer berhasil memperluas pemasaran jamu ke Taiwan, setelah sebelumnya berhasil memasuki Malaysia, Brunei, Australia, Belanda dan Amerika Serikat. Total penyebaran jamu Nyonya Meneer telah merambah ke 12 negara.

Produk-produknya yang terkenal di pasar antara lain Galian Putri, Jamu Sariawan, Amurat, Sakit Kencing, Sehat Wanita, Pria Sehat, Galian Rapet, Bibit (jamu supaya hamil), Mekar Sari, Galian, Jamu Habis Bersalin, Awet Ayu, Gadis Remaja, Susut Perut, Bikin Gemuk, Jamu Langsing, Wasir, dan Minyak Telon.

Kini sang Nyonya Meneer terancam tinggal kenangan. Entah apakah perusahaan tersebut akan gulung tikar dan menghentikan produksinya, ataukah mereka mampu bertahan dan keluar dari lilitan krisis ini.

Yang jelas, Nyonya Meneer yang dulu perkasa kini telah goyah. Berdiri sejak tahun 1919, mungkin membuat sang nyonya merasa lelah.

Penulis: Yon K

 

 

 

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Peristiwa

Melawan Saat Ditangkap, Pencuri Sapi di Bangkalan Tewas Ditembak Polisi

by snc4
15 December 2025

Suaranusantara.com- Operasi penindakan pencurian hewan ternak di Kabupaten Bangkalan,...

Petugas Gulkarmat Jakarta Selatan, Sugeng saat diwawancarai di lokasi, pada Senin (29/9/2025). (Ilham F/Suaranusantara)
Daerah

Diduga Akibat Korsleting Listrik, 3 Unit Kos-Kosan Di Kebayoran Lama Ludes Terbakar

by Ilham F
29 September 2025

Suaranusantara.com- Sebanyak 3 unit kamar kos di Jalan Tentara...

Aksi damai ojek online (ojol) bagi-bagi bunga mawar kepada masyarakat dan aparat (Dok: Mayzka)

Ratusan Ojol Gelar Aksi Damai di Monas

2 September 2025
Kemensos Kembali Kirim Bantuan Logistik pada Korban Gempa Bumi Poso

Kemensos Kembali Kirim Bantuan Logistik pada Korban Gempa Bumi Poso

18 August 2025
Ridwan Kamil dan Lisa Mariana usai tes DNA (Dok Istimewa).

Ridwan Kamil Resmi Tes DNA, Ini Kata Lisa Mariana

7 August 2025

Ridwan Kamil Resmi Jalani Tes DNA di Bareskrim Polri

7 August 2025

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

10 months ago

Berangkat Juli, Ajib Tours Fasilitasi 25 Jamaah Umroh Empat Lawang Urus Paspor dan Vaksinasi

3 days ago
UU TNI baru digugat ke MK oleh sebanyak tujuh orang mahasiswa UI (foto : setkab.go.id)

Putusan MK Menolak Pemilu Proporsional Tertutup

3 years ago
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Tak Izinkan Atlet Israel ke Jakarta: Tak Ada Manfaatnya

7 months ago
Ini Hambatan Pemkab Tangerang Soal Pengelolaan Gerai Tangerang Gemilang

Ini Hambatan Pemkab Tangerang Soal Pengelolaan Gerai Tangerang Gemilang

7 years ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Polisi ringkus pelaku penindas mahasiswi UNPAD
Nasional

Pemotor Pelaku Penodongan dan Pelindasan Mahasiswi Unpad di Jatinangor Ditangkap Polisi

by snc4
18 May 2026

Suaranusantara.com- Kasus pelindasan terhadap seorang mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad) di kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, akhirnya...

Gubernur BI Perry Warjiyo

Rupiah Disorot DPR, Perry Warjiyo Yakin Menguat pada Juli-Agustus 2026

18 May 2026
Menkeu Purbaya

Bela Prabowo Soal Warga Desa Tidak Pakai Dolar, Purbaya: Untuk Menghibur Rakyat Saja

18 May 2026
Purbaya saat raker dengan Komite IV DPD RI

Rupiah Melemah, Menkeu Purbaya Minta Publik Tak Panik

18 May 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat: Realisasikan Pemerataan PAUD untuk Wujudkan Wajib Belajar 13 Tahun

18 May 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com