Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Peristiwa

Mengenang PT. Nyonya Meneer, Pionir Jamu yang Dinyatakan Pailit

Suara Nusantara by Suara Nusantara
4 August 2017
in Peristiwa
Reading Time: 2 mins read
A A
Foto: Internet

Foto: Internet

8
SHARES
64
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

    Foto: Internet

Jakarta-SuaraNusantara

Gara-gara tidak sanggup membayar hutang yang mencapai sebesar Rp 89 miliar, Pengadilan Negeri Semarang menyatakan PT Nyonya Meneer pailit. Keputusan ini mengagetkan banyak pihak, khususnya penggemar jamu di tanah air.

Sejarah jamu Cap Portret Nyonya Meneer memang begitu panjang dan penuh kenangan. Berdiri sejak tahun 1919, dua tahun lagi perusahaan ini akan genap berusia satu abad.

BACAJUGA

Abraham Liyanto: LCC Empat Pilar MPR RI Latih Siswa Berpikir, Berinovasi, dan Memaknai Pancasila

Lestari Moerdijat Minta Perkuat Sistem Pembelajaran Adaptif Hadapi Ancaman Bencana

Tak disangka, perjalanan perusahaan jamu yang berpusat di Semarang, Jawa Tengah, dan sempat menjadi salah satu perusahaan jamu terbesar di Indonesia, ternyata mengalami hambatan serius. Entah apakah pewaris perusahaan keluarga itu bakal mampu menjalankan perusahaan ini kembali.

Melihat foto perempuan memakai kebaya yang menjadi ikon jamu tersebut, dan mengingat bahwa racikan jamu Nyonya Meneer semuanya berbahan baku rempah-rempah khas Indonesia, masyarakat mungkin mengira bahwa jamu Nyonya Meneer awalnya dibuat oleh orang Jawa.

Namun dugaan itu salah besar karena peracik jamu Nyonya Meneer adalah perempuan Tionghoa bernama Lauw Ping Nio yang lahir di Sidoarjo, Jawa Timur, pada tahun 1895.

Sejak kecil, Lauw Ping Nio dipanggil dengah sebutan Menir, yaitu sisa butir halus penumbukan padi. Konon, ketika Lauw Ping Nio masih dalam kandungan, ibunya sering ngidam makan beras menir sehingga pada waktu bayi yang dikandungnya lahir diberi julukan Menir. Karena pengaruh ejaan Belanda, ejaan Menir berubah menjadi Meneer.

Lauw Ping Nio merupakan anak ketiga dari lima bersaudara. Ia menikah dengan pria asal Surabaya, dan kemudian setelah menikah, mereka pindah ke Semarang.

Dikutip dari berbagai sumber, terutama dari njonjameneer.com dan Wikipedia, berdirinya pabrik jamu ini bermula ketika suami Lauw Ping Nio jatuh sakit pada awal dekade 1900-an. Beragam obat dari dokter sudah diberikan kepada suaminya, namun penyakit yang diderita tak kunjung sembuh.

Di tengah keputusasaannya, Lauw Ping Nio kemudian mencoba meramu jamu Jawa yang pernah diajarkan orang tuanya, ternyata penyakit suaminya sembuh. Sejak saat itu, Lauw Ping Nio yang oleh masyarakat sekitar dipanggil Nyonya Meneer, menjadi terpacu untuk memperdalam kemampuan meramu jamu Jawa untuk menolong keluarga, tetangga, kerabat maupun masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Pada tahun 1919 atas dorongan keluarga berdirilah jamu Cap Portret Nyonya Meneer yang kemudian menjadi cikal bakal salah satu industri jamu terbesar di Indonesia. Selain mendirikan pabrik jamu, Ny Meneer juga membuka toko jamu di Jalan Pedamaran 92, Semarang. Perusahaan keluarga ini terus berkembang dengan bantuan anak-anaknya yang mulai besar.

Ia mencantumkan nama dan potretnya pada kemasan jamu yang ia buat dengan maksud membina hubungan yang lebih akrab dengan masyarakat yang lebih luas. Berbekal perabotan dapur biasa, usaha keluarga ini terus memperluas penjualan ke kota-kota lain di sekitar Semarang.

Pada tahun 1940 melalui bantuan putrinya, Nonnie, yang hijrah ke Jakarta, berdirilah cabang toko Nyonya Meneer, di Jalan Juanda, Pasar Baru, Jakarta. Perusahaan Nyonya Meneer kemudian berkembang pesat setelah dikelola oleh anak Lauw Ping Nio yang lain, Hans Ramana.

Nyonya Meneer meninggal dunia tahun 1978, generasi kedua yaitu anaknya, Hans Ramana, meninggal terlebih dahulu pada tahun 1976. Operasional perusahaan kemudian diteruskan oleh generasi ketiga yakni kelima cucu Nyonya Meneer.

Sayangnya, pada kurun tahun 1984 sampai 2000-an, perusahaan ini sempat mengalami masalah internal. Mulai dari perebutan kekuasaan hingga tuntutan pemberian tunjangan hari raya dan pemogokan buruh. Menaker Cosmas Batubara saat itu sampai ikut turun tangan. Sebab, pertikaian antar keluarga sudah melibatkan ribuan pekerja di perusahaan itu

Perpecahan kemudian terjadi ketika kelima cucu ini menjatuhkan pilihan untuk berpisah. Kini perusahaan murni dimiliki dan dikendalikan salah satu cucu Nyonya Meneer yaitu Charles Saerang. Sedangkan keempat orang saudaranya, setelah menerima bagian masing-masing, memilih untuk berpisah.

Puncak kejayaan perusahaan jamu Nyonya Meneer terjadi pada dekade 1990-an dan berlanjut ke dekade 2000-an. Pada tahun 2006, Nyonya Meneer berhasil memperluas pemasaran jamu ke Taiwan, setelah sebelumnya berhasil memasuki Malaysia, Brunei, Australia, Belanda dan Amerika Serikat. Total penyebaran jamu Nyonya Meneer telah merambah ke 12 negara.

Produk-produknya yang terkenal di pasar antara lain Galian Putri, Jamu Sariawan, Amurat, Sakit Kencing, Sehat Wanita, Pria Sehat, Galian Rapet, Bibit (jamu supaya hamil), Mekar Sari, Galian, Jamu Habis Bersalin, Awet Ayu, Gadis Remaja, Susut Perut, Bikin Gemuk, Jamu Langsing, Wasir, dan Minyak Telon.

Kini sang Nyonya Meneer terancam tinggal kenangan. Entah apakah perusahaan tersebut akan gulung tikar dan menghentikan produksinya, ataukah mereka mampu bertahan dan keluar dari lilitan krisis ini.

Yang jelas, Nyonya Meneer yang dulu perkasa kini telah goyah. Berdiri sejak tahun 1919, mungkin membuat sang nyonya merasa lelah.

Penulis: Yon K

 

 

 

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Bus Terbakar di Tol Jagorawi Arah Bogor, Diduga Korsleting Listrik
Peristiwa

Bus Terbakar di Tol Jagorawi Arah Bogor, Diduga Korsleting Listrik

by snc12
20 June 2026

Suaranusantara.com - Di ruas Tol Jagorawi arah Bogor, tepatnya...

ilustrasi meninggal dunia
Peristiwa

Kronologi Penemuan Jasad Lansia di Serang yang Ditemani Istri Diduga ODGJ

by snc4
18 June 2026

Suaranusantara.com - Di kawasan Kelurahan Unyur, Kota Serang, Banten....

Jenazah Warga 120 Kg di Pulogadung Dievakuasi Damkar dari Lantai Dua

Jenazah Warga 120 Kg di Pulogadung Dievakuasi Damkar dari Lantai Dua

17 June 2026
Viral, Pengendara Ojol Nekat Terobos Jembatan Rel Kereta Api di Petamburan Jakarta

Viral, Pengendara Ojol Nekat Terobos Jembatan Rel Kereta Api di Petamburan Jakarta

17 June 2026
Viral di Medsos, Genset Sound Horeg di Pasucen Pati Terbakar Jelang Kirab Budaya

Viral di Medsos, Genset Sound Horeg di Pasucen Pati Terbakar Jelang Kirab Budaya

16 June 2026
Viral Video Ciuman Sesama Jenis di Kampus PNJ, Orang Tua Mahasiswa Minta Maaf dan Bersujud

Viral Video Ciuman Sesama Jenis di Kampus PNJ, Orang Tua Mahasiswa Minta Maaf dan Bersujud

3 June 2026

POPULER MINGGU INI

Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

5 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

5 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

5 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

5 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

5 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Memperingati HUT RI, MPR Gelar Wayang Kulit
Nasional

Memperingati HUT RI, MPR Gelar Wayang Kulit

by snc4
25 August 2026

Suaranusantara.com- Halaman parkir Gedung Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS), Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2026) malam,...

LRT Manggarai-Kelapa Gading akan segera diresmikan pada Rabu 26 Agustus 2026 (Instagram @jakartabanget.id)

LRT Manggarai-Kelapa Gading Akan Diresmikan, Pramono Anung: Tarif Flat Rp 5000 sampai Oktober 2026

24 August 2026
Asap karhutla Kalimantan menyebar sampai ke Malaysia (Instagram @hypekabar)

Imbas Karhutla Kalimantan, Kualitas Udara Malaysia Memburuk Kasus Asma Melonjak 259 Persen

24 August 2026
Haji Isam ditunjuk Presiden Prabowo Subianto untuk jadi Staf Ahli bukan Ketua Percepatan Penanganan Karhutla Kalimantan (Instagram @suaraakarrumput)

Gubernur Kalsel Ungkap Bukan Haji Isam yang Jadi Ketua Penanganan Karhutla Kalimantan, tapi Sosok Ini

24 August 2026
Karhutla Kalimantan sejumlah titik masih dilanda api panas (Instagram @fr_ndy)

Waspada! Karhutla Melanda, Begini Dampaknya Bagi Iklim

24 August 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com