Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Peristiwa

Bentuk Uang Rp. 2.000 dan Rp. 20.000 Mirip, Awas Terkecoh

Suara Nusantara by Suara Nusantara
17 October 2017
in Peristiwa
Reading Time: 2 mins read
A A
Foto: Net

Foto: Net

4
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Foto: Net

Jakarta-SuaraNusantara

Suatu malam, Lukman (46), warga Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, bergegas menaiki angkot 04 di Terminal Pasar Minggu. Setelah seharian bekerja sebagai office boy di sebuah lembaga kursus, duda 3 anak yang belum genap sebulan ditinggal mati istrinya itu ingin secepatnya pulang ke rumah.

Sesampainya di Halte Taman dekat Jalan Agung Raya 1, Lukman pun turun. Diberikannya selembar uang Rp. 50.000 kepada sopir. Sopir pun memberikan kembalian dan langsung tancap gas.

BACAJUGA

Menilik Vivo TWS 5e: Baterai Awet 55 Jam, Harga Ramah Kantong!

Prediksi Susunan Pemain PSG vs Arsenal: Amunisi Baru Luis Enrique!

Lukman menghitung uang di tangannya. Tarif perjalanan Pasar Minggu-Lenteng Agung Rp. 4.000, sehingga kembalian tersebut bernilai Rp. 46.000, dan langsung dilipat ke dalam dompet.

Namun alangkah terkejutnya Lukman manakala keesokan paginya, uang di dompetnya hanya berjumlah Rp. 10.000, terdiri dari 2 lembar pecahan Rp. 2.000, 1 lembar Rp. 5.000, dan 1 lembar Rp. 1.000.

Sempat mengira uangnya dicuri oleh salah seorang anaknya, Lukman segera menyadari bila bentuk uang Rp. 2.000 dalam dompetnya sebenarnya mirip dengan uang Rp. 20.000.

“Jadi bisa saja sopirnya niat jahat sengaja menipu saya. Dia kasih saya dua lembar dua ribuan yang bentuknya mirip dengan dua puluh ribu. Atau bisa juga dia sendiri salah kasih, karena penerangan dalam angkotnya kan juga remang-remang. Saya nggak mau nuduh oranglah, takut nambah dosa,” ujar Lukman.

Bukan cuma Lukman yang mengalami kejadian tadi. Kesalahan mengidentifikasi pecahan Rp. 2.000 dan Rp. 20.000 baru juga kerap dialami warga lain. Jika siang hari, dengan mudah warga bisa membedakan nilai keduanya. Tapi bila malam hari di tempat yang agak gelap, barulah kesalahan bisa terjadi.

Uang kertas emesi baru keluaran tahun 2016-2017, memang nyaris sama antara Rp 2.000 dengan Rp 20.000. Sudah banyak orang yang terkecoh.

Bagi pedagang yang sering melakukan transaksi di malam hari atau menjelang pagi, pastinya sering tertipu atau setidaknya susah untuk membedakannya. Tak jarang ada pembeli yang kurang jujur, atau pedagang salah memberi kembalian.

Ada juga pengendara motor yang salah memberikan Rp. 20.000 sebagai biaya parkir liar di pinggir jalan yang seharusnya hanya Rp. 2.000. Rugi akhirnya.

Bukan cuma sekali ini Bank Indonesia mengeluarkan uang yang bentuknya mirip. Dulu pun masyarakat sering terkecoh dengan bentuk uang Rp. 10.000 dan Rp. 100.000 yang hampir sama.

“Seharusnya Bank Indonesia selaku pencetak uang rupiah memberikan perhatian pada bentuk uang yang disebar ke masyarakat. Jangan dibuat mirip karena hal itu bisa menyusahkan masyarakat dalam membedakannya,” tutur Direktur Pusat Kajian Ekonomi Indonesia (PKEI), Barata, di Jakarta, Selasa (17/10/2017).

Barata mencontohkan, bila satu pecahan uang sudah bergambar pahlawan nasional mengenakan jas, maka pecahan uang lainnya jangan bergambar pahlawan nasional berjas lagi.

“Kan bisa dipilih pahlawan nasional yang memakai surban, peci, atau baju daerah. Jadi masyarakat mudah membedakannya,” tutur Barata.

Bisa juga, lanjut Barata, bila satu uang sudah memakai gambar pahlawan, maka uang lainnya jangan menggunakan gambar pahlawan, tetapi bisa menggunakan gambar hewan, maskot wisata suatu daerah, gambar gunung, produk kebanggaan nasional, dan sebagainya.

“Kalau perlu memakai gambar atlet yang pernah berjasa mengharumkan nama negara. Pahlawan kan tidak melulu harus orang yang berjuang di zaman perang,” tegas Barata.

Demikian pula dalam hal pemilihan warna. Warna antar pecahan mata uang harus dominan perbedaannya. Barata mencontohkan pecahan Rp. 10.000 dan Rp. 100.000 edisi perdana yang dicetak beberapa tahun lalu, dimana keduanya memiliki warna merah yang nyaris sama, sehingga masyarakat sering terkecoh.

Saat ini, Indonesia memiliki sebelas pecahan baru yang menampilkan 12 wajah pahlawan yang berbeda dari sebelumnya. Para pahlawan yang menghiasi uang baru ini adalah proklamator Bung Karno dan Bung Hatta yang ditampilkan bersama dalam pecahan Rp 100.000.

Kemudian Djuanda Kartawidjaja pada pecahan Rp 50.000, Sam Ratulangi dalam pecahan Rp 20.000, Frans Kaisepo dalam uang kertas pecahan Rp 10.000.

Lalu KH. Idham Chalid pada uang Rp 5.000, Mohammad Hoesni Thamrin pada uang Rp 2.000, Tjut Meutia pada uang Rp 1.000.

Untuk uang logam, ditampilkan I Gusti Ketut Pudja untuk uang Rp 1.000, TB Simatupang pada uang Rp 500, Dr. Tjiptomangunkusumo pada uang Rp 200 dan Herman Johannes pada uang Rp 100.

Menurut Barata, dari segi mutu, uang keluaran terbaru ini sebenarnya termasuk canggih, karena dilengkapi teknologi color shifting, rainbow feature, latent image, ultra violet feature, tactile effect, dan rectoverso, yang membuat uang menjadi lebih aman dari pemalsuan.

“Uang baru juga ramah bagi penyandang disabilitas karena didesain dengan kode tuna netra berupa efek rabaan. Tapi kekurangannya ya itu tadi, bentuknya ada yang mirip-mirip sehingga masyarakat kerap terkecoh. Saya imbau BI supaya lebih memerhatikan masalah ini di kemudian hari,” pungkas Barata.

Penulis: Cipto

 

 

 

 

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Peristiwa

Melawan Saat Ditangkap, Pencuri Sapi di Bangkalan Tewas Ditembak Polisi

by snc4
15 December 2025

Suaranusantara.com- Operasi penindakan pencurian hewan ternak di Kabupaten Bangkalan,...

Petugas Gulkarmat Jakarta Selatan, Sugeng saat diwawancarai di lokasi, pada Senin (29/9/2025). (Ilham F/Suaranusantara)
Daerah

Diduga Akibat Korsleting Listrik, 3 Unit Kos-Kosan Di Kebayoran Lama Ludes Terbakar

by Ilham F
29 September 2025

Suaranusantara.com- Sebanyak 3 unit kamar kos di Jalan Tentara...

Aksi damai ojek online (ojol) bagi-bagi bunga mawar kepada masyarakat dan aparat (Dok: Mayzka)

Ratusan Ojol Gelar Aksi Damai di Monas

2 September 2025
Kemensos Kembali Kirim Bantuan Logistik pada Korban Gempa Bumi Poso

Kemensos Kembali Kirim Bantuan Logistik pada Korban Gempa Bumi Poso

18 August 2025
Ridwan Kamil dan Lisa Mariana usai tes DNA (Dok Istimewa).

Ridwan Kamil Resmi Tes DNA, Ini Kata Lisa Mariana

7 August 2025

Ridwan Kamil Resmi Jalani Tes DNA di Bareskrim Polri

7 August 2025

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

11 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

2 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

2 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

2 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

2 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

PSG vs Arsenal
Olahraga

Prediksi PSG vs Arsenal di Final Liga Champions: Misi Penebusan Dendam Dua Dekade!

by snc 14
30 May 2026

Suaranusantara.com - Laga puncak Liga Champions musim 2025-2026 bakal menyuguhkan duel kelas berat yang mempertemukan juara bertahan...

Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan Kerja ke Prancis

30 May 2026
Kunjungan Resmi Prabowo di Prancis Berakhir, Langsung Terbang Ke Jakarta

Kunjungan Resmi Prabowo di Prancis Berakhir, Langsung Terbang Ke Jakarta

29 May 2026
Indonesia Resmi Bergabung Dalam Kampanye Global 50-in-5 

Indonesia Resmi Bergabung Dalam Kampanye Global 50-in-5 

29 May 2026
Yudian Wahyudi

BPIP: Prabowo Akan Jadi Inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

29 May 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com