Suaranusantara.com – Ketua Umum PSI periode 2025-2030, Kaesang Pangarep memastikan bahwa partainya akan menjadi partai politik yang diperhitungkan pada pemilu mendatang.
Hal itu disampaikan Kaesang dalam sambutannya di Kongres PSI usai dinyatakan terpilih kembali menjadi ketua umum.
Awalnya, Kaesang mengaku meminta maaf karena pada periode kepemimpinannya sebelumnya, ia telah gagal membawa kader PSI untuk menduduki kursi legislatif nasional.
Namun, kali ini putra bungsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tersebut memastikan PSI akan menjadi partai politik yang diperhitungkan pada pemilu 2029.
“Izinkan juga saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota kader PSI karena saya gagal membawa partai ini masuk ke Senayan. Tapi ingat di 2029 nanti kita akan menjadi partai yang diperhitungkan,” kata Kaesang.
Hal itu ia yakini, karena pada periode pertama Kaesang menjabat, dia hanya diberi waktu tiga bulan untuk mengampanyekan PSI.
Sedangkan sekarang, ia mendapat kesempatan 4 tahun untuk memimpin PSI.
“Seluruh kerja keras dari para anggota kader PSI di Pileg 2024 saya apresiasi sebesar-besarnya karena ada peningkatan 100 persen di tingkat DPRD tingkat 1 maupun gubernur. Periode yang lalu saya cuma punya 3 bulan, sekarang saya punya 4 tahun,” tuturnya.
Lebih lanjut, Kaesang menyinggung soal logo baru PSI yang bergambar gajah.
Dia mengaku optimis bahwa logo gajah yang digunakan PSI saat ini akan berkembang menjadi gajah besar.
“Mungkin orang menganggap kita masih gajah yang kecil, tapi gajah yang kecil itu tetap besar. Jadi lihat nanti, 2029 kita akan menjadi partai yang besar. Seperti tadi kata saya, janji saya PSI akan besar di 2029,” katanya.


















Discussion about this post