SuaraNusantara.com-Hari ini, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin resmi mendaftar sebagai capres dan cawapres, menandai momen penting dalam proses ini, Anies menyampaikan pesan penting tentang konsistensi dan keteguhan dalam rangka membangun Indonesia lebih baik.
Dalam pidatonya di DPP NasDem, Jakarta, Anies menggarisbawahi bahwa saat ini bangsa Indonesia sering kali disaksikan dalam situasi inkonsistensi dan perubahan sikap yang tidak menentu. Kondisi ini telah menimbulkan ketidakpastian di kalangan masyarakat.
“Gelombang tidak pernah berhenti menerpa terus-menerus. Apa yang sedang ditunjukkan kepada bangsa ini bangsa ini, banyak yang bertanya mungkin berubah di ujung, mungkin berubah di tengah. Kenapa? Karena sudah terlalu sering kita ditunjukkan pada inkonsistensi. Kita sudah sering ditunjukkan sikap berubah di tengah jalan,” kata Anies dalam pidatonya, Kamis 19 Oktober 2023.
Baca Juga:Â Dampingi Pasangan Amin, Surya Paloh: Konsisten Dukung, Hadapi Berbagai Tantangan
Anies bertekad bahwa hari ini adalah saat bagi bangsa Indonesia untuk melihat apa yang sebenarnya konsistensi dan keteguhan dalam perbuatan dan tindakan. Dia mencatat bahwa ketika kata-kata kerap diragukan, perubahan yang dibutuhkan adalah membangun kembali kepercayaan publik terhadap proses politik dan pemimpin-pemimpinnya.
Lebih lanjut, Anies mengungkapkan apresiasinya kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk mewujudkan cita-cita Indonesia yang lebih baik. Dia menekankan bahwa konsistensi dan keteguhan adalah kunci utama untuk mencapai tujuan mulia tersebut.
Dalam penutupannya, Anies menyampaikan harapannya bahwa Indonesia akan menjadi negara yang kembali mempercayai pemimpin-pemimpinnya dan memegang teguh prinsip-prinsip konsistensi, keberanian, dan keberpihakan untuk membangun masa depan yang lebih cerah.
Baca Juga:Â Servei LSI Denny JA: Prabowo Ungguli Ganjar, Anies Baswedan Keok
“Semuanya bekerja bersama dalam ikhtiar Indonesia yang lebih baik. Tapi itu semua dimulai dari satu niat baik dan keteguhan, konsistensi, keberanian. InsyaAllah ini menjadi pelajaran menjadi hikmah dan Indonesia ke depan adalah Indonesia yang politiknya kembali dipercaya pemimpin-pemimpinnya kembali dipegangkalimatnya,” tutur Anies.


















Discussion about this post