Suaranusantara.com- Perkembangan teknologi AI seperti tak mengenal batas. Setelah sukses mencuri perhatian dunia lewat platform utamanya, ChatGPT kini merambah ke platform komunikasi paling populer: WhatsApp. Kemudahan ini membuat siapa pun bisa mengakses AI pintar dengan cara paling sederhana—cukup simpan nomor dan mulai ngobrol.
Layanan ini memungkinkan pengguna bertanya atau berinteraksi langsung dengan chatbot AI tersebut layaknya berkirim pesan biasa. Selain lewat teks, pengguna di kawasan Amerika Serikat dan Kanada bahkan diberi fasilitas melakukan panggilan suara dengan ChatGPT hingga 30 menit per bulan secara gratis.
Untuk mulai menggunakan ChatGPT via WhatsApp, pengguna cukup menyimpan nomor +1 800 242 8478 di kontak ponsel mereka. Setelah itu, cukup buka aplikasi WhatsApp dan cari nama kontak tersebut. ChatGPT resmi dapat dikenali dari tanda centang di sebelah namanya. Setelah obrolan dibuka, pengguna bisa langsung mengirimkan pertanyaan atau instruksi, sebagaimana yang biasa dilakukan lewat situs atau aplikasi ChatGPT.
Meski fiturnya cukup lengkap untuk penggunaan dasar seperti menjawab pertanyaan, membantu tugas, atau mengoreksi teks, layanan ChatGPT di WhatsApp ini memiliki beberapa keterbatasan. Pengguna tidak bisa mengirimkan gambar atau dokumen, dan juga tidak bisa meminta ChatGPT merespons konten visual. Dengan kata lain, fungsionalitasnya belum sekomplit versi web atau aplikasi resminya.
Fitur ini tampaknya dirancang untuk pengguna yang ingin mencoba ChatGPT dengan cara yang lebih sederhana. Mereka yang belum familiar dengan penggunaan AI melalui browser atau aplikasi bisa mulai mencoba lewat WhatsApp—platform yang sudah sangat akrab. Selain itu, pengguna juga bisa menautkan riwayat obrolan mereka ke akun ChatGPT, sehingga semua interaksi tetap tersimpan di sistem dan bisa diakses kembali. Riwayat yang sudah tidak dibutuhkan juga bisa dihapus, dan akan dibersihkan secara permanen dalam waktu maksimal 30 hari.
Meskipun tidak menyajikan fitur canggih seperti di platform utama, ChatGPT versi WhatsApp tetap jadi opsi menarik bagi pengguna baru atau mereka yang ingin berinteraksi cepat dan praktis. Inisiatif ini menunjukkan bagaimana OpenAI terus memperluas jangkauan layanan AI-nya agar semakin dekat dan mudah digunakan oleh siapa saja.


















Discussion about this post