Suaranusantara.com- Banyuwangi, yang dijuluki “Sunrise of Java,” menarik perhatian dengan berbagai destinasi wisata yang memukau. Terletak di ujung timur Jawa dekat Bali, keunikan Banyuwangi berasal dari kombinasi geografi yang menghadap lautan dan gunung.
Destinasi wisata di Banyuwangi sangat beragam, mencakup kawah berapi, taman nasional, hutan trembesi, taman kota, hingga hutan tropis tertua di Pulau Jawa.
Salah satu daya tarik utama adalah Kawah Ijen yang terkenal dengan fenomena api biru atau blue fire. Di sana, pengunjung dapat menyaksikan aktivitas penambangan belerang dan panorama matahari terbit yang memukau. Harga tiket masuknya cukup terjangkau, Rp. 5.000 pada weekdays dan Rp. 7.000 pada weekend.
Taman Nasional Baluran, dijuluki Little Africa van Java, menawarkan pengalaman unik berada di alam terbuka dengan savana, satwa liar, dan pantai indah. Harga tiket masuknya mulai dari Rp. 15.000 pada weekdays dan Rp. 17.500 pada weekend.
Jawatan Benculuk, dikenal sebagai daerah resapan air, menawarkan pesona hutan trembesi yang tinggi dan rindang. Spot ini, yang awalnya bukan destinasi wisata, kini menjadi tempat yang instagrammable dan menawarkan aktivitas menarik.
Banyuwangi juga memiliki destinasi kota seperti Taman Blambangan yang menyediakan fasilitas olahraga dan tempat kuliner. Sementara Taman Nasional Alas Purwo, sebagai hutan tropis tertua di Pulau Jawa, menampilkan keindahan alam tropis, pantai, dan goa dengan sentuhan misteri.
Dengan destinasi seperti Kawah Ijen, Taman Nasional Baluran, Jawatan Benculuk, Taman Blambangan, dan Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi menarik para wisatawan dengan pesona alam yang luar biasa dan pengalaman unik yang tidak terlupakan.


















Discussion about this post