Bupati Pandeglang Jelaskan soal Guru Tinggal di Toilet Sekolah

Bupati Pandeglang Irna Narulita saat sidak ke OPD di hari pertama bekerja usai libur Lebaran.(dok. SuaraNusantara.com)

Kabupaten Pandeglang –5r Bupati Pandeglang Irna Narulita angkat bicara mengenai kondisi Nining, guru honorer SD Negeri Karyabuana 3, Kecamatan Cigeulis.

Irna membantah jika Nining bersama suami dan kedua anaknya tinggal di toilet sekolah. Kata dia, Nining tinggal di sebuah ruangan yang bersebelahan dengan toilet.

Baca Juga: 15 Tahun Mengabdi sebagai Guru, Nining Tinggal di Toilet Sekolah

Irna menyebut jika alasan Nining tinggal di ruangan tersebut karena ingin membantu sekolah.

“Jadi ada TKS (Tenaga Kerja Sukarela) yang suka pengen bantu kepala sekolah. Ternyata enak di situ numpang di situ (sekolah-red). Bukan di WC, sebelahnya (toilet) ada ruangan yang mereka tinggalin,” kata Irna, Senin (15/7/2019).

Orang nomor satu di Pandeglang ini mengaku sempat menegur Camat Cigeulis agar berkoordinasi dengan dinas terkait jika ada masalah yang dapat diselesaikan di bawah.

“Saya bilang, harusnya yang urgen itu koordinasi dengan Perkim kah atau Dinsos kah, jadi yang bisa diselesaikan (tidak) semua harus ke bupati,” tutur Irna.

Dari informasi yang diperolehnya, Nining memiliki tanah yang sebenarnya bisa untuk membangun rumah.

“Punya tanah enggak mereka, katanya punya tanah. Kalau punya tanahkan harusnya segara dibangun. Bahkan keluarganya banyak tanahnya. Camat dan korwil berencana akan membangun rumahnya insya Allah,” papar Irna.

Lebih lanjut Irna mengatakan, Pemkab Pandeglang punya itikad baik untuk membangun rumah jika Nining memiliki tanah. Jika tidak, keluarganya bisa memberikan tanahnya berbentuk hibah.

Bahkan kata Irna, pihaknya cona mengotak-atik bantuan rumah di tahun ini dari pemerintah pusat agar Nining memiliki rumah.

Namun, bantuan yang diberikan pemerintah pusat sudah dialihkan ke nama lain. Maka dari itu Irna meminta agar diprioritaskan pada tahun 2020.

“Saya bilang ke Kadis Perkim, saya minta slot 30 agar jika asa kegiatan seperti ini saya punya cadangan. Tapi ternyata bantuan dari pusat sudah by name by adress. Lalu bagimana dengan ibu ini, kalau enggak bisa sekarang Pak Kadis Perkim jangan nabrak aturan. Tahun 2020 jangan lewat lagi buat Bu yang di Cigeulis,” kata Irna.(aep/and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here