Suaranusantara.com- Setelah masa pendaftaran ditutup pada awal Juli, kini tibalah saatnya bagi calon peserta didik mengecek apakah mereka berhasil lolos melalui jalur domisili. Cukup bermodalkan akses internet, hasilnya bisa langsung diketahui dari rumah.
Jalur ini menjadi salah satu skema favorit karena mempertimbangkan kedekatan tempat tinggal siswa dengan sekolah tujuan sebagai faktor utama seleksi.
Bagi para pendaftar jalur domisili yang telah mendaftarkan diri sejak 30 Juni hingga 2 Juli 2025 pukul 14.00 WIB, kini sudah dapat mengecek apakah mereka berhasil masuk ke sekolah pilihan. Proses pengecekan bisa dilakukan secara daring melalui situs resmi https://spmb.jakarta.go.id.
Baca Juga:Â Kejagung Periksa Puluhan Saksi Kasus Dugaan Korupsi Laptop di Kemendikbudristek
Berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 414 Tahun 2025, jalur domisili memiliki porsi khusus dalam penerimaan murid baru. Sebanyak 50 persen kuota disediakan untuk SMP, sedangkan untuk jenjang SMA dialokasikan sebesar 35 persen dari total daya tampung sekolah negeri.
Warga yang ingin mengecek hasil seleksi cukup mengakses situs SPMB, memilih jenjang pendidikan (SMP atau SMA), lalu klik jalur domisili pada menu hasil seleksi. Calon siswa dapat menggunakan fitur pencarian sekolah berdasarkan nama wilayah atau mengetik langsung nama sekolah untuk mempercepat pencarian. Jika nama mereka tertera di daftar hasil seleksi, maka dinyatakan lolos.
Bagi siswa yang dinyatakan diterima, tahapan selanjutnya adalah proses daftar ulang, yang dilakukan pada tanggal 3 hingga 4 Juli 2025 pukul 08.00–14.00 WIB. Seluruh proses daftar ulang dilakukan secara online melalui laman yang sama.
Baca Juga: Guru Ngaji di Tebet Diduga Cabuli 10 Santri, Polisi: Korban Diancam dan Diiming-Imingi Uang
Untuk informasi tambahan atau bantuan teknis seputar proses pendaftaran, warga dapat menghubungi Posko Dinas Pendidikan DKI Jakarta melalui nomor WhatsApp resmi yang tersebar dalam enam saluran berbeda. Informasi juga dapat diakses melalui akun resmi Instagram @officialpmbdki, laman Facebook PMBDKI1, serta Twitter/X @PMBDKI.


















Discussion about this post