Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Ekonomi

Beda Pernyataan Dana Jabar Rp 4,17 Triliun antara Purbaya vs KDM: Dede Yusuf: Nggak Usah Berpolemik

Feri Spt by Feri Spt
27 October 2025
in Ekonomi
Reading Time: 2 mins read
A A
Dede Yusuf selaku Wakil Ketua Komisi III DPR RI angkat bicara soal beda pendapat anggaran Jabar Menkeu Purbaya dan Gubernur Jawa Barat KDM (instagram @ddyusuf66)

Dede Yusuf selaku Wakil Ketua Komisi III DPR RI angkat bicara soal beda pendapat anggaran Jabar Menkeu Purbaya dan Gubernur Jawa Barat KDM (instagram @ddyusuf66)

1
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Wakil Ketua Komisi III DPR RI Dede Yusuf angkat bicara soal polemik dana yang mengendap milik pemerintah provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar). Polemik anggaran Jabar muncul lantaran adanya perbedaan pernyataan antara yang disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebesar Rp.4,17 triliun.

Dede Yusuf meminta agar permasalahan perbedaan pernyataan anggaran Jabar antara Purbaya dan KDM tidak usah dijadikan polemik. Sebab, apabila anggaran hilang, pastinya kan diperiksa.

Jadi kita nggak usah berpolemik soal anggaran karena kalau anggaran hilang pun sudah pasti ada yang memeriksa kan,” ujar Dede, Minggu 26 Oktober 2025.

BACAJUGA

BGN Lolos Beli 21.800 Motor Listrik, Purbaya: Pengajuan Sebelum Saya Jadi Menteri

Ramai Soal BGN Beli Motor Listrik Senilai Rp 42 Juta per Unit, dari Mana Anggarannya? Purbaya Jawab Begini

Menurut Dede, perselisihan antara Purbaya dan KDM timbul dikarenakan adanya perbedaan persepsi dan sudut pandang.

Dede berujar, perbedaan itu tentu bisa dibicarakan baik-baik antara keduanya, Purbaya dan KDM. “Melalui kesepakatan antara Kemenkeu dengan pemerintah daerah yang akan dikirim,” ujar Dede.

Dede menuturkan, Komisi II DPR sebagai mitra Kementerian Dalam Negeri menyebutkan, terkadang pemerintah daerah membutuhkan dana yang siap digunakan.

Pada umumnya, tender atau lelang proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah baru terjadi pada bulan Agustus. Proyek baru dikerjakan pada September hingga akhir November.

Kondisi itu menjadi penyebab dana pemerintah daerah masih “stand by” dan tidak bisa dicairkan. “Kecuali apabila transfer keuangan dari pusat ke daerah itu bisa dilakukan di awal-awal tahun, di Januari-Februari, sehingga tender bisa dilakukan di April, penyerapan bisa dimulai di bulan September saja,” kata dia.

Oleh karena itu, ia memandang polemik itu bisa diselesaikan ketika para pihak tersebut duduk bersama. Baca juga: Kritik Purbaya dan Jawaban Dedi Mulyadi soal Dana APBD Jabar Rp 4,1 Triliun Di sisi lain, Komisi II juga memuji langkah Purbaya yang berencana membuat mekanisme pencairan dana transfer daerah pada tahun depan.

“Saya dengar Pak Purbaya berjanji akan bikin mekanisme pencairan transfer keuangan daerah itu akan dimulai di Januari. Saya pikir itu bagus,” tuturnya.

Mula permasalahan antara Purbaya vs KDM

Keduanya, berbeda pendapat terkait dana Rp.4,17 triliun yang mengendap di bank. Persoalan itu timbul setelah Purbaya menyebut dana pemerintah daerah yang mengendap di bank mencapai Rp.234 triliun.

Data itu sama dengan catatan Kementerian Dalam Negeri bahwa dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang mengendap di bank mencapai Rp.234 triliun.

Dalam data itu, dana Pemprov Jabar yang mengendap disebut mencapai Rp.4,17 triliun dalam bentuk deposito.

Mendengar ini, Dedi Mulyadi menantang Purbaya untuk membuktikan dana yang mengendap itu dalam bentuk deposito. Menurutnya, tidak semua pemerintah daerah menghadapi kesulitan keuangan dan sengaja memarkir anggaran di bank.

Perselisihan terus berlanjut hingga Dedi Mulyadi melakukan safari di Jakarta. Safari dilakukan untuk memeriksa dana endapan Rp.4,17 triliun.

Ia menemui dan menggelar audiensi dengan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Setelah itu, Dedi Mulyadi mendatangi Kantor Bank Indonesia (BI) dan menemui pejabatnya. “Tidak ada, apalagi angkanya Rp.4,1 triliun, yang ada hari ini hanya Rp.2,4 triliun,” ujar Dedi saat ditemui di Kantor BI, Rabu 22 Oktober 2025.

Tags: Anggarandanadede yusufJabarKDMMenkeuPurbaya
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Ilustrasi harga tiket pesawat naik (Instagram @villatourstravel)
Ekonomi

Waduh! Harga Tiket Pesawat Terancam Naik Imbas Konflik Timur Tengah, Sampai Berapa Persen?

by Feri Spt
10 April 2026

Suaranusantara.com- Harga tiket pesawat penerbangan domestik berpotensi mengalami kenaikan...

Ilustrasi Saham (IHSG)
Ekonomi

Saham BUMI Koreksi Tipis, Analis Sebut Area Cuan Masih Terbuka

by snc4
10 April 2026

Suaranusantara.com- Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) diproyeksikan masih...

Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis Meski Dolar Perkasa, Pasar Pantau Negosiasi AS-Iran

10 April 2026
IHSG dibuka dalam perdana perdagangan saham awal tahun 2026 tanpa Presiden RI Prabowo Subianto (Instagram @bloombergtechnoz)

TEBE Terjun 13%, Ini Kaitannya dengan Dividen Jumbo

9 April 2026
Harga emas Antam melonjak tajam (instagram @vitajayaproperty)

Emas Antam Berpotensi Bergejolak, Analis Sebut Batas Bawah dan Atas Harga

7 April 2026
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

17 March 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

9 months ago
Momen Presiden RI Prabowo Subianto saat akan memasuki lapangan upacara bersama dengan Ketum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri, Senin 2 Juni 2025 (instagram @presidenrepublikindonesia)

Kembali Bertemu, Prabowo Cocokan Jadwal dengan Megawati Agar Bisa Hadir di Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

11 months ago
Kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara IV Jakarta Selatan didatangi sejumlah calon menteri ada 35 orang hingga petang ini (instagram @netizenindonesiaid)

Penuhi Undangan Prabowo, hingga Petang Ini Sudah Ada 35 Calon Menteri yang Hadir di Kertanegara, Berikut Daftar Nama-namanya

2 years ago
Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

3 years ago
Puan Maharani respon soal perubahan dari Kementerian BUMN jadi BP BUMN (instagram @ketua_dprri)

Kementerian BUMN Diganti Jadi BP BUMN, Puan Maharani: Semoga Bisa Berjalan Baik

7 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

The Palace Jeweler menggelar press conference program Semarak Pengundian Nasional The Palace 2026 di Central Park, Jakarta pada Rabu, 15 April 2026 (suaranusantara.com)
Lifestyle

The Palace Jeweler Hadirkan Program Semarak Pengundian Nasional 2026, Hadiah Mulai dari Elektronik hingga Berlian

by SNC 9
16 April 2026

Suaranusantara.com - The Palace Jeweler resmi menghadirkan Semarak Pengundian Nasional The Palace 2026 sebagai bentuk apresiasi atas...

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto ditangkap Kejagung (Instagram @ombudsmanri137)

Heboh! Baru Enam Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Ditangkap Kejagung

16 April 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung non aktifkan Lurah Kalisari (Instagram @pramonoanungw)

Buntut Balas Laporan Warga di JAKI Pakai Foto AI, Pramono Non Aktifkan Lurah Kalisari

16 April 2026
Menpan RB Rini Widyantini paparkan hasil evaluasi WFH ASN setiap Jumat (Instagram @rini.widyantini)

Menpan RB Beberkan Hasil Evaluasi WFH ASN Tiap Jumat: Menggembirakan

16 April 2026
Menkes Budi Gunadi Sadikin bicara soal penerima bantuan iuran JKN BPJS Kesehatan (Instagram @bgsadikin)

Waduh! Menkes Bilang Penerima Bantuan Iuran JKN BPJS Tak Tepat Sasaran: 10 Persen Orang Kaya

16 April 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com