Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Hukum

KPK Temukan Praktik Pungli dalam Penerimaan Murid Baru, Integritas Pendidikan Jadi Sorotan

Drt by Drt
7 June 2026
in Hukum
Reading Time: 2 mins read
A A
2
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa praktik pungutan liar (pungli) masih ditemukan dalam proses penerimaan murid baru di Indonesia.

Temuan tersebut berdasarkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2024 yang menunjukkan masih adanya 28 persen praktik pungli dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Kondisi ini menjadi perhatian serius karena berpotensi mengganggu upaya membangun budaya integritas dan antikorupsi sejak dini di lingkungan pendidikan.

BACAJUGA

Pemerintah Pastikan Penahanan Wamen Imipas Tak Ganggu Pelayanan Imigrasi

Perkuat Aparat Hukum, Prabowo Janji Bakal Penuhi Personel BPKP, KPK hingga Kejagung

Direktur Jejaring Pendidikan KPK, Dian Novianthi, menjelaskan bahwa hasil survei tersebut menjadi salah satu dasar diterbitkannya Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan SPMB.

Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter generasi bangsa sehingga seluruh proses yang berlangsung harus menjunjung tinggi kejujuran dan keadilan.

Berdasarkan hasil SPI Pendidikan 2024 yang disampaikan KPK pada Minggu, 7 Juni 2026, di Indonesia, ditemukan bahwa 28 persen praktik pungli masih terjadi dalam proses penerimaan murid baru. Temuan ini menjadi alasan KPK menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 sebagai langkah pencegahan korupsi dan gratifikasi.

Praktik tersebut dilakukan oleh oknum yang menyalahgunakan kewenangan dalam proses penerimaan peserta didik, sementara korbannya adalah calon murid dan orang tua yang telah mengikuti aturan secara jujur namun dirugikan oleh adanya pungutan atau perlakuan tidak adil.

Upaya pencegahan dilakukan melalui penguatan pengawasan, edukasi integritas, dan pelibatan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Dalam keterangannya, Direktur Jejaring Pendidikan KPK, Dian Novianthi, menegaskan pentingnya menjaga integritas sejak awal proses pendidikan.

Sebagai pengantar pernyataannya, Dian mengingatkan bahwa penerimaan murid baru merupakan gerbang pertama yang menentukan kualitas budaya pendidikan di masa depan.

“SPMB ini adalah gerbang pertama pendidikan. Jika sejak awal sudah terjadi kecurangan, nilai-nilai yang ingin dibangun melalui pendidikan bisa ikut tergerus, termasuk budaya antikorupsi.” katanya

Dian juga menjelaskan bahwa praktik pungli dan pemberian imbalan tidak hanya merugikan masyarakat yang telah mematuhi aturan, tetapi juga dapat menumbuhkan perilaku koruptif dan konflik kepentingan di kemudian hari.

Menurutnya, kebiasaan mencari jalan pintas demi memperoleh keuntungan berpotensi merusak nilai-nilai kejujuran yang seharusnya ditanamkan sejak usia sekolah.

Selain persoalan pungli, SPI Pendidikan 2024 menemukan adanya normalisasi gratifikasi di lingkungan pendidikan. Data menunjukkan sebanyak 30 persen tenaga pendidik menganggap gratifikasi sebagai hal yang lumrah, sementara 65 persen responden menyebut orang tua masih sering memberikan hadiah atau bingkisan kepada guru maupun tenaga pendidik pada saat hari raya atau kenaikan kelas. KPK mengingatkan bahwa praktik tersebut dapat berkembang menjadi konflik kepentingan apabila tidak dikelola dengan baik.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Satgas Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi Kedinasan Direktorat Jejaring Pendidikan KPK, Anis Wijayanti, menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak generasi yang cerdas, tetapi juga berkarakter.

Sebagai pengantar pernyataannya, Anis mengingatkan pentingnya memberikan teladan yang baik kepada anak-anak sejak awal memasuki dunia pendidikan.

“Jangan sampai anak belajar bahwa keberhasilan bisa diperoleh karena koneksi, kedekatan, atau uang, bukan melalui proses yang adil. Jika itu dicontohkan sejak awal, nilai-nilai antikorupsi akan sulit tumbuh.” tutupnya

Tags: Calon murid baruKPKLingkungan sekolahOrang tua muridPungli
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Polres Cirebon Kota Gagalkan Penyelundupan 23 Motor Curian ke Jambi, Satu Penadah Ditangkap
Hukum

Polres Cirebon Kota Gagalkan Penyelundupan 23 Motor Curian ke Jambi, Satu Penadah Ditangkap

by snc12
7 June 2026

Suaranusantara.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cirebon Kota berhasil...

Hukum

KPK Resmi Tahan Wamen Imipas terkait Kasus OTT di Jakbar

by Fifi
4 June 2026

Suaranusantara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Wakil...

Kejagung Ungkap Modus Dadan dkk Korupsi Program MBG

4 June 2026

KPK Minta Wamen Imipas Kooperatif dan Serahkan Diri Terkait OTT Imigrasi Jakbar

3 June 2026

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Jadi Tersangka Dugaan Korupsi MBG

3 June 2026

Usai Dicopot Prabowo, Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung

3 June 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

3 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

3 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

CFD Rasuna Said Diproyeksikan Jadi Landmark Baru Jakarta dan Destinasi Warga Internasional
Nasional

CFD Rasuna Said Diproyeksikan Jadi Landmark Baru Jakarta dan Destinasi Warga Internasional

by Drt
7 June 2026

Suaranusantara.com - Gubernur Daerah Khusus Jakarta, Pramono Anung, menilai pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car...

MPR RI Gelar LKBB-PB di Kalimantan Timur, Tanamkan Nasionalisme Generasi Muda

MPR RI Gelar LKBB-PB di Kalimantan Timur, Tanamkan Nasionalisme Generasi Muda

7 June 2026

Politisi Gerindra: Kekuatan Ekonomi Tak Bisa Diukur Hanya dari Kurs Rupiah

6 June 2026
Marcus Rashford

Tekad Bulat Marcus Rashford, Setia Menanti Pinangan Barcelona!

6 June 2026
Liam Delap

Rumor Transfer: Menanti Pergerakan Fulham, Skenario Selamatkan Karier Liam Delap!

6 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com