Suaranusantara.com- Publik tengah menyoroti Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Korupsi (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang terseret kasus korupsi batu bara.
Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri pada Rabu sore 8 Juli 2026 menggeledah Cafe deClan Signature milik Febrie Adriansyah di kawasan Cilandak, Cipete, Jakarta Selatan.
Penggeledahan Cafe deClan terkait kasus korupsi pengadaan dan pemenuhan pasokan batu bara untuk sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) selama periode 2018-2026.
Kasus ini telah membuat PLN blackout se Jawa-Sumatera. Selain itu, akibat kasus ini, negara mengalami kerugian mencapai Rp.5 triliun.
“Kortas Tipidkor Polri telah meningkatkan status penanganan perkara ini ke tahap penyidikan pada 4 Juli 2026,” kata Kepala Kortastipidkor Polri, Inspektur Jenderal Totok Suharyanto, Rabu 8 Juli 2026.
Kasus korupsi batu bara ini telah resmi ditingkatkan ke tahap penyidikan sejak Sabtu, 4 Juli 2026 dengan ditandai terbitnya Laporan Polisi nomor LP/A/6/VII/2026 KORTASTIPIDKOR POLRI, tanggal 4 Juli 2026 dan Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP.Sidik/63/VII/RES.3.1./2026/Kortastipidkor.
Selain deClan, polisi juga turut menggeledah money changer di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.
Publik pun penasaran dengan harta kekayaan yang dimiliki Febrie yang kini terseret kasus korupsi batu bara.
Dikutip dari situs e-LHKPN KPK, Febrie Adriansyah diketahui memiliki kekayaan mencapai Rp 18.261.445.180. Laporan harta kekayaan terbaru Febrie diterbitkan pada 31 Desember 2024.
Adapun rincian kekayaan Febrie Adriansyah sebagai berikut:
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp 14.852.820.000
– Tanah dan Bangunan Seluas 220 m2/180 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI 2.308.250.000
– Tanah Seluas 652 m2 di KAB / KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI 597.232.000
– Tanah Seluas 704 m2 di KAB / KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI 644.864.000
– Tanah Seluas 2301 m2 di KAB / KOTA BANDUNG, HASIL SENDIRI 473.000.000
– Tanah dan Bangunan Seluas 638 m2/200 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , WARISAN 10.829.474.000
B. TRANSPORTASI DAN MESIN Rp 2.310.500.000
– MOBIL, HONDA HR-V RU5 1.8 Tahun 2018, HASIL SENDIRI 300.000.000
– MOBIL, TOYOTA L-CRUIS PARADO 2.7 Tahun 2020, HASIL SENDIRI 502.000.000
– MOBIL, PEUGEOT NEW 2008 AT Tahun 2018, HASIL SENDIRI 530.000.000
– MOBIL, TOYOTA ALPHARD 2.5G A/T Tahun 2021, HASIL SENDIRI 978.500.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp 60.000.000
D. SURAT BERHARGA Rp 0
E. KAS DAN SETARA KAS Rp 938.125.180
F. HARTA LAINNYA Rp 100.000.000
Sub Total Rp 18.261.445.180
II. HUTANG Rp 0


















Discussion about this post