Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Menkop Lapor ke Prabowo: 15.845 Bangunan Fisik Kopdes Merah Putih Telah Rampung 100 Persen

Feri Spt by Feri Spt
13 July 2026
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Menkop Ferry Juliantono bersama Presiden RI Prabowo Subianto (Instagram @kemenkop)

Menkop Ferry Juliantono bersama Presiden RI Prabowo Subianto (Instagram @kemenkop)

2
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono melapor ke Presiden RI Prabowo Subianto terkait pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.

Kata Menkop, ada sebanyak 83.000 Kopdes Merah Putih yang telah berbadan hukum akta. Lalu, sebanyak 15.845 bangunan fisik Kopdes Merah Putih sudah selesai dibangun lengkap dengan kelengkapan di dalamnya.

“Kemudian yang 100% bangunan fisik, gudang, gerai, dan alat kelengkapannya berjumlah 15.845,” kata Ferry.

BACAJUGA

Sore Ini, Prabowo Dijadwalkan Akan Hadiri Pembukaan Muktamar ke 35 NU

Prabowo Tanya ke Korban Gempa NTT Soal MBG: Mau Diteruskan atau Tidak?

Menkop juga melaporkan sebanyak 19.539 Kopdes Merah Putih masih dalam proses pembangunan.
Dengan begitu total sebanyak 35.000 Kopdes Merah Putih siap menjual barang-barang kepada masyarakat.

“Insyaallah, bersamaan dengan selesainya pelatihan dan pendidikan bagi manajer koperasi desa yang direncanakan awal di minggu pertama bulan Agustus, mereka akan kita tempatkan di seluruh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang sudah selesai bangunan fisik, gudang, gerai, dan alat kelengkapannya,” katanya.

“Nanti atas perkenanan Bapak, kami juga ingin, saya Bapak Presiden meresmikan operasionalisasi dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih nanti insyaallah di bulan Agustus,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Menkop turut menyampaikan soal temuan dari masyarakat yang di mana sejumlah lokasi koperasi dirasa tak ideal, seperti di pelosok.

Menkop mengatakan, dari belasan ribu bangunan Kopdeskel Merah Putih yang sudah dibangun, hanya sedikit yang lokasinya dianggap tak ideal.

“Misalkan di media sosial (ramai soal) ada beberapa lokasi Kopdeskel Merah Putih yang dianggap tidak ideal. Tapi, setelah kita jelaskan, bahwa yang tidak ideal itu berapa, di mana saja, ternyata kan angkanya tidak banyak,” ujar Ferry.

Ia mencontohkan, dari total target 30 ribu Kopdeskel Merah Putih yang tengah dibangun, paling tidak ada 20 bangunan yang lokasinya tak ideal.

Ferry bilang, jumlah lokasi yang tak ideal ini akan dicarikan solusi untuk perbaikan.

“Taruhlah 20 (bangunan) dari 30 ribu yang kita lagi bangun. Coba, itu ‘kan sedikit. Nah, kalau pun misalkan tidak ideal, nanti kita akan carikan solusi. Tapi perlu diketahui, bahwa penentuan lokasi tersebut, termasuk yang tidak ideal, dilakukan penentuan lokasinya melalui masyarakat di desa itu,” ungkapnya.

Ferry bilang, karena ada kesepakatan dari perangkat desa perihal penempatan pembangunan koperasi pelat merah, itulah yang dijadikan landasan berdirinya bangunan Kopdeskel Merah Putih. Kata Ferry, inilah yang kadang tak diketahui secara utuh oleh warganet di jagat media sosial.

“Ya, kesepakatan di desa. Nah, ini ‘kan sisi-sisi ini kadang-kadang tidak diketahui oleh yang memviralkan. Saya tidak tahu tujuan memviralkannya apa. Tapi, maksud saya, sisi baiknya itu masukan bagi kami. Tapi, ada sisi yang perlu untuk kami sampaikan bahwa sebenarnya penentuan lokasi itu sudah atas dasar musyawarah di desa tersebut,” katanya.

Di sisi lain, ia tak memungkiri ada keterbatasan lahan di desa-desa tertentu yang tak bisa sesuai dengan standar prototipe yang diinginkan.

Itulah sebab, hingga akhir tahun ini pembangunan Kopdeskel Merah Putih ditutup di angka 40 ribu bangunan terlebih dulu, untuk dikaji lagi ke depannya.

“Kami mengakui ada keterbatasan soal lahan di desa-desa sesuai dengan prototipe yang kita inginkan. Oleh karena itu, kami akhirnya memutuskan sampai akhir tahun bisa sampai 40 ribuan (bangunan). Kita stop dulu di tahun ini 40 ribuan,” bebernya.

“Tahun depan, kita akan bangun lagi secara bertahap dengan beberapa modifikasi. Kami sekarang sedang mengkaji, misalkan untuk bangunan Kopdeskel Merah Putih, khususnya di kelurahan atau kota-kota yang bisa jadi beda prototipenya,” pungkasnya.

Tags: Ferry JuliantonoKopdes Merah PutihMenkopPrabowo
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Presiden Prabowo saat kunjungi korban gempa NTT, Rabu 26 Agustus 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)
Nasional

Akhirnya yang Dinantikan Tiba, Prabowo Kunjungi Korban Gempa NTT: Sengaja Tidak Datang Awal Biar Konsentrasi Tak Pecah

by Feri Spt
27 August 2026

Suaranusantara.com- Presiden Prabowo Subianto akhirnya mengunjungi para korban gempa...

Ilustrasi aksi demo pada hari ini Kamis 27 Agustus 2026 di Gedung DPR RI (Instagram @yogaapriyan_342)
Nasional

27 Agustus Akan Berlangsung Aksi Demo di DPR RI, Ini Daftar Tuntutannya

by Feri Spt
27 August 2026

Suaranusantara.com- Kamis 27 Agustus 2026 Gedung DPR RI, Jakarta...

Ilustrasi aksi demo yang akan berlangsung hari ini Kamis 27 Agustus 2026 di Gedung DPR (Instagram @ceritajakarta360)

Kamis 27 Agustus Jakarta Akan Dikepung Aksi Demo, Perkantoran Terapkan WFH hingga Liburkan Karyawan

27 August 2026
Puan Maharani janji akan menerima aspirasi rakyat terkait aksi demo yang akan berlangsung hari ini Kamis 27 Agustus 2026 (Instagram @ketua_dprri)

Hari Ini Akan Berlangsung Aksi Demo di DPR RI, Puan Maharani Janji Terima Aspirasi Rakyat

27 August 2026
Ketum Projo Budi Arie Setiadi klarifikasi soal pernyataan viral sebut-sebut nama Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi (Instagram @budiariesetiadi)

Budi Arie Tegaskan Jokowi Tak Ada Kaitan dengan Viralnya Pernyataan Soal Pemilu Dipercepat

27 August 2026
Ketum Projo Budi Arie Setiadi minta maaf usai pernyataannya viral di media sosial (Instagram @budiariesetiadi)

Akui Bikin Gaduh Soal Pemilu Dipercepat Sebelum 2029 hingga Bisik-bisik ke Jokowi, Budi Arie Minta Maaf

27 August 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

5 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

5 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

5 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

5 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

5 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Nasaruddin Umar bantah soal dirinya disebut mundur dari Menteri Agama (Menag) (Instagram @kemenag_ri)
Nasional

Heboh Dikabarkan Mundur dari Menag, Nasaruddin Umar Angkat Bicara

by Feri Spt
27 August 2026

Suaranusantara.com- Nama Nasaruddin Umar tengah menjadi sorotan publik, lantaran dirinya disebut oleh seorang sumber yang mengaku orang...

Nasaruddin Umar dikabarkan mundur dari jabatan Menag (Instagram @kemenag_ri)

Kemenag Bantah Isu Soal Nasaruddin Umar Mundur dari Menag

27 August 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat Dorong Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Ancaman Bencana

26 August 2026
Eddy Soeparno Apresiasi Prabowo Groundbreaking PLTS 100 GW

Eddy Soeparno Apresiasi Prabowo Groundbreaking PLTS 100 GW

26 August 2026
Enam Urgensi RUU Perampasan Aset Menurut Fahira Idris

Enam Urgensi RUU Perampasan Aset Menurut Fahira Idris

26 August 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com