
Medan-Suaranusantara
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Rinawati Sianturi kader Partai Hanura, anggota DPRD Sumut periode 2009-2014, di Mako Brimobsu Jalan KH Wahid Hasyim, hari ini Kamis (29/1/2018).
Rinawati Sianturi akan menjalani pemeriksaan sejak pukul 09.00 Wib, bersama 5 anggota dewan lainnya, yakni Tiaisah Ritonga, Muslim Simbolon, Sonni Firdaus, Analisman Zalukhu, dan Zulkarnain di Mako Brimobsu Jalan KH Wahid Hasyim, hari ini Kamis (29/1/2018).
Pemeriksaan ke-6 anggota dewan tersebut, merupakan pemeriksaan lanjutan atas kasus suap interplasi, dimana mereka menerima kucuran dana dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho yang sudah menjalani masa hukuman.
Terkait kasus ini, penyidik KPK sudah melakukan pemeriksaan terhadap 33 anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan periode 2014-2019 sejak Senin (29/1/2018) dan akan berakhir pada Sabtu (3/2/2018).
Yang menjalani pemeriksaan lanjutan oleh KPK: yakni Jhon Hugo Silalahi, Hj Syafrid Fitri, Richard Edi Lingga, Tunggul Siagian, Yusuf Siregar, Tahan M Panggabean, Biller Pasaribu, Musdalifah, Elezaro Duha, Syahrial, Feri Suando S Kaban, Rijal Sirait, Tohonan Silalahi, Abu Bokar Tambak, Taufan Agung G, Fahru Roji, Tonies Sianturi, Arlene Manurung, Darmawan Sembiring, Murni Elieser, Fadly Nursal, Abu Hasan Maturidi, Helmiati, M Faisal, Sopar Siburian, Mustofawiyah, Arifin Nainggolan, Enda Mora Lubis, Restu Kurniawan, Rahmiana Delima, Roslinda Marpaung, Washington Pane, Pasiruddin Daulay,
Sementara pemeriksaan Hammisul Bahsan akan diperiksa Jumat (2/2/2018), dan Aduhot Simamora, Evi Diana, Yan Syahrin, Oloan Simbolon, Hardi Mulyono, serta Hidayatullah akan diperiksa Sabtu (3/2/2018).
Penulis: Ingot Simangunsong

















