Suaranusantara.com – Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani membeberkan pembahasan yang dilakukan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dalam pertemuan di Istana pada Sabtu (18/3/2023).
Puan mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut sejatinya dilakukan antara Presiden RI kelima dan ketujuh. Sehingga, kata dia, keduanya membahas arah bangsa kedepan terutama karena Indonesia siap menyongsong Pemilu 2024 yang sejak saat ini sudah mulai memanas.
Puan juga mengatakan bahwa kedua tokoh nasional tersebut juga membahas tentang kepastian pelaksanaan Pemilu 2024 sesuai jadwal dan berjalan dengan lancar. Puan menuturkan bahwa pelaksanaan Pemilu setiap lima tahun harus dilewati dengan tidak menimbulkan perpecahan ditengah masyarakat.
“Jangan kemudian memecah belah bangsa atau memecah belah persatuan dan kesatuan,” katanya.
Setelah terjadinya pertemuan kedua tokoh bangsa tersebut, Puan berharap arah koalisi partainya pada Pilpres 2024 terjalin dengan sehat dan menyatukan semua elemen rakyat.
“Intinya adalah bagaimana pertemuan kedua pemimpin ini, Presiden ketujuh dan kelima dapat memberikan manfaat bagi Bangsa ini kedepan,” ungkapnya.
Diketahui sebelumnya, dua hari setelah pertemuan dengan Megawati Soekarnoputri, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah memberikan saran dan pandangannya tentang calon presiden 2024.
“Yang jelas saya menyampaikan pandangan-pandangan dari angka-angka yang dimiliki dan dari data-data yang dimiliki,” jelas Jokowi di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, (20/3/2023).(ADT)


















Discussion about this post