Suaranusantara.com- Rosan Roeslani, yang sebelumnya dikenal sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024, kini resmi menjabat sebagai Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam Kabinet Indonesia Maju.
Ia dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (19/8/2024). Jabatan ini dipercayakan kepada Rosan setelah Bahlil Lahadalia, menteri sebelumnya, beralih posisi menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Rosan Roeslani lahir di Jakarta pada 31 Desember 1968. Ia memiliki latar belakang sebagai pengusaha sukses dan dikenal sebagai pendiri Recapital Advisors, sebuah perusahaan investasi yang berdiri sejak 1997.
Pada tahun 2021, Forbes menempatkannya di peringkat ke-87 dalam daftar orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan mencapai USD450 juta. Bersama Erick Thohir dan Handy Soetedjo, Rosan pernah mengakuisisi klub sepak bola Italia, Inter Milan.
Tidak hanya aktif di dunia bisnis, Rosan juga punya rekam jejak kuat dalam organisasi dan pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) periode 2015–2020 serta menjadi Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019.
Rosan juga dipercaya sebagai Chief de Mission (CDM) untuk Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (2021-2023), dan Wakil Menteri BUMN (2023).
Pada Pilpres 2024, Rosan kembali berkiprah dalam politik dengan memimpin tim kampanye Prabowo-Gibran. Pasca pelantikan ini, Rosan mendapat penugasan tambahan dari Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, yang telah terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden, untuk mendirikan organisasi baru bernama Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).
Sebagai Menteri Investasi yang baru, tantangan besar menanti Rosan dalam menarik investasi baik domestik maupun asing untuk mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Dengan pengalaman panjangnya di dunia bisnis dan pemerintahan, Rosan dipandang mampu membawa perubahan dan inovasi dalam bidang investasi nasional.

















Discussion about this post