SuaraNusantara.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan anggaran sebesar Rp61 miliar untuk mengintervensi sektor infrastruktur jalan desa di Kabupaten Lebak
Gubernur Banten, Andra Soni, mengatakan, ia berkomitmen untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antara wilayah utara dan selatan. Salah satunya melalui anggaran untuk penanganan jalan di perdesaan.
“Mulai tahun 2025, Pemprov Banten turut membantu pembangunan jalan desa. Ini bagian dari upaya pemerataan pembangunan sekaligus tindak lanjut arahan Presiden agar pembangunan dimulai dari desa,” kata Andra, di Rangkasbitung, Senin (16/2/2026).
Pada tahun sebelumnya, Pemprov Banten telah menggelontorkan Rp71 miliar untuk membantu pembangunan 17 ruas jalan desa.
Menurut Andra, intervensi pada infrastruktur jalan desa untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi desa, serta membuka akses masyarakat terhadap layanan dasar.
“Terutama di wilayah selatan Banten,” ucap Andra.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lebak, menyebut, dukungan Pemprov Banten untuk membantu kabupaten dalam penanganan jalan desa sangat dibutuhkan.
“Tahun sebelumnya juga sudah banyak jalan desa yang dibangun oleh Pemprov Banten melalui program Bang Andra, dan alhamdulillah tahun ini terus berlanjut,” tutur Agil.
Politisi Partai Gerindra berharap, dengan intervensi Pemprov Banten, kondisi jalan desa di Lebak lambat laun dalam kondisi baik sehingga memperlancar mobilitas masyarakat dan perekonomian bertumbuh.
“Kalau infrastrukturnya bagus insya Allah perekonomian bisa tumbuh dengan baik, aktivitas warga juga lancar dan mudah,” katanya.(Def)


















Discussion about this post