
Sabang-SuaraNusantara
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, Jumat (1/12/2017) sore kemarin, membuka Wonderful Sabang & Marine Expo 2017 yang berlangsung di Pelabuhan CT-3, Sabang, Aceh.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) ini merupakan satu dari rangkaian kegiatan Sail Sabang 2017 yang bertujuan untuk mempromosikan dan mempublikasikan produk-produk unggulan UKM serta peserta pameran lainnya.
“UKM kita itu sudah 60 juta kurang sedikit, artinya dia lebih dari 99,9 persen dari pelaku usaha di Indonesia,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya saat membuka pameran yang akan berlangsung pada tanggal 1-5 Desember 2017 ini.
UKM di Indonesia, lanjut Arief, menyumbangkan 60% dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap 97% tenaga kerja.
Arief Yahya mengungkapkan kebanggaannya terhadap perhelatan Sail Sabang 2017, yang digelar di Sabang, Provinsi Aceh, 27 November-5 Desember 2017. Ia berharap agar Sail ini dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat, terutama masyarakat Sabang.
“Sesuai instruksi Bapak Presiden Joko Widodo, bahwa Sail itu jangan hanya sebuah seremoni, namun harus berdampak positif kepada masyarakat dan bisa menyejahterakan rakyat. Ini harus terjadi di Sail Sabang 2017,” kata Arief Yahya kepada wartawan usai melakukan peninjauan persiapan acara puncak Sail Sabang 2017, di Terminal CT-3, Sabang, Provinsi Aceh, Kamis (30/11) malam.
Diungkapkan Menpar, event Sail yang ke-9 ini adalah Sail terbesar di Indonesia, dilihat dari jumlah peserta, penonton, dan rangkaian acara.
“Ini Sail Sabang terbesar karena ada tiga hal, yakni karena peserta yang terbanyak, penonton terbanyak, dan rangkaian event yang juga terbanyak,” ujar Arief.
Sail Sabang 2017 ini, ujar Menpar, selain menghadirkan dua kapal kebanggaan Republik Indonesia, yakni KRI Bima Suci dan Dewa Ruci, Sail ini juga disambangi kapal Cruise Victoria yang membawa ribuan wisatawan dan juga 100 kapal yachter dari berbagai negara yang bersandar di Sabang.
“Kapal pesiar ini punya spent money yang tinggi, yakni 100 ribu US dollar, yang pasti dampaknya langsung kepada masyarakat Sabang,” kata Arief Yahya.
Dari segi jumlah penonton, seperti yang dipaparkan Menpar, dari data yang ia terima sampai tanggal 30 November 2017 sudah mencapai 20 ribu orang. “Jumlah ini 15 persennya adalah wisatawan mancanegara,” jelasnya.
Sail Sabang 2017 ini juga memiliki event yang paling banyak yaitu 46 event sejak awal dimulai. “Ada acara puncak yang akan digelar 2 Desember, yang semoga cuaca semakin bagus dan acara berlangsung sukses,” harap Menpar Arief.
Kontributor: Ali

















