Kota Tangerang – Pemkot Tangerang mengadakan seminar pendidikan terkait peran strategis guru terhadap pendidikan pemilu di Kota Tangerang.
Acara tersebut di selenggarakan di mall Tangcity, Kota Tangerang dengan melibatkan perwakilan guru SD dan SMP se Kota Tangerang, Kamis (30/8/2018).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Abduh Surahman mengatakan bahwa guru memiliki peran penting sebagai salah subjek yang menentukan siapa yang akan duduk di kursi legislatif mendatang.
“Jumlah guru kan 23 ribu dan itu angka yang besar karena mereka kan punya suami atau istri punya tetangga yang bisa diajak untuk berpartisipasi dalam pemilu,” ujarnya.
Abduh menambahkan, guru juga memiliki peran untuk merekomendasikan kepada masyarakat untuk menentukan pilihan yang pantas pada Pilpres dan Pileg mendatang.
Menurutnya, siapapun yang terpilih tentunya memiliki kepedulian terhadap pendidikan di Indonesia kedepannya.
“Mereka harus menjadi subjek yang menentukan siapa yang boleh duduk disana, yang memang peduli terhadap pendidikan,” tuturnya.
Meski begitu, Abduh menghimbau kepada guru untuk mempelajari setiap karakter calon legislatif atau calon presiden serta wakil presidennya karena setiap guru boleh menentukan hak pilihnya.
“Sebelum memilih, pelajari dulu karakter dari masing-masing calegnya. Itulah peran yang bisa kita lakukan. Kalau mereka berpolitik praktis tidak boleh, Tapi mereka boleh menentukan hak pilihnya,” ujarnya.
Sementara itu, Komisioner KPU Kota Tangerang, Banani Bahrul mengungkapkan, guru memiliki peranan penting dalam sosialisasi Pemilu Kota Tangerang.
“Ini sangat penting, peran guru bisa sebagai pelopor Pemilu dimana bisa mensosialisasikan dan memberikan pengetahuan kepada orang sekitar dan murid-muridnya,” tandasnya. (akim/nji)

















