Kabupaten Negara – Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar membuka Pagelaran Kesenian Tradisional 2018 yang diadakan di Simpang Tiga Balaraja, Kabupaten Tangerang, Minggu (7/10/2018).
Dalam gelaran tersebut, berbagai pertunjukan seni khas Kecamatan Balaraja ditampilkan seperti Rampak Bedug, Angklung Gubrak, Alat Musik Karinding, Tembang Nyimas Melati, launching motif batik kedua Mahkota Balaraja, serta nonton bareng film Jawara Balaraja.
Zaki mengatakan, kegiatan ini merupakan ajang dalam memperkenalkan kesenian tradisional Balaraja yang merupakan Jati diri dan identitas dari masyarakat asli Balaraja.
“Memperkenalkan kesenian tradisional Balaraja, sekaligus launching motif batik kedua mahkota Balaraja, mudah-mudahan bisa jadi Jati diri atau identitas asli masyarakat Balaraja yang menjadi kebanggaan kita semua,” ujar Zaki.
Zaki mengatakan, adanya gelaran Kesenian tradisional ini diharapkan dapat memperkenalkan budaya asli Balaraja kepada generasi muda.
“Mudah-mudahn ini bisa berlanjut terus gelaran seni dan budaya, paling penting generasi muda mengatahui keberadaan dari sejarah Balaraja,” ungkapnya.
Selain itu, pada gelaran ini juga sekaligus meresmikan adanya Car free Day (CFD) yang ada di wilayah Balaraja.
Pasalnya, CFD dapat membuat masyarakat bisa bersosialisasi serta memperbaiki komunikasi antara pemerintah Kecamatan dengan masyarakat.
“Car free Day lanjut, masyarakat banyak menemukan keberagaman, kebersamaan, aktifitas beragam, bukan hanya olahraga tapi juga sosialisasi antar masyarakat dan hubungan komunikasi pimpinan Kecamatan dan masyarakat bisa berlangsung baik,” tandasnya. (yogi/nji)

















