Kabupaten Pandeglang – Identitas mayat dalam karung di bawah jembatan Ciseukut, Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang akhirnya diketahui.
Mayat berjenis kelamin laki-laki itu berinisial SGP berusia 50 tahun warga Kuningan, Jawa Barat.
Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono menduga, SGP dibunuh oleh orang yang juga menghabisi pria yang mayatnya ditemukan di pesisir Pantai Karibea, Desa Tegal Papak, Kecamatan Pagelaran, Minggu (7/4/2019) lalu.
“Kuat dugaan kami bahwa dua orang ini dibunuh oleh pelaku yang sama. Tapi ini semua masih sebatas dugaan, kami mengintensifkan penyelidikan untuk mengungkap siapa dalang maupun yang mengeksekusi kedua mayat dalam karung itu,” ujar Indra, Kamis (11/4).
Dugaan itu berdasarkan hasil visum luar yang mempunyai kemiripan pada bekas luka kedua mayat tersebut.
“Di bagian dada atas terdapat luka lebam di duga adanya kekerasan benda tumpul, kemudian ada kekerasan benda tajam di bagian perut menembus ke hati. Ini ada kesamaan dari kedua korban yang ditemukan,” ungkap Indra.
Indra memastikan, kedua korban merupakan teman kerja sebagai driver yang bekerja di perusahaan tambang pasir di Kabupaten Lebak.
“Antara dua korban ini adalah rekan kerja yang intens berhubungan dalam kerjanya,” ujarnya.
Namun, polisi belum bisa mengungkap motif pembunuhan tersebut. Dugaan sementara, keduanya dihabisi karena motif ekonomi. Indra juga enggan menduga-duga jika pelaku adalah rekan kerja sendiri.
“Kami enggak bisa berandai-andai, kita lihat hasil penyelidikan lebih lanjut. Ada dugaan-dugaan (pelaku) terhadap seseorang, tapi kami tidak bisa sampai di sini, karena itu perlu pembuktian dan keterangan lebih lanjut dari beberapa saksi,” jelasnya.(aep/and)


















Discussion about this post