Depok, Suaranusantara.com – Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Lestiarty merespon baik pernyataan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil terkait pernyataan Ridwan Kamil mengenai pembatalan pembangunan Masjid Raya Depok apabila alih fungsi SDN 1 Pondok Cina 1 belum rampung.
“Klop antara gubernur dengan KPAI karena beliau juga memikirkan pendidikan anak bangsa. Kepentingan anak saya sampaikan hal itu diatas segalanya,” kata Retno kepada wartawan, Jumat (18/11/2022).
“Jangan sampai kebijakan yang diambil mengorbankan ratusan anak yang menempuh pendidikan,” sambungnya.
Retno meyakinkan KPAI mendukung langkah yang diambil oleh orang nomor satu di Jawa Barat itu.
“Saya dukung RK (Ridwan Kamil), ketika dia menyatakan itu. Dasarnya sudah jelas yakni Dasar UUD 45 juga menyatakan hal itu, UU Perlindungan anak juga menyatakan serupa bahwa hak anak atas pendidikan dijamin oleh Negara,” tegas Retno.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwal Kamil buka suara terkait permasalahan yang sedang terjadi di SDN Pondok Cina 1 yang terjadi beberapa hari ini.
Melaui akun instagramnya Kang Emil sapaan akrabnya meluruskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat hanya memiliki kapasitas menampung aspirasi daerah.
“Rumusannya sederhana, jika anggaran bantuan datang dari provinsi maka tugas kota atau kabupaten menyediakan lahan dengan baik dan aman,” tulis Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil menambahkan, bahwa yang terjadi pada situasi rencana pembangunan masjid di lahan SDN Pondok Cina 1 adalah selama ini Pemprov mendapatkan laporan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bahwa lahan sudah aman dan terkendali.
“Jadi jika lahan memang belum clean and clear untuk alih fungi sebaiknya dimusyawarahkan terlebih dahulu. Sampai semua pihak menerima,” tulis kang Emil dalam Instagramnya.
Ia juga menyebut jika nantinya polemik ini tidak kunjung menemui titik terang, maka niat pembangunan masjid itu bisa saja pindah lokasi, atau bahkan dibatalkan.
“Jika tidak, maka niat membangun masjid bisa pindah lokasi atau bisa juga tidak jadi dibangun atau dibatalkan,” katanya.(ADT)


















Discussion about this post