Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Daerah

Soal Penyesuaian Tarif, Komisi B DPRD DKI: PAM Jaya Tunaikan Janji Manis 2 Mantan Mitra Operator Selama 25 tahun

Fifi by Fifi
12 February 2025
in Daerah
Reading Time: 2 mins read
A A
Anggota Komisi B DPRD DKI Dwi Rio Sambodo, Direktur Pelayanan PAM Jaya Syahrul Hasan dan Pengamat Tata Kota Nirwono dalam acara Balkoters Talk, Rabu (12/2/2025).

Anggota Komisi B DPRD DKI Dwi Rio Sambodo, Direktur Pelayanan PAM Jaya Syahrul Hasan dan Pengamat Tata Kota Nirwono dalam acara Balkoters Talk, Rabu (12/2/2025).

3
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com – Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo merespon soal kebijakan penyesuaian tarif air yang dilakukan PAM Jaya.

Rio mengatakan, secara historis PAM Jaya memiliki komitmen yang kuat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Hanya saja selama 25 tahun sebelumnya, pengelolaan air minum masih dikuasai oleh dua mitra swasta selaku operator yaitu PT Aetra Air Jakarta dan PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja).

“Ketika akhir tahun 1990-an kemudian tahun 2007 pemerintah bertransformasi dari air keran, dan Palyja dan Aetra memang ada janji-janji manis untuk layanan air bersih atau air minum di Jakarta,” kata Rio dalam acara Balkoters Talk bertajuk ‘Upaya Tingkatkan Layanan Air Jakarta’ di Pressroom Balai Kota DKI, Rabu (12/2/2025).

BACAJUGA

PAM JAYA Bawa Pengelolaan Air Jakarta ke Forum Global PBB

PAM Jaya Pastikan Kualitas Air Jakarta Tetap Aman di Tengah Abu Vulkanik

“Persoalannya adalah janji manisnya itu nggak kesampaian, hingga kemudian kemarin ada satu proses transformasi yang kemudian ada suplai oleh PT Moya Indonesia,” tambahnya.

Diketahui, proses bisnis pengelolaan air di DKI Jakarta oleh PT Moya hanya dilakukan di enam Instalasi Pengolahan Air (IPA), milik PAM. Sedangkan tujuh IPA lainnya tetap dikelola PAM Jaya.

Rio memahami, penyesuaian tarif ini dilakukan untuk peningkatan pelayanan. Apalagi komoditi air minum dari PAM Jaya tidak pernah melakukan penyesuaian sejak 2007 lalu, sedangkan komoditi lain sudah sering terjadi perubahan.

“Kalau dibandingkan ya dari tahun 2007 sampai sekarang misalnya gitu, yang lain inflasi umum sampe 100 persen, kemudian air pemasan itu sampai 300 persen, harga minyak goreng sampe 200 persen, kemudian BBM sampai sekitar 100 sekia persen. Sementara air minum obat mengalami penyesuaian harga,” ungkapnya.

Rio juga mengapresiasi target realistis yang dipatok perseroan daerah itu. PAM Jaya menargetkan, dalam lima tahun sampai 2030 mendatang, cakupan pelayanan air minum sudah mencapai 100 persen atau 2 juta sambungan pipa.

“Kemudian menambah 7.000 kilometer pipanisasi sehingga menjadi 19.000, atau dari 68-69 persen menjadi 100 persen layanan,” ucap Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta ini.

Sementara, Direktur Pelayanan Perumda PAM Jaya Syahrul Hasan mengatakan, air yang diolah perseroan memang memiliki standar yang layak minum.

Hal ini mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Peksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan.

“Dalam konteks output nya untuk menyediakan air, dari sisi kualitas, kontinuitas dan ketejangkauan ini memang standarnya harus air minum,” ujarnya.

Syahrul tak menampik begitu banyak tantangan yang dihadapi perseroan daerah untuk mengubah kebiasaan masyarakat dari menggunakan air tanah ke air perpipaan. Salah satu wilayah yang paling dominan menggunakan air tanah adalah Jakarta Selatan, sehingga PAM Jaya membangun IPA Ciliwung dan IPA Pesanggrahan untuk menambah jumlah pelanggan dari wilayah setempat.

“Nah yang menjadi challenge (tantangan) buat kami, paling utama adalah bagaimana men-shifting warga Jakarta yang sudah belasan maupun puluhan tahun tinggal di wilayah tersebut (Jakarta Selatan), kemudian akan menjadi pelanggan PAM Jaya,” katanya.

Menurut dia, penggunaan air perpipaan memang harus diedukasi kepada seluruh masyarakat. Secara kasat mata mereka memang tidak dikenakan tarif air, karena memakai air tanah tetapi di sisi lain mereka harus membayar tagihan listrik untuk menyedot air dari bawah tanah.

“Kita tahu kan kalau sudah mulai cetekin (menyalakan) listrik untuk (pompa) jet pump langsung naik kan, itu berapa rupiah yang harus dibayarkan menggunakan token-token yang ada di rumah masing-masing,” tuturnya.

Tags: Dwi Rio SambodoPAM JayaPenyesuaian Tarif Air
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Daerah

Pasca Kebakaran, Pasar Jaya Dorong Percepatan Revitalisasi Pasar Serdang

by SNC 7
30 September 2026

Suaranusantara.com – Perumda Pasar Jaya berkomitmen untuk memperkuat urgensi...

Daerah

Perumda Sarana Jaya Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Kebakaran Ancol

by SNC 7
30 September 2026

Suaranusantara.com – Perumda Pembangunan Sarana Jaya melalui program #SaranaJayaPeduli...

Perluas Akses Pendidikan, Gubernur Pramono Jalin Kerja Sama dengan New York University

25 September 2026
LRT Jakarta Uji Coba Rute Kelapa Gading-Manggarai (Dok: LRT Jakarta)

LRT Jakarta Uji Coba Rute Kelapa Gading-Manggarai

10 September 2026

Antisipasi Abu Vulkanik, Pemprov DKI Semprot Water Mist Serentak di Koridor Utama Ibu Kota

6 September 2026

Demokrat Jakarta Sukses Gelar AHY Cup 2026, Ketum Dorong Pembinaan Atlet Voli

6 September 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

7 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

7 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

7 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

7 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

1 year ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Mengulik Profil dan Rekam Jejak Wisnu Hani Putranto, Kalapas Dipecat Imipas Buntut Temuan Klaster Mewah di Dalam Lapas
Nasional

Mengulik Profil dan Rekam Jejak Wisnu Hani Putranto, Kalapas Dipecat Imipas Buntut Temuan Klaster Mewah di Dalam Lapas

by Feri Spt
6 October 2026

Suaranusantara.com- Nama Wisnu Hani Putranto atau Wisnu Putranto kini tengah menjadi sorotan terkait temuan klaster mewah di...

Imipas Pecat Kalapas IIA Cibinong Wisnu Hani Putranto, Buntut Temuan Klaster Mewah di Dalam Lapas

Imipas Pecat Kalapas IIA Cibinong Wisnu Hani Putranto, Buntut Temuan Klaster Mewah di Dalam Lapas

6 October 2026
Kevin Diks dan Joey Pelupessy kembali ke Eropa usai juarai FIFA Asean Cup 2026 (Instagram @garuda.heritage)

6 October 2026
Pramono Bakal Pasang Saringan Sampah di 11 Sungai Jakarta, Ini Daftarnya

Pramono Bakal Pasang Saringan Sampah di 11 Sungai Jakarta, Ini Daftarnya

6 October 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau SSTBS di Jakarta Selatan, Senin 5 Oktober 2026 (Instagram @beritajakarta)

Tangani Sampah Kiriman, Pramono Anung Bakal Bikin Saringan Sampah di 11 Sungai Jakarta

6 October 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com