Suaranusantara.com- Saat bursa-bursa saham Asia justru mengalami koreksi di awal perdagangan Kamis ini, pasar modal Indonesia menunjukkan performa berbeda. IHSG bergerak ke zona hijau, didorong oleh aksi beli di sejumlah saham yang mendadak melonjak tinggi.
Beberapa bahkan langsung menyentuh batas ARA, menandakan gairah pasar yang kembali menghangat.
Di tengah penguatan ini, beberapa saham mencuri perhatian dengan lonjakan harga signifikan. Salah satu yang paling mencolok adalah saham PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) yang mencetak kenaikan sebesar 34,1 persen dan menyentuh batas auto rejection atas. Lonjakan drastis ini menjadikannya top gainer di hari itu.
Tidak hanya COCO, saham PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) juga menanjak tajam hingga 23,2 persen, disusul PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) yang meningkat 19 persen. Saham PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) turut meroket 15,3 persen, dan PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) melesat 12,8 persen, melengkapi daftar saham paling cuan hari itu.
Namun tak semua saham bersinar. Ada juga yang justru terjerembap ke zona merah dan masuk daftar top losers. Saham PT Chitose Internasional Tbk (CINT) mengalami tekanan paling dalam dengan penurunan mencapai 10,9 persen.
Penurunan serupa dialami saham PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) yang anjlok 7,3 persen, dan PT Mitra Pack Tbk (PTMP) yang turun 6,6 persen. Sementara saham PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) dan PT Bumi Citra Permai Tbk (BCIP) masing-masing melemah 6 persen dan 3,6 persen.
Selama sejam perdagangan, volume transaksi mencapai 4,32 miliar saham dengan nilai mencapai Rp2,08 triliun. Aktivitas pasar juga terbilang aktif dengan frekuensi mencapai lebih dari 300 ribu kali transaksi. Dari sisi pergerakan saham, terdapat 288 emiten yang mengalami kenaikan, 218 emiten turun, dan 243 lainnya stagnan.
Sementara itu, saham-saham unggulan dalam indeks LQ45 turut bergerak positif dengan penguatan 0,48 persen. Di sisi lain, bursa saham kawasan Asia justru melemah. Indeks Hang Seng Hong Kong tercatat turun paling dalam sebesar 1,1 persen, diikuti Shanghai Composite Index melemah 0,1 persen, Nikkei Jepang terkoreksi 0,08 persen, dan Straits Times Singapura turun 0,09 persen.


















Discussion about this post