Suaranusantara.com- Pasar saham Indonesia kembali menggeliat. Di tengah sentimen pasar yang membaik, indeks harga saham gabungan (IHSG) melaju kencang sejak awal perdagangan.
Euforia investor pun tampak mulai terasa, apalagi sejumlah saham langsung tancap gas hingga menyentuh batas auto rejection atas (ARA).
Sepanjang awal sesi, indeks terlihat stabil dalam zona hijau, berfluktuasi di rentang antara 6.910 hingga 6.929.
Sementara itu, suasana lantai bursa diwarnai oleh lonjakan tajam dari sejumlah saham. Lima emiten tercatat sebagai peraih kenaikan tertinggi pagi ini, bahkan tiga di antaranya langsung menyentuh batas maksimal kenaikan harian alias auto rejection atas (ARA). Data dari RTI menunjukkan, volume transaksi sudah mencapai 650 juta saham lebih, dengan nilai perdagangan menembus Rp 746 miliar, tersebar dalam lebih dari 65 ribu transaksi.
Kondisi tersebut turut ditopang oleh performa saham-saham seperti PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA), dan PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), yang masing-masing melejit hampir 25 persen.
Ketiganya sukses menyentuh batas ARA dan menjadi sorotan pagi ini. Tak kalah mengesankan, PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG) naik 22,3 persen dan PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI) melonjak 19,8 persen.
Di sisi lain, analis dari Reliance Sekuritas memperkirakan tren penguatan IHSG akan berlanjut. Dalam riset terbarunya, disebutkan bahwa indeks hari ini diprediksi akan bergerak dalam kisaran support di level 7.089 dan resistance di angka 7.191. Secara teknikal, bentuk candle “white spinning top” yang berada di atas garis rata-rata pergerakan (MA5 dan MA20) menunjukkan sinyal positif. Ditambah indikator Stochastic yang mengalami golden cross di area overbought, potensi penguatan semakin terbuka lebar.
Sebagai panduan transaksi, Reliance Sekuritas menyarankan beberapa saham unggulan untuk dipantau, di antaranya adalah EMTK, SCMA, MBMA, dan BREN yang dianggap memiliki prospek menarik di tengah pergerakan IHSG yang sedang mendaki.

















Discussion about this post