Suaranusantara.com- Awal pekan ini, kabar kurang menggembirakan datang bagi para investor logam mulia. Harga emas batangan milik PT Aneka Tambang ( Emas Antam) kembali mengalami penurunan setelah sempat stabil di akhir pekan lalu.
Pergerakan harga ini menjadi sorotan pelaku pasar, mengingat tren emas biasanya menjadi cerminan sentimen ekonomi global dan tingkat kepercayaan investor terhadap aset aman.
Berdasarkan data dari situs resmi logammulia.com, harga emas hari ini berada di level Rp2.278.000 per gram, turun dari posisi Rp2.290.000 per gram pada perdagangan Minggu (2/11) kemarin. Sementara itu, harga buyback tercatat di angka Rp2.143.000 per gram, juga turun dari sebelumnya Rp2.155.000 per gram.
Penyesuaian harga ini berlaku untuk seluruh ukuran emas batangan Antam, mulai dari pecahan 1 gram hingga 1.000 gram. Adapun rincian harga per unitnya antara lain: emas 1 gram dibanderol Rp2.278.000, emas 5 gram Rp11.125.000, emas 10 gram Rp22.220.000, dan emas 25 gram Rp55.464.000. Untuk ukuran yang lebih besar, seperti 50 gram, harganya mencapai Rp110.935.000, sedangkan pecahan 100 gram dilepas Rp221.864.000. Sementara emas batangan 1 kilogram (1.000 gram) kini dijual seharga Rp2.218.600.000.
Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017, setiap transaksi jual beli emas batangan dikenai pajak penghasilan (PPh) pasal 22. Untuk pembelian, pemilik NPWP akan dikenakan pajak sebesar 0,45 persen, sementara pembeli tanpa NPWP akan dikenai 0,9 persen.
Sementara itu, bagi yang menjual kembali emas dengan nilai transaksi di atas Rp10 juta, tarif pajak yang berlaku adalah 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP. Pajak ini langsung dipotong dari total nilai transaksi pada saat proses jual beli berlangsung.
Meski mengalami koreksi, sebagian pengamat menilai penurunan harga emas kali ini masih tergolong wajar. Fluktuasi seperti ini kerap terjadi menjelang akhir tahun, di mana pasar global cenderung menyesuaikan diri dengan kebijakan ekonomi baru dan perubahan nilai tukar. Investor disarankan untuk tetap mencermati tren beberapa hari ke depan sebelum mengambil keputusan jual atau beli.


















Discussion about this post