Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Ekonomi

BPS Mencatat Neraca Perdagangan Indonesia Berlanjut Surplus

SNC 9 by SNC 9
6 January 2026
in Ekonomi
Reading Time: 2 mins read
A A
Deputi BPS, Pudji Ismartini mengatakan Neraca perdagangan Indonesia telah mencatatkan surplus selama 67 bulan berturut- turut (suaranusantara.com)

Deputi BPS, Pudji Ismartini mengatakan Neraca perdagangan Indonesia telah mencatatkan surplus selama 67 bulan berturut- turut (suaranusantara.com)

2
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com – Neraca perdagangan Indonesia masih mencatat kinerja positif setelah mengalami surplus US$38,54 miliar sepanjang periode Januari hingga November 2025, atau naik US$9,30 miliar dibanding dengan periode yang sama tahun lalu.

”Neraca perdagangan Indonesia telah mencatatkan surplus selama 67 bulan berturut- turut sejak Mei 2020. Surplus sepanjang Januari–November 2025 ditopang oleh surplus komoditas nonmigas sebesar US$56,15 miliar, sementara komoditas migas masih mengalami defisit US$17,61 miliar, ” ungkap Pudji Ismartini, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan
Pusat Statistik (BPS), pada konferensi pers di Jakarta, Senin 5 Januari 2026.

Menurut Deputi BPS Pudji, nilai ekspor Januari-November 2025 naik 5,61 persen dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

BACAJUGA

BPS Ajak 42 Juta Unit Usaha Ikut Serta dalam Sensus Ekonomi 2026

Akselerasi Ekonomi Kerakyatan melalui Penyaluran Bansos, Bank Mandiri Jangkau Lebih 7,45 Juta Penerima Sepanjang 2025

Peningkatan ini terutama didorong oleh sektor industri pengolahan, yang mencatat nilai ekspor sebesar US$205,93 miliar, atau naik 14,00 persen.

Tiga besar negara tujuan ekspor Indonesia adalah Tiongkok, Amerika Serikat, dan India. Kontribusi ketiga negara ini mencapai 42,02 persen dari total ekspor nonmigas Indonesia pada
Januari-November 2025.

Tiongkok masih menjadi pasar ekspor utama komoditas non migas
Indonesia dengan nilai mencapai US$58,24 miliar (23,80 persen), disusul Amerika Serikat sebesar US$28,14 miliar (11,50 persen) dan India sebesar US$16,44 miliar (6,72 persen).

Nilai impor Indonesia pada Januari-November 2025 mencapai US$218,02 miliar atau meningkat 2,03 persen dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penyumbang utama masih berasal dari sektor nonmigas, dengan nilai impor US$188,61 miliar, naik 4,37 persen. Sedangkan impor sektor migas mengalami penurunan sebesar 10,81 persen menjadi US$29,42 miliar.

Dilihat dari sisi penggunaan, peningkatan impor terjadi pada barang modal. Nilai
impor barang modal, sebagai andil utama peningkatan impor, mencapai US$44,81 miliar atau naik 18,54 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Surplus perdagangan nonmigas sepanjang sebelas bulan pertama tahun ini sebagian besar ditopang oleh lima komoditas utama, yaitu lemak dan minyak hewani/nabati (US$30,29
miliar), bahan bakar mineral (US$25,20 miliar), besi dan baja (US$17,02 miliar), produk nikel (US$8,37 miliar), serta alas kaki (US$6,08 miliar).

Inflasi pada bulan Desember 2025
BPS mencatat pada bulan Desember 2025 terjadi inflasi sebesar 0,64 persen (m-to-m) atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 109,22 pada November 2025 menjadi 109,92 pada Desember 2025.Secara tahunan dan tahun kalender, terjadi inflasi sebesar 2,92 persen.

”Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi sebesar 1,66 persen dan memberikan andil inflasi sebesar 0,48 persen,” jelas Pudji.

Selain itu, terdapat komoditas yang masih memberikan andil deflasi pada Desember 2025, di antaranya cabai merah dengan andil deflasi 0,03 persen.

Berdasarkan komponen, inflasi bulan Desember 2025 utamanya didorong oleh inflasi komponen bergejolak dengan andil inflasi sebesar 0,45 persen.

Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah cabai rawit, daging ayam ras, bawang merah, dan telur ayam ras.

Selanjutnya, komponen inti memberikan andil inflasi sebesar 0,12 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi pada komponen inti adalah emas perhiasan dan minyak goreng.***

Tags: BPSNeraca perdaganganSurplus
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Rombongan DEN yang diketuai Luhut Binsar Pandjaitan bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana, Selasa 9 Juni 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)
Ekonomi

Rupiah Semakin Tertekan Rp 18.000 per Dolar AS, Luhut Cs Ingatkan Prabowo Soal Potensi Harga Naik Berdampak Langsung Kalangan Menengah ke Bawah

by Feri Spt
10 June 2026

Suaranusantara.com- Rupiah diketahui hingga Rabu 10 Juni 2026 masih...

Harga Emas Perhiasan Raja Emas Indonesia Turun pada Rabu, Hartadinata Abadi dan Laku Emas Tetap Stabil
Ekonomi

Harga Emas Perhiasan Raja Emas Indonesia Turun pada Rabu, Hartadinata Abadi dan Laku Emas Tetap Stabil

by Drt
10 June 2026

Suaranusantara.com - Harga emas perhiasan di sejumlah perusahaan perdagangan...

Promo Superindo

Super Indo Hadirkan Promo Diskon Produk Kecantikan dan Kesehatan hingga 10 Juni 2026

9 June 2026
Ilustrasi Rupiah mengalami pelemahan (Instagram @turboykun)

Rupiah Diprediksi Melemah, Dunia Usaha Tetap Optimis Terhadap Prospek Investasi Indonesia

9 June 2026
Harga Pertamax naik Rp.16.250 per liter (Instagram @sukabumiupdatecom)

Harga BBM Diesel Turun per 1 Juni 2026, Masyarakat dan Pelaku Usaha Diharapkan Semakin Terbantu

9 June 2026
Ilustrasi Emas Antam (Freepek)

Harga Emas Pegadaian Stabil pada Selasa, 9 Juni 2026, Jadi Pilihan Investasi Masyarakat

9 June 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

3 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

11 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bicara soal Pertamax naik Rp.16.250 per liter (Instagram @bahlillahadalia)
Nasional

Pertamax Harganya Bikin Kantong Jebol, Bahlil Pastikan BBM Subsidi Tidak Ada Kenaikan

by Feri Spt
12 June 2026

Suaranusantara.com- Rabu 10 Juni 2026 menjadi hari yang mungkin bisa dibilang seram, lantaran harga BBM Pertamina non...

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bantah soal kelangkaan batu bara imbas mati listrik (Instagram @bahlillahadalia)

Mati Listrik Lantaran Kelangkaan Batu Bara? Bahlil Beri Bantahan

12 June 2026
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bicara soal insentif imbas kenaikan harga Pertamax (Instagram @bahlillahadalia)

Bahlil Jawab Begini Soal Pemberian Insentif Imbas Pertamax Naik Rp 16.250 per Liter

12 June 2026
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia angkat bicara soal mati listrik akibat mesin trouble (Instagram @melangkahdaritimur.id)

Bahlil Akui Mati Listrik di Jawa Barat Lantaran Mesin Trouble, Janji Cepat Pulih

12 June 2026
Bayern Munchen

Bayern Munchen Siap Boyong Bintang PSV dan Frankfurt

11 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com