Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Ekonomi

Pemkab Lebak Diminta Kaji Ulang Kenaikan PBB

Suara Nusantara by Suara Nusantara
25 March 2019
in Ekonomi, Featured
Reading Time: 1 min read
A A
Ilustrasi. (tribunnews.com)

Ilustrasi. (tribunnews.com)

3
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kabupaten Lebak – Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Lebak diminta untuk dikaji ulang. Pasalnya, nilai kenaikan PBB dianggap sangat memberatkan masyarakat.

“Sangat memberatkan masyarakat, bayangkan angka kenaikannya 100 persen. Kenaikan pajak ini terparah sepanjang sejarah,” kata Sekjen Front Aktivis Rakyat Banten (Fakrab) Dede Yusuf, Minggu (24/3/2019).

Contohnya, ada salah satu Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) milik warga yang tidak terlalu luas namun naik 100 persen, padahal lokasi tanah tersebut berada di wilayah terpencil.

BACAJUGA

Bupati dan Wakil Bupati Lebak Didesak Minta Maaf ke Masyarakat

Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Lebak Turun Jadi 0,53 Persen

“Apa yang sebenarnya melatari hingga nilai NJOP terlalu tinggi atau PBB yang harus dibayar tinggi tersebut. Kami minta aparat desa tidak memberikan dulu SPPT kepada warga sebelum pemkab meninjau ulang karena kami menduga ini ada keteledoran dari pihak Bapenda,” pintanya.

Baca Juga: Warga Keluhkan Kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor

Kenaikan PBB juga dirasa akan semakin memberatkan beban pemerintah desa lantaran harus menutupi tunggakan PBB masyarakat karena pemkab menargetkan pembayaran PBB lunas.

Sementara itu, Kepala Bapenda Lebak Hari Setiono kepada wartawan mengatakan, kenaikan PBB menyesuaikan perhitungan pajak berdasarkan undang-undang dan Perda.

“Berkaitan dengan PBB, tahun ini hanya menaikan untuk bumi (tanah) satu tingkat di atasnya, dan bangunan kita menyesuaikan harga bangunan dan konstruksi dengan harga tahun 2018,” terang Hari.

Jika sebelumnya, harga bangunan dan konstruksi menggunakan harga tahun 2013, maka disesuaikan dengan harga tahun 2018. Sedangkan, jika tarif tidak naik tetap 0,1 persen untuk di bawah Rp1 miliar, sementara 0,2 persen untuk di atas Rp2 miliar.

“Itu sudah dijelaskan,” ucapnya.

Sebenarnya kata Hari, masyarakat yang hanya memiliki tanah tanpa bangunan, naik menjadi Rp10.000 dari semula Rp5.000.

“Karena (PBB) minimal sekarang itu harus Rp10.000, mungkin sebelum disebar SPPT desa hanya melihat kenaikan dari misalnya Rp20 juta jadi Rp40 juta, jadi kesannya kok naik Rp20juta. Padahal, kenaikan PBB rata-rata dari Rp5.000 sampai Rp10.000,” beber Hari menjelaskan.

Kenaikan itu sambung dia berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan mengenai kelas tanah dari kelas 1 sampai 100.

“Kelas 1 itu paling mahal, kelas 100 kelas paling murah. Kalau di Lebak kelasnya baru di bawah 75, jadi relatif masih kecil lah. Kalau masyarakat merasa keberatan bisa ajukan ke kami,” tutup Hari.(and/aul)

Tags: LebakPajakPajak Bumi dan Bangunan
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Rosan Roeslani selaku Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) (Instagram @sekretariat.kabinet)
Ekonomi

Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo Investasi Triwulan Pertama 2026 Tembus Rp 498,79 Triliun: Melebihi Target

by Feri Spt
22 April 2026

Suaranusantara.com- Rosan Roeslani selaku Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan...

Ilustrasi harga tiket pesawat naik (Instagram @villatourstravel)
Ekonomi

Waduh! Harga Tiket Pesawat Terancam Naik Imbas Konflik Timur Tengah, Sampai Berapa Persen?

by Feri Spt
10 April 2026

Suaranusantara.com- Harga tiket pesawat penerbangan domestik berpotensi mengalami kenaikan...

Ilustrasi Saham (IHSG)

Saham BUMI Koreksi Tipis, Analis Sebut Area Cuan Masih Terbuka

10 April 2026
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis Meski Dolar Perkasa, Pasar Pantau Negosiasi AS-Iran

10 April 2026
IHSG dibuka dalam perdana perdagangan saham awal tahun 2026 tanpa Presiden RI Prabowo Subianto (Instagram @bloombergtechnoz)

TEBE Terjun 13%, Ini Kaitannya dengan Dividen Jumbo

9 April 2026
Harga emas Antam melonjak tajam (instagram @vitajayaproperty)

Emas Antam Berpotensi Bergejolak, Analis Sebut Batas Bawah dan Atas Harga

7 April 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

10 months ago
LPS – OJK Perbaharui Juklak Pertukaran Data dan Informasi

Perkuat Tugas Pengawasan, Penjaminan dan Resolusi Bank, LPS – OJK Perbaharui Juklak Pertukaran Data dan Informasi

1 year ago
Golkar saat Jumpa Pers, Sabtu (13/5/2023), (Maya)

Golkar Daftar Bacaleg, Sachrudin : Target Kursi Jadi Pemenang

3 years ago
UU TNI baru digugat ke MK oleh sebanyak tujuh orang mahasiswa UI (foto : setkab.go.id)

Putusan MK Menolak Pemilu Proporsional Tertutup

3 years ago
Ini Kata Wali Kota Tangerang Terkait Wisuda Anak yang Dikeluhkan Orang Tua

Ini Kata Wali Kota Tangerang Terkait Wisuda Anak yang Dikeluhkan Orang Tua

3 years ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

KAI Daop 1 Jakarta Tambah Perjalanan Kereta Api 17–30 April 2026
Nasional

Mulai 9 Mei, Argo Bromo Anggrek Resmi Ganti Nama Jadi KA Anggrek

by SNC 7
5 May 2026

Suaranusantara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta memilih pendekatan baru dalam memperkuat citra...

DPD PSI Bandar Lampung Kutuk Keras Kekerasan terhadap Bro Ron

5 May 2026

Kronologi Pengeroyokan Waketum PSI di Jakarta Pusat

5 May 2026

Viral! Waketum PSI Dipukul Orang Tak Dikenal, Pelipis Robek

5 May 2026

Bukan Sekadar Tanggul, Giant Sea Wall Digadang Jadi Penopang Ekonomi Nasional

5 May 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com