Suaranusantara.com – Pencalonan Marshel Widianto sebagai Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) menuai banyak komentar dari berbagai pihak.
Salah satu komentar itu datang dari teman sejawatnya yang sama-sama berprofesi sebagai seorang stand up komedian yaitu Pandji Pragiwaksono.
Pandji menilai Marshel Widianto tidak pantas maju atau mencalonkan diri pada Pilkada sebagai Wakil Walikota Tangsel.
Tampil di podcast Deddy Corbuzier, Pandji mengatakan bahwa Marshel tidak layak maju pada Pilkada Tangsel karena memiliki masa lalu yang tidak bisa dijadikan teladan.
Panji menuturkan, Marshel Widianto tidak bisa menjadi teladan sebagai seorang pemimpin karena pernah menjadi kurir narkoba hingga antar jemput wanita jalang.
Selain itu, Panji mempertanyakan keputusan Gerindra memilih Marshel sebagai calon Wakil Walikota Tangerang Selatan tersebut.
“Kalau gue jadi orang yang dekat sama Gerindra, misalnya gue jadi buzzer-nya, gue akan bilang, ‘Ngapain lo milih orang yang dulunya antar jemput lonte untuk jadi Wakil Walikota Tangsel?” kata Pandji, dikutip pada Rabu, 3 Juli 2024.
“Dulunya bandar sabu dan abis itu suka beli bokep,” sambungnya.
“Maksud gue boleh, memang nggak ada orang lain?” tuturnya.
Meski begitu, Padji Pragiwaksono tidak menyalahkan Marshel sepenuhnya atas pencalonan tersebut.
Menurut Padji, sebelum mengajukan kadernya dalam sebuah pemilihan, pihak partai harusnya dapat memikirkannya lebih matang sebelum memutuskan.
“Tapi, bukan kesalahan Marshel menurut gue,” ujarnya.
“Anak Standup Indo itu isinya orang susah, kami punya mentalitas ada job, berangkat abangku. Apapun itu,” pungkasnya.


















Discussion about this post