Suaranusantara.com- Donald Trump Presiden AS ke-45 seakan tak mengalami rasa sakit usai mengalami kejadian yang hampir merenggut nyawanya yaitu ditembak pada Sabtu 13 Juli 2024 lalu.
Hal itu dikarenakan Donald Trump yang seharusnya dijadwalkan masih dalam kondisi pemulihan pasca peluru menembus telinga kanannya, sudah kemabli melanjutkan kampanye Pilpres.
Donald Trump padahal harus mendapat perawatan selama dua hari, namun tak sampai dua hari dia sudah kembali kampanye di Wisncousin pada Minggu 14 Juli 2024.
Trump mengatakan bahwa dia tetap pada jadwal semula hal ini dikarenakan dia tak mau membiarkan pelaku penembakan memaksa mengubah jadwal kampanye Pilpres.
“(Saya) baru saja memutuskan bahwa saya tidak bisa membiarkan ‘penembak’, atau calon pembunuh, memaksa perubahan jadwal, atau apa pun,” kata Trump dikutip dari USA Today, Senin 15 Juli 2024.
Dan diketahui pada hari ini Senin 15 Juli 2024 Trump juga akan menunjuk cawapres yang akan mendampinginya di Pilpres.
Ada sejumlah nama cawapres yang akan mendampingi Trump di antaranya Senator J.D. Vance dari Ohio, Senator Marco Rubio dari Florida dan Gubernur Dakota Utara Doug Burgum.
Trump mengatakan bahwa hanya Tuhan yang dapat mencegah terjadinya sesuatu yang tak terpikirkan.
Usai mengalami penembakan, Trump diketahui mendapat perawatan medis di sebuah rumah sakit.
Namun pada Minggu dia pulang dari rumah sakit dan memulihkan kondisinya di rumah dan pergi ke klub golfnya di Bedminster, New Jersey.
Setelah beberapa jam terluka terkena peluru di telinga kanan, Trump pun angkat bicara terkait insiden penembakan yang dialaminya.
Trump dalam kesempatan itu turut mendoakan kepada warga yang menjadi korban penembakan dan dia pun mengajak rakyat untuk sama-sama bersatu tak membiarkan kejahatan menang.
“Kami berdoa untuk kesembuhan mereka yang terluka, dan mengingat dalam hati kami kenangan warga negara yang terbunuh secara mengenaskan. Pada saat ini, lebih penting dari sebelumnya bagi kita untuk tetap bersatu, dan menunjukkan Karakter Sejati kita sebagai orang Amerika. Tetap Kuat dan Bertekad, dan tidak membiarkan Kejahatan Menang,” kata Trump pada Minggu 14 Juli 2024.
*


















Discussion about this post