Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan Beri Keterangan Berbeda Antara di BAP dan Sidang Soal Sumber Dana Hasto Kristiyanto, Mana yang Benar?

Feri Spt by Feri Spt
18 April 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Foto saat Wahyu Setiawan kenakan kemeja putih saat sidang Hasto Kristiyanto, Kamis 17 April 2025

Foto saat Wahyu Setiawan kenakan kemeja putih saat sidang Hasto Kristiyanto, Kamis 17 April 2025

2
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan menyampaikan keterangan berbeds antara di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan di sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta Kamis 17 April 2025 soal uang yang disebutnya bersumber dari Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Wahyu Setiawan hadir di sidang Hasto Kristiyanto dengan sebagai saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK).

Dalam sidang kemarin Kamis, Jaksa membacakan BAP Wahyu nomor 8 halaman 4 tertanggal 6 Januari 2020.

BACAJUGA

PDI Perjuangan: Lebaran 2026 Jadi Momen Wujudkan Persaudaraan Nasional dengan Saling Memaafkan

PDI Perjuangan Gelar Halbil Lebaran 2026 Dihadiri Dubes Inggris, Iran hingga Palestina, Hasto: Bahas Geopolitik-Global Warming

Di BAP itu, Wahyu meyakini sumber uang diduga suap terkait pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024 Harun Masiku berasal dari Hasto Kristiyanto.

Adapun uang itu diberikan melalui tiga kader PDI Perjuangan yang merupakan orang kepercayaan Hasto.

Tiga orang itu antara lain Saeful Bahri (Kader PDIP), Donny Tri Istiqomah (advokat PDIP), dan Agustiani Tio Fridelina (Kader PDIP yang sempat menjadi Anggota Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu).

“Adapun saya menyampaikan dan meyakini hal tersebut memang tidak memiliki bukti apa pun. Namun, menurut saya, sangat tidak mungkin saudara Saeful Bahri, Donny Tri Istiqomah, dan Agustiani Tio Fridelina secara sukarela memberikan sejumlah uang suap kepada saya, apalagi dengan tujuan agar pihak KPU mengganti calon legislatif terpilih dari PDIP, dari saudara Riezky Aprilia menjadi Harun Masiku,” ujar jaksa membacakan BAP Wahyu, Kamis 17 April 2025.

Jaksa mengatakan pernyataan itu juga sama halnya dengan disampaikan oleh Hasto Kristiyanto.

“Hal tersebut juga didukung dengan penyampaian yang sama oleh saudara Hasto Kristiyanto yang juga sempat meminta untuk dilakukan penggantian calon legislatif terpilih dari PDI Perjuangan,” sambung jaksa.

Dalam persidangan ini, jaksa menyatakan Wahyu telah membaca keseluruhan BAP ketika selesai diperiksa penyidik dan menandatanganinya. Wahyu membenarkan ini.

Tapi di dalam sidang, Wahyu menyampaikan pernyataan berbeda bahwa uang bukan berasal dari Hasto.

Jaksa pun mempertanyakan hal demikian mengapa dalam sidang ini Wahyu mengatakan uang diduga suap belum tentu berasal dari Hasto.

“Sementara tadi dalam persidangan ini saudara menyampaikan bahwa saudara tidak tahu sebenarnya dari mana, tetapi di BAP ini saudara bisa menyebutkan nama terdakwa Hasto Kristiyanto yang merupakan Sekretaris Jenderal PDIP yang terkait dengan sumber (uang) itu,” tanya jaksa.

Wahyu lantas memberi penjelasan. Dia menyebut nama Hasto karena yang bersangkutan sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan mempunyai kewenangan terhadap PAW.

Namun, mengenai sumber uang diduga suap, ia mengaku tidak mengetahui pasti berasal dari siapa.

“Bahwa dalam BAP itu saya ditanya terkait dengan pendapat, saya jujur menyampaikan tidak mungkin bu Tio, Donny dan Saeful memberikan uang pribadi kepada saya untuk kepentingan itu. Tetapi saya tidak bisa menyampaikan bahwa itu dari pak Hasto karena saya tidak tahu,” ujarnya.

Jaksa pun menanyakan kembali ke Wahyu atas dasar apa bisa menyimpulkan sumber dana itu dari Hasto.

“Makanya saya tanyakan apa alasan dasar saudara sehingga saudara menyimpulkan dana itu bersumber dari pak Hasto?” timpal jaksa.

Wahyu menjawab bahwa yang memiliki hak untuk menyampaikan itu adalah tiga orang kepercayaan Hasto yakni Donny, Tio dan Saeful.

“Sebenarnya pihak yang paling punya otoritas untuk menyampaikan itu ya pak Donny, bu Tio, dan pak Saeful karena saya dalam hal ini sebagai penerima,” jawab Wahyu.

“Tetapi memang di media juga sudah ramai bahwa yang menyebut nama pak Hasto itu dari pak Donny dan pak Saeful, bukan saya,” lanjut dia.

Wahyu lantas meminta jaksa memperjelas pertanyaan penyidik saat melakukan pemeriksaan terhadap dirinya sebagaimana dituangkan dalam BAP.

Majelis hakim lantas mengambil alih jalan persidangan dan menanyakan apakah itu merupakan jawaban Wahyu atau bukan.

“Betul,” ungkap Wahyu.

Hasto Kristiyanto didakwa atas kasus suap dan dugaan perintangan penyidikan terkait penanganan perkara Harun Masiku selaku mantan calon legislatif PDI Perjuangan.

Tags: Hasto KristiyantoJaksaKomisioner KPUSidangWahyu Setiawan
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Nasional

Prabowo Dorong Pengamalan Pancasila untuk Wujudkan Indonesia Makmur

by Fifi
1 June 2026

Suaranusantara.com - Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh masyarakat Indonesia...

Menhan Sjafire Sjamsoeddin saat konferensi pers membahas soal geopolitik dan geoekonomi bersama Panglima TNI dan Komisi I DPR RI
Nasional

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Kenang Ryamizard Ryacudu sebagai Prajurit Teladan bagi TNI

by snc4
1 June 2026

Suaranusantara.com Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, mengenang Jenderal...

Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat: Pengamalan Pancasila dalam Keseharian Menjadi Keharusan

1 June 2026
Johan Rosihan

Pancasila di Tengah Kebisingan Politik: Menemukan Kembali Arah Bangsa

1 June 2026

Siapkan Transformasi Bangsa, Prabowo: Harus Berani Ambil Keputusan yang Benar

1 June 2026
Lestari Moerdijat: Generasi Muda Harus Mampu Memahami Diri Sebelum Menjadi Pemimpin

Lestari Moerdijat: Generasi Muda Harus Mampu Memahami Diri Sebelum Menjadi Pemimpin

1 June 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

11 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

3 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

3 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Internasional

Wakil PM Qatar Temui Prabowo di Istana, Bawa Pesan Khusus dari Emir

by Fifi
1 June 2026

Suaranusantara.com - Presiden Prabowo Subianto, menerima kunjungan dari Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Negara Urusan Pertahanan Qatar,...

Anggota MPR RI: LKBB-PB Momentum Untuk Menunjukkan Nasionalisme

Anggota MPR RI: LKBB-PB Momentum Untuk Menunjukkan Nasionalisme

1 June 2026

Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Minta ASN Jadikan Pancasila Nilai Hidup

1 June 2026

Sebanyak 41.534 Penumpang Kereta Tiba di Jakarta Usai Libur Iduladha 1447 H

1 June 2026
Presiden RI Prabowo Subianto saat pidato KEM PPKF di rapat paripurna DPR, Rabu 20 Mei 2026 (Instagram @prabowo

Prabowo Subianto: SDA Indonesia Melimpah tapi Dinikmati di Luar Negeri

1 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com