Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Wealah, Selain Ijazah dan Foto Wisuda Diisukan Palsu Kini Muncul Skripsi Jokowi Diduga Dibuat Tahun 2018

Feri Spt by Feri Spt
27 April 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Skripsi Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi diduga baru dibuat 2018 (instagram @berjogja_com)

Skripsi Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi diduga baru dibuat 2018 (instagram @berjogja_com)

19
SHARES
158
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Soal kelulusan Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi masih terus dipermasalahkan, usai soal tudingan ijazah palsu lalu foto wisuda yang diduga diedit kini muncul lagi terkait skripsi yang diduga baru dibuat 2018.

Padahal Jokowi diketahui lulus dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada 1985 silam.

Terkait soal skripsi Jokowi yang diduga baru dibuat 2018, hal ini diungkap dalam sebuah kanal YouTube mencoba mengulik skripsi milik Jokowi melalui digital forensik.

BACAJUGA

Jokowi Pamer KTA PSI Resmi Jadi Anggota, Puan Maharani: Alhamdulilah, Selamat!

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Puan Maharani: Alhamdulillah

Video tersebut dibagikan oleh kanal YouTube IKeep OnTrack dengan judul “#Reuploaded, Digital Forensik Skripsi Jokowi yang Diduga Palsu, Menelusuri Temuan Fakta Digital” dan diunggah pada 25 April 2025.

Digital forensik sendiri merupakan cabang ilmu forensik yang berfokus pada pengidentifikasian dan pelaporan bukti digital yang disimpan dalam perangkat elektronik.

Cuplikan video yang kemudian dibagikan ulang oleh akun X @Sandika_Noor tersebut mengungkapkan bahwa skripsi diduga ditulis pada 2018, padahal Jokowi lulus dari UGM pada 1985.

Dalam rekaman tersebut, pemilik akun mengunduh skripsi milik Jokowi yang berjudul “Studi Tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis Pada Pemakaian Akhir di Kotamadya Surakarta” dan memeriksa properti dokumen menggunakan Adobe Acrobat Reader.

Adapun properti dokumen umumnya berisi informasi tambahan tentang sebuah file yang berisi judul, nama penulis, tanggal pembuatan, hingga tanggal terakhir dokumen dimodifikasi.

“Kita akan download ini ya, bibliografi. Kemudian yang kedua ini, table of content. Selanjutnya, title ya. Oke, saya akan tunjukkan data forensiknya yang ada di PDF ini. Setelah kita download, kita buka aja. Saya menggunakan Acrobat Reader,” ucap suara lelaki dalam video tersebut.

Pembuat video menyebutkan bahwa skripsi Jokowi dibuat pada 2018 dan diunggah pada 2019 sekitar pukul 13.00 WIB.

“Pertama, masuk ke Menu. Kita klik Property. Nah, di sini akan kelihatan ternyata dibuatnya tahun 2018, bulan Februari, tanggal 19. Kalau tadi diuploadnya tahun 2019. Jam 1 lebih 12 menit, detik ke-15. Jam 1 siang ya,” jelasnya.

Tak hanya itu, pembuat konten tersebut juga dapat melihat jenis huruf atau font yang digunakan pada skripsi milik Jokowi, yaitu Times New Roman.

Font Times New Roman sendiri juga nenjadi perdebatan publik lantaran dinilai tidak sesuai dengan era 1980-an hingga 1990-an, tahun di mana Jokowi menyelesaikan studi di UGM.

Beberapa pihak menilai jika Times New Roman belum tersedia atau umum digunakan pada periode tersebut.

“Kemudian dimodified juga di hari yang sama, tapi ini empat menit kemudian. Ini dibuat menggunakan Fox Eat Phantom PDF Printer verson 7.3.4.0308. Ini security nggak ada, tapi di fontnya menarik. Ini font yang diperdebatkan juga yaitu adalah Times New Roman. Di samping juga ada Helvetica,” tambahnya.

Lebih lanjut, pemilik video menduga mengapa alasan skripsi tersebut dibuat pada 2018 sebagai perlawanan atas buku berjudul Jokowi Undercover yang viral pada 2017.

Buku itu sendiri ditulis oleh Bambang Tri Mulyono, di mana penulis membongkar jati diri Jokowi. Penulis menyebut bahwa Jokowi memalsukan data saat mencalonkan diri menjadi Presiden Republik Indonesia ke-7 pada Pemilu 2014.

“Selanjutnya, kenapa di tahun 2018? Konon ceritanya, perseteruan ini terjadi setelah ada buku yang dibuat oleh seseorang dengan judul Jokowi Undercover. Nah, kita akan lihat bukunya. Di buku ini pun kita bisa lihat digital forensiknya ya. Kita masuk ke Menu, kemudian ke Document Property. Nah di sini ketahuan ini yang membuat adalah Baratef. Kemudian dibuatnya tahun 2016,” imbuhnya.

 

Tags: digital forensifoto wisudaIjazahJokowiskripsiUGM
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Sidak lapas IIA Cibinong Jawa Barat oleh Komisi XIII DPR RI (Dok suaranusantara.com)
Nasional

Komisi XIII DPR RI Sidak Lapas IIA Cibinong, Perintahkan Petugas Kosongkan Klaster Mewah: Barang-barang Dikeluarkan

by Feri Spt
30 September 2026

Suaranusantara.com- Komisi XIII DPR RI pada Rabu 30 September...

Pertamax bakal melejit sampai Rp 18-20 ribu (Instagram @info.baleendah)
Nasional

Pemerintah Wanti-wanti, Pertamax Cs Bakal Naik Lagi Ikuti Harga Minyak Dunia

by Feri Spt
30 September 2026

Suaranusantara.com- Pemerintah melalui Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral...

Ketua DPP PDI Perjuang Said Abdullah bicara soal pertemuan lanjutan antara Presiden Prabowo dan Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri (Instagram @pinterpolitik)

PDI Perjuangan Bicara Soal Pertemuan Lanjutan Prabowo dan Megawati Soekarnoputri: Kemungkinan 17 Oktober Pas Ulang Tahun Presiden

30 September 2026
Momen Presiden Prabowo takziah ke Megawati Soekarnoputri atas wafatnya Guruh Sukarnoputra (Instagram @sekretariat.kabinet)

Prabowo dan Megawati Soekarnoputri Dikabarkan Akan Bertemu Lagi, Puan Maharani Atur Jadwal Makan Nasi Goreng Bareng

30 September 2026
Ilustrasi Kopdes Merah Putih (Instagram @info.babat)

Kemenkop Bantah Soal Calon Manajer Kopdes Merah Putih Pilih Mundur Usai Penempatan Tak Sesuai Domisili

30 September 2026
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) minta calon manajer terima keputusan penempatan (Instagram @zhulfakar)

Ramai Keluhan Soal Penempatan Tak Sesuai Domisili, Zulhas Minta Calon Manajer Kopdes Merah Putih Terima Keputusan

30 September 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

7 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

7 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

7 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

7 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

7 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

LPS pertahankan tingkat bunga penjaminan (dok Suaranusantara.com)
Ekonomi

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan: Menjaga Kepercayaan Masyarakat, Dukung Stabilitas Sistem Keuangan

by Feri Spt
30 September 2026

Suaranusantara.com- Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui Rapat Dewan Komisioner (RDK) yang digelar Senin 28 September 2026 memutuskan...

Ipda Purnomo Polisi Baik tutup akun YouTube (Instagram @mr.aji.annawiy)

Sedih! Ipda Purnomo Polisi Baik Pilih Tutup Akun YouTube, Penghasilan Dibuat Bantu ODGJ Malah Jadi Buruan Pajak

30 September 2026
Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota (Instagram @bung.joaomota)

Bukan Kaleng-kaleng! Transaksi Kopdes Merah Putih Tembus Rp 31 Miliar

30 September 2026
Johan Rosihan bicara soal ancaman Cs-137

Johan Rosihan: APBN 2027 Harus Terasa Manfaatnya sampai ke Seluruh Rakyat

29 September 2026
Ilustrasi Kopdes Merah Putih (Instagram @hypekabar)

Ratusan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Geruduk Kantor PT Agrinas Pangan Nusantara, Layangkan Protes Soal Penempatan Tak Sesuai Domisili

29 September 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com