Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Puan Maharani Tekankan Pemerataan Pendidikan di Momen Hardiknas

Drt by Drt
2 May 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Ketua DPR RI Puan Maharani (Dok DPR RI)

Ketua DPR RI Puan Maharani (Dok DPR RI)

2
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Ketua DPR RI Puan Maharani menyerukan pentingnya pemerataan layanan pendidikan dalam momentum Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap 2 Mei. Ia menyebutkan bahwa Hardiknas seharusnya menjadi ajang evaluasi atas pelaksanaan amanat konstitusi dalam bidang pendidikan.

Puan Maharani menyoroti bahwa pendidikan bukan sekadar slogan atau perayaan simbolik, melainkan hak setiap anak bangsa. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah memiliki kewajiban untuk memastikan seluruh anak Indonesia, baik yang tinggal di perkotaan maupun wilayah terpencil, memperoleh pendidikan yang setara dalam kualitas.

“Akses pendidikan yang adil dan layak masih menjadi kemewahan bagi sebagian anak Indonesia di daerah terpencil. Banyak sekolah di pelosok berdiri tanpa guru tetap, tanpa listrik, tanpa jaringan internet, bahkan tanpa bangku yang memadai,” tuturnya.

BACAJUGA

Lestari Moerdijat: Dorong Sosialisasi Masif SIBI untuk Tingkatkan Literasi Masyarakat

Soroti Gempa Sulut, Puan Maharani Dorong Percepatan Bantuan untuk Warga Pulau Terluar

Puan menilai, banyak anak-anak di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) yang masih sulit mengakses bangku sekolah lantaran jarak dari rumah ke sekolah yang jauh serta infrastruktur jalan yang tidak memadai.

“Anak-anak di daerah tertinggal masih harus berjalan kaki berjam-jam untuk bersekolah. Ini menunjukkan kita belum sepenuhnya merdeka dalam pendidikan,” ungkap Puan.

Oleh karenanya, perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu meminta Pemerintah pusat dan daerah untuk bersinergi memperkuat infrastruktur dasar pendidikan, khususnya di kawasan 3T. Termasuk, kata Puan, dengan keberpihakan anggaran yang lebih berani dan berkeadilan.

“Negara tidak boleh menutup mata bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak cukup dengan angka partisipasi sekolah, tetapi harus dibarengi dengan kualitas dan keadilan akses layanan pendidikan,” sebutnya.

Apa yang disampaikan Puan sejalan dengan tema Hari Pendidikan Nasional 2025 yakni ‘Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua’.

“Pendidikan yang berkualitas harus hadir di setiap jengkal negeri kita tercinta. Karena selain menjadi amanat konstitusi, pendidikan adalah modal utama membangun sumber daya manusia (SDM) unggul bagi negara,” tegas Puan.

Lebih lanjut, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut juga menyuarakan soal nasib para guru dan tenaga pendidik lainnya sebagai pejuang garda terdepan pendidikan nasional.

“Hingga saat ini, masih banyak guru dan elemen tenaga pendidik lain yang mengabdi dengan penuh dedikasi, namun tidak kunjung mendapatkan kejelasan status, upah layak, maupun jaminan kesejahteraan,” ujar mantan Menko PMK itu.

“Pemerintah harus memastikan bahwa penghormatan terhadap guru tidak cukup dengan seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui rekrutmen yang adil, pengangkatan yang transparan, gaji yang manusiawi, serta jaminan sosial yang pasti,” sambung Puan.

Di sisi lain, Puan juga menyoroti berbagai tantangan dalam dunia pendidikan yang cukup mengkhawatirkan seperti maraknya kasus bullying dan kekerasan di sekolah, hingga kenakalan remaja. Ia menyebut penanganan berbagai tantangan dunia pendidikan itu diperlukan kerja sama semua pihak.

Puan menekankan bahwa penanganan kasus bullying, kenakalan anak, dan kekerasan di dunia pendidikan harus dilakukan secara komprehensif.

“Penanganan terhadap pelaku dan korban bullying serta anak bermasalah harus melibatkan orang-orang yang berkompeten di bidangnya. Dan harus dilakukan dengan cara atau pendekatan humanis,” ucap Puan.

“Kebijakan yang diambil harus berdasarkan basis data yang jelas dan sebaiknya difokuskan pada pendidikan karakter dan psikologi serta memerhatikan unsur sosial budaya sebagai kekuatan utama dalam mencegah kenakalan anak,” jelas cucu Bung Karno tersebut.

Tags: HardiknasPendidikanPuan Maharani
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Mensesneg Prasetyo Hadi angkat bicara soal pernyataan Hotman Paris sebut nama Presiden Prabowo demi bela Febrie Adriansyah (Instagram @prasetyo_hadi28)
Nasional

Istana Minta Hotman Paris Jangan Kaitkan Prabowo dengan Kasus Febrie Adriansyah

by Feri Spt
20 July 2026

Suaranusantara.com- Pihak Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo...

Presiden RI Prabowo Subianto beri sinyal pangkas anggaran TNI-Polri (Instagram @sekretariat.kabinet)
Nasional

Demi Atasi Kemiskinan di RI, Prabowo Buka Peluang Pangkas Anggaran TNI-Polri

by Feri Spt
20 July 2026

Suaranusantara.com- Demi mengatasi angka kemiskinan di Indonesia, Presiden RI...

Menteri PU Dody Hanggodo kabarnya bakal kena reshuffle kabinet pada Agustus 2026 (Instagram @katakitaig)

Beredar Kabar Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Kena Reshuffle Agustus: Prabowo Tak Menyukai Menteri yang Bikin Kegaduhan

20 July 2026
Presiden RI Prabowo Subianto Senin sore 20 Juli 2026 akan gelar sidang kabinet (Instagram @sekretariat.kabinet)

Sore Ini Prabowo Akan Kumpulkan Menteri-menterinya Gelar Sidang Kabinet, Apa yang Bakal Dibahas?

20 July 2026
Pengacara kondang Hotman Paris bela Febrie Adriansyah yang terseret kasus korupsi dan TPPU (Instagram @komunitaskabarmadura)

Imbas Bela Febrie Adriansyah, Followers IG Hotman Paris Langsung Turun Drastis

20 July 2026
Jubir Partai Gerindra Andre Rosiade kritik pernyataan Hotman Paris yang bawa nama Presiden Prabowo untuk bela Febrie Adriansyah (Instagram @ntvnews.id)

Partai Gerindra Minta Hotman Paris Tak Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Prabowo: Tidak Ada Urusannya Sama Sekali

20 July 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

4 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

4 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

4 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

4 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

4 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Harga emas Antam turun per Senin 20 Juli 2026 (Freepek)
Ekonomi

Senin 20 Juli Harga Emas Antam Turun ke Level Rp 2,610 Juta, Buyback Ikutan Merosot Berikut Harga Lengkapnya

by Feri Spt
20 July 2026

Suaranusantara.com- Senin 20 Juli 2026 perdagangan emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk mengalami penurunan Rp.2.610 juta...

Hotman Paris kini jadi kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah (Instagram @kualimerahputih)

GNK Kritik Keras Soal Hotman Paris Sebut-sebut Nama Prabowo Demi Bela Febri Adriansyah

20 July 2026
Hotman Paris ditunjuk jadi kuasa hukum Febrie Adriansyah (Instagram @komunitakabarmadura)

Hotman Paris Sebut Penetapan Status Tersangka Febrie Adriansyah Harus Izin Prabowo, Komisi III DPR: Tidak Ada Aturannya

20 July 2026
Wakil Ketua MPR RI Eddu Soeparno

Kebakaran TPA Terus Berulang, Eddy Soeparno: Benahi Hulu dan Pengawasan TPA

18 July 2026
Siti Fauziah di acara LCC Papau Selatan

Merajut Persatuan dari Papua Selatan, Menguatkan Empat Pilar dari Ujung Timur Negeri

18 July 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com