Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Gelar FGD, BP MPR Bahas Kedaulatan Rakyat dalam Perspektif Demokrasi Pancasila

Drt by Drt
7 November 2025
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
Gelar FGD, BP MPR Bahas Kedaulatan Rakyat dalam Perspektif Demokrasi Pancasila

Gelar FGD, BP MPR Bahas Kedaulatan Rakyat dalam Perspektif Demokrasi Pancasila

2
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Ketua Badan Pengkajian MPR RI Prof. Dr. Yasonna H. Laoly menegaskan pentingnya meninjau kembali pelaksanaan kedaulatan rakyat dalam kerangka Demokrasi Pancasila.

Hal itu disampaikan saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Kelompok I Badan Pengkajian MPR bertema “Kedaulatan Rakyat dalam Perspektif Demokrasi Pancasila” di Bintaro, Kota Tangerang Selatan, Banten, Rabu (5/11/2025).

Yasonna mengatakan, sesuai Keputusan MPR Nomor 3 Tahun 2004, Badan Pengkajian MPR memiliki mandat untuk mengkaji Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 beserta pelaksanaannya secara komprehensif dengan melibatkan partisipasi masyarakat.

BACAJUGA

Ahmad Muzani: Indonesia dan Tiongkok Saling Belajar dalam Penanggulangan Kemiskinan dan Pengelolaan Keberagaman

Dorong Kemandirian Fiskal, Fraksi Golkar MPR RI Usulkan UU Khusus Obligasi Daerah

“Demokrasi yang kita jalankan sejak masa reformasi merupakan spirit utama perubahan konstitusi. Setelah lebih dari 20 tahun berjalan, sudah saatnya kita mereview dan melihat hal-hal yang perlu diperkuat,” ujar Yasonna.

Menurutnya, penguatan perlindungan HAM, pelembagaan demokrasi, serta pembagian kekuasaan yang proporsional antara legislatif, eksekutif, dan yudikatif menjadi bagian penting dalam menjaga makna kedaulatan rakyat.

“Konstitusi jangan hanya dimaknai secara prosedural. Kita perlu memastikan substansi kekuasaan tetap berpihak pada rakyat,” tegasnya.

FGD tersebut dihadiri Pimpinan dan para anggota Badan Pengkajian MPR RI, antara lain Andreas Hugo Pareira, Ahmad Basarah, Firman Soebagyo, Endang Setyawati Thohari, I G Ngurah Kesuma Kelakan, Hasan Basri Agus, Al Muzzammil Yusuf, Andi Yuliani Paris, Jialyka Maharani, Denty Eka Widi Pratiwi, Al Hidayat Samsu, Yance Samonsabra, dan Aji Mirni Mawarni.

Hadir pula narasumber akademisi dan pakar komunikasi politik, yakni Guru Besar LSPR Prof. Dr. Lely Arrianie, M.Si; Dosen FISIP UI Dr. Cecep Hidayat; dan Founder Drone Emprit Ismail Fahmi, Ph.D.

Turut hadir Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dan Kepala Biro Pengkajian Konstitusi Setjen MPR Heri Herawan serta pejabat dan staf Sekretariat Badan Pengkajian MPR sebagai dukungan teknis.

Kedaulatan Rakyat Harus Dimaknai Secara Substantif

Dalam paparan awal, Guru Besar Komunikasi Politik LSPR Jakarta, Prof. Dr. Lely Arrianie, menegaskan bahwa kedaulatan rakyat dalam Demokrasi Pancasila tidak boleh dipahami sekadar sebagai prosedur pemilihan umum. Menurutnya, demokrasi Pancasila adalah sistem yang menegakkan keseimbangan antara hak dan kewajiban warga negara serta menjamin kepastian hukum bagi seluruh rakyat.

“Demokrasi Pancasila muncul sebagai antitesis terhadap demokrasi terpimpin, tetapi esensinya lebih dalam: menegakkan hak hidup rakyat dan mencegah kekuasaan yang sewenang-wenang,” ujar Lely.

Ia menjelaskan, sejak amandemen UUD 1945, frasa “kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar” menunjukkan adanya visi konstitusional yang adaptif terhadap perubahan zaman.

“Kalau sistem yang ada tidak lagi relevan, konstitusi memberi ruang untuk penyesuaian. Ini pemikiran visioner yang perlu dijaga,” ucapnya.

Menurut Lely, demokrasi Pancasila mengandung tiga prinsip utama yang tidak bisa dipisahkan: human rights, substantive democracy, dan social justice. Ketiganya menjadi fondasi moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Esensi demokrasi kita bukan sekadar formalitas lembaga, tapi keseimbangan antara hak, kewajiban, dan tanggung jawab konstitusional,” ujarnya.

Sementara itu, Dosen FISIP Universitas Indonesia, Dr. Cecep Hidayat menjabarkan bahwa demokrasi prosedural perlu kembali ke nilai Pancasila

Cecep menilai, praktik demokrasi di Indonesia saat ini terlalu menitikberatkan pada aspek prosedural, sementara nilai-nilai substansial seperti musyawarah, keadilan sosial, dan etika politik mulai terpinggirkan.

“Pasal 1 ayat 2 UUD 1945 menyebut kedaulatan di tangan rakyat. Pertanyaannya, apakah praktik kita masih mencerminkan nilai-nilai Pancasila?” ujarnya.

Menurut Cecep, demokrasi Pancasila tidak hanya tentang voting, melainkan juga musyawarah rasional dan partisipasi bermakna. Ia mengingatkan bahwa demokrasi integralistik yang digagas Soepomo pada 1945 berbeda dari liberalisme Barat, karena menolak ekstrem individualistik maupun otoriter.

Berdasarkan data BPS, Indeks Demokrasi Indonesia 2024 berada di angka 79,61 atau kategori sedang, sementara indeks persepsi korupsi Indonesia masih rendah, yakni skor 34 dari 100. “Data ini menunjukkan lemahnya etika dan institusionalisasi politik,” katanya.

Cecep juga menyinggung munculnya Gerakan 17+8 yang berkembang di media sosial sebagai bentuk partisipasi digital generasi muda. “Gerakan itu menunjukkan kesadaran politik baru. Tapi ruang digital ini juga harus diatur dengan nilai etika Pancasila,” ujarnya.

Founder Drone Emprit, Ismail Fahmi, Ph.D., lebih menyoroti era demokrasi digital. Dimana publik, lebih percaya timeline daripada parlemen.

Ismail melihat, demokrasi Indonesia tengah mengalami transisi menuju era digital, ditandai meningkatnya partisipasi publik di dunia maya dan menurunnya kepercayaan pada lembaga formal.

“Sekarang publik lebih percaya timeline daripada parlemen. Pertanyaannya, ini tanda pencerahan atau gejala krisis kepercayaan?” ujar Ismail.

Ia mencontohkan fenomena Gerakan 17+8 dan simbol warna seperti Brave Pink, Hero Green, dan Resistance Blue yang muncul secara organik di media sosial sebagai ekspresi solidaritas rakyat.

“Data kami mencatat ada sekitar 7 miliar interaksi digital terkait gerakan ini. Itu menunjukkan betapa kuatnya ruang digital sebagai arena baru kedaulatan rakyat,” katanya.

Namun Ismail juga menyoroti lambannya respons lembaga negara terhadap isu digital. “Ketika muncul hoaks soal DPR, mestinya klarifikasi dilakukan cepat. Karena tidak dilakukan, publik terus menyebarkan narasi keliru,” ujarnya.

Menurutnya, negara perlu mengelola ruang digital bukan dengan pendekatan represif, tetapi dengan semangat dialog dan musyawarah terbuka.

“Alih-alih menakuti, negara seharusnya menjadikan ruang digital sebagai Digital Civic Space, ruang musyawarah kebangsaan baru berbasis Pancasila,” tegasnya.

Dialog untuk Memperkuat Nilai Demokrasi Pancasila

Melalui forum ini, Badan Pengkajian MPR berharap dapat menghimpun pandangan akademik dan publik untuk memperkuat pelaksanaan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan demokrasi nasional.

“FGD ini merupakan bagian dari upaya konstitusional MPR dalam memastikan kedaulatan rakyat berjalan sesuai amanat Pancasila dan UUD 1945,” pungkas Yasonna.

Tags: BP MPR RIDemokrasi PancasilaMPR RIYasonna H Laoly
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Akselerasi Pembiayaan Digital, Kopra by Mandiri Hadirkan Fitur Kredit Agunan Deposito (KAD)
Nasional

Akselerasi Pembiayaan Digital, Kopra by Mandiri Hadirkan Fitur Kredit Agunan Deposito (KAD)

by snc4
11 December 2025

Suaranusantara.com- Bank Mandiri menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam...

Lestari Moerdijat
Nasional

Lestari Moerdijat: Bangun Sistem Peringatan Dini Bencana yang Tepat untuk Tekan Risiko Dampak Cuaca Ekstrem

by Feri Spt
10 December 2025

Suaranusantara.com- Lestari Moerdijat mengatakan keseluruhan data cuaca dan peta...

Ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) MPR RI Melchias Markus Mekeng

Sarasehan Nasional Bandung, Ketua FPG MPR RI Dorong Obligasi Daerah untuk Perkuat Kemandirian Fiskal

10 December 2025
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno saat rapat bersama Zulhas dan Hasim

Rapat Bareng Hashim – Zulhas, Eddy Soeparno Paparkan Peta Jalan Penataan Pasar Karbon

10 December 2025
Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia, Vladimir Putin saat bertemu hari ini Rabu 10 Desember 2025 (Instagram @prabowogibran)

Sambut Kedatangan Prabowo, Putin Sampaikan Belasungkawa Atas Bencana Banjir Sumatera

10 December 2025
Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu hari ini Rabu 10 Desember 2025 (Instagram @prabowogibran)

Hari Ini Prabowo dan Putin Bertemu di Moskow, Ada Apa?

10 December 2025

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Kenali saham gorengan di IHSG

Dibayangi Net Sell, Saham DEWA Terus Merosot Sejak Awal Desember

6 days ago
Kayu gelondongan nampak menumpuk usai banjir melanda Sumatera-Aceh (instagram @masjidnurulashri)

Bukan Perkebunan Sawit, Ahli IPB dan UGM Ungkap Biang Kerok Banjir Sumatera Gara-gara Ini…

7 days ago
Acara Koperasi PERAHU Haji, Umroh, dan Halal Tour Expo 2025 resmi dibuka di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan pada Rabu, 10 Desember 2025 (suaranusantara.com)

Koperasi PERAHU Resmi Menggelar Haji, Umroh, dan Halal Tour Expo 2025 di Mall Kota Kasablanka

17 hours ago
Mahasiswa Pascsarjan UKI gelar Seminar Nasional

Pascasarjana Hukum UKI Gelar Seminar Nasional Bahas Optimalisasi Bank Tanah untuk Dukung Investasi Nasional

1 week ago
Korban bencana banjir Sumatera-Aceh masih terus pencarian. Foto saat BNPB tengah mengevakuasi korban bencana banjir (instagram @unilad.id)

Update Terbaru Korban Banjir Sumatera-Aceh, BNPB: 712 Tewas dan 507 Hilang

1 week ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

Anggaran MBG Rp 70 Triliun Dibalikin BGN ke Prabowo, Kenapa?

Motorola Moto X70 Air Resmi Meluncur, Ponsel Tipis dengan Performa Kelas Menengah

TNI Buka Pendaftaran PA PK 2025, Ini Jadwal dan Mekanismenya

BERITA TERKINI

Presiden RI Prabowo Subianto terima penghargaan dari Presiden Pakistan Asif Alo Zardari (Instagram @prabowogibran)
Nasional

Keren! Prabowo Dianugerahi Bintang Tertinggi ‘Nishan-e-Pakistan’ oleh Presiden Pakistan, Dinilai Punya Jasa Besar Hubungan Bilateral Kedua Negara

by Feri Spt
10 December 2025

Suaranusantara.com- Selama dua hari Presiden RI Prabowo Subianto yakni Senin dan Selasa 8-9 Desember 2025 melakukan kunjungan...

Lewandowski

AC Milan Kejar Lewandowski, Siapkan Skema Tukar Nkunku

10 December 2025
Cesc Fabregas

Posisi Arne Slot Terancam, Cesc Fabregas Masuk Radar Liverpool

10 December 2025
Bursa Transfer

Prediksi Bursa Transfer Musim Dingin! Barcelona Korbankan Bintang Demi Dana Segar

10 December 2025
Ketua MPR RI Ahmad Muzani saat hadiri acara cinta Budaya Nusantara, Minggu malam 7 Desember 2025

Muzani Ajak para Seniman Gunakan Teknologi Digital untuk Mengembangkan Seni Budaya

10 December 2025
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com