Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Gelar FGD, BP MPR Bahas Kedaulatan Rakyat dalam Perspektif Demokrasi Pancasila

Drt by Drt
7 November 2025
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
Gelar FGD, BP MPR Bahas Kedaulatan Rakyat dalam Perspektif Demokrasi Pancasila

Gelar FGD, BP MPR Bahas Kedaulatan Rakyat dalam Perspektif Demokrasi Pancasila

2
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Ketua Badan Pengkajian MPR RI Prof. Dr. Yasonna H. Laoly menegaskan pentingnya meninjau kembali pelaksanaan kedaulatan rakyat dalam kerangka Demokrasi Pancasila.

Hal itu disampaikan saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Kelompok I Badan Pengkajian MPR bertema “Kedaulatan Rakyat dalam Perspektif Demokrasi Pancasila” di Bintaro, Kota Tangerang Selatan, Banten, Rabu (5/11/2025).

Yasonna mengatakan, sesuai Keputusan MPR Nomor 3 Tahun 2004, Badan Pengkajian MPR memiliki mandat untuk mengkaji Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 beserta pelaksanaannya secara komprehensif dengan melibatkan partisipasi masyarakat.

BACAJUGA

Pimpinan MPR RI Undang Presiden Hadiri Sidang Tahunan MPR RI 2026

Gelar Sarasehan MPR R, Johan Rosihan: Identitas Tau Samawa Dibentuk oleh Partisipasi Sosial

“Demokrasi yang kita jalankan sejak masa reformasi merupakan spirit utama perubahan konstitusi. Setelah lebih dari 20 tahun berjalan, sudah saatnya kita mereview dan melihat hal-hal yang perlu diperkuat,” ujar Yasonna.

Menurutnya, penguatan perlindungan HAM, pelembagaan demokrasi, serta pembagian kekuasaan yang proporsional antara legislatif, eksekutif, dan yudikatif menjadi bagian penting dalam menjaga makna kedaulatan rakyat.

“Konstitusi jangan hanya dimaknai secara prosedural. Kita perlu memastikan substansi kekuasaan tetap berpihak pada rakyat,” tegasnya.

FGD tersebut dihadiri Pimpinan dan para anggota Badan Pengkajian MPR RI, antara lain Andreas Hugo Pareira, Ahmad Basarah, Firman Soebagyo, Endang Setyawati Thohari, I G Ngurah Kesuma Kelakan, Hasan Basri Agus, Al Muzzammil Yusuf, Andi Yuliani Paris, Jialyka Maharani, Denty Eka Widi Pratiwi, Al Hidayat Samsu, Yance Samonsabra, dan Aji Mirni Mawarni.

Hadir pula narasumber akademisi dan pakar komunikasi politik, yakni Guru Besar LSPR Prof. Dr. Lely Arrianie, M.Si; Dosen FISIP UI Dr. Cecep Hidayat; dan Founder Drone Emprit Ismail Fahmi, Ph.D.

Turut hadir Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dan Kepala Biro Pengkajian Konstitusi Setjen MPR Heri Herawan serta pejabat dan staf Sekretariat Badan Pengkajian MPR sebagai dukungan teknis.

Kedaulatan Rakyat Harus Dimaknai Secara Substantif

Dalam paparan awal, Guru Besar Komunikasi Politik LSPR Jakarta, Prof. Dr. Lely Arrianie, menegaskan bahwa kedaulatan rakyat dalam Demokrasi Pancasila tidak boleh dipahami sekadar sebagai prosedur pemilihan umum. Menurutnya, demokrasi Pancasila adalah sistem yang menegakkan keseimbangan antara hak dan kewajiban warga negara serta menjamin kepastian hukum bagi seluruh rakyat.

“Demokrasi Pancasila muncul sebagai antitesis terhadap demokrasi terpimpin, tetapi esensinya lebih dalam: menegakkan hak hidup rakyat dan mencegah kekuasaan yang sewenang-wenang,” ujar Lely.

Ia menjelaskan, sejak amandemen UUD 1945, frasa “kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar” menunjukkan adanya visi konstitusional yang adaptif terhadap perubahan zaman.

“Kalau sistem yang ada tidak lagi relevan, konstitusi memberi ruang untuk penyesuaian. Ini pemikiran visioner yang perlu dijaga,” ucapnya.

Menurut Lely, demokrasi Pancasila mengandung tiga prinsip utama yang tidak bisa dipisahkan: human rights, substantive democracy, dan social justice. Ketiganya menjadi fondasi moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Esensi demokrasi kita bukan sekadar formalitas lembaga, tapi keseimbangan antara hak, kewajiban, dan tanggung jawab konstitusional,” ujarnya.

Sementara itu, Dosen FISIP Universitas Indonesia, Dr. Cecep Hidayat menjabarkan bahwa demokrasi prosedural perlu kembali ke nilai Pancasila

Cecep menilai, praktik demokrasi di Indonesia saat ini terlalu menitikberatkan pada aspek prosedural, sementara nilai-nilai substansial seperti musyawarah, keadilan sosial, dan etika politik mulai terpinggirkan.

“Pasal 1 ayat 2 UUD 1945 menyebut kedaulatan di tangan rakyat. Pertanyaannya, apakah praktik kita masih mencerminkan nilai-nilai Pancasila?” ujarnya.

Menurut Cecep, demokrasi Pancasila tidak hanya tentang voting, melainkan juga musyawarah rasional dan partisipasi bermakna. Ia mengingatkan bahwa demokrasi integralistik yang digagas Soepomo pada 1945 berbeda dari liberalisme Barat, karena menolak ekstrem individualistik maupun otoriter.

Berdasarkan data BPS, Indeks Demokrasi Indonesia 2024 berada di angka 79,61 atau kategori sedang, sementara indeks persepsi korupsi Indonesia masih rendah, yakni skor 34 dari 100. “Data ini menunjukkan lemahnya etika dan institusionalisasi politik,” katanya.

Cecep juga menyinggung munculnya Gerakan 17+8 yang berkembang di media sosial sebagai bentuk partisipasi digital generasi muda. “Gerakan itu menunjukkan kesadaran politik baru. Tapi ruang digital ini juga harus diatur dengan nilai etika Pancasila,” ujarnya.

Founder Drone Emprit, Ismail Fahmi, Ph.D., lebih menyoroti era demokrasi digital. Dimana publik, lebih percaya timeline daripada parlemen.

Ismail melihat, demokrasi Indonesia tengah mengalami transisi menuju era digital, ditandai meningkatnya partisipasi publik di dunia maya dan menurunnya kepercayaan pada lembaga formal.

“Sekarang publik lebih percaya timeline daripada parlemen. Pertanyaannya, ini tanda pencerahan atau gejala krisis kepercayaan?” ujar Ismail.

Ia mencontohkan fenomena Gerakan 17+8 dan simbol warna seperti Brave Pink, Hero Green, dan Resistance Blue yang muncul secara organik di media sosial sebagai ekspresi solidaritas rakyat.

“Data kami mencatat ada sekitar 7 miliar interaksi digital terkait gerakan ini. Itu menunjukkan betapa kuatnya ruang digital sebagai arena baru kedaulatan rakyat,” katanya.

Namun Ismail juga menyoroti lambannya respons lembaga negara terhadap isu digital. “Ketika muncul hoaks soal DPR, mestinya klarifikasi dilakukan cepat. Karena tidak dilakukan, publik terus menyebarkan narasi keliru,” ujarnya.

Menurutnya, negara perlu mengelola ruang digital bukan dengan pendekatan represif, tetapi dengan semangat dialog dan musyawarah terbuka.

“Alih-alih menakuti, negara seharusnya menjadikan ruang digital sebagai Digital Civic Space, ruang musyawarah kebangsaan baru berbasis Pancasila,” tegasnya.

Dialog untuk Memperkuat Nilai Demokrasi Pancasila

Melalui forum ini, Badan Pengkajian MPR berharap dapat menghimpun pandangan akademik dan publik untuk memperkuat pelaksanaan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan demokrasi nasional.

“FGD ini merupakan bagian dari upaya konstitusional MPR dalam memastikan kedaulatan rakyat berjalan sesuai amanat Pancasila dan UUD 1945,” pungkas Yasonna.

Tags: BP MPR RIDemokrasi PancasilaMPR RIYasonna H Laoly
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Ketua MPR RI Ahmad Muzani
Nasional

Ketua MPR RI Ahmad Muzani: MPR RI Matangkan Formulasi Hukum PPHN

by snc4
6 August 2026

Suaranusantara.com – MPR RI terus mematangkan formulasi hukum Pokok-Pokok Haluan...

Ketua MPR RI Ahmad Muzani
Nasional

Ketua MPR RI Ahmad Muzani: Sidang Tahunan MPR RI Digelar 14 Agustus 2026

by snc4
6 August 2026

Suaranusantara.com – Ketua MPR RI Ahmad Muzani memastikan Sidang...

Sri Mulyani pimpin penggalangan dana negara miskin (Instagram @melihatindonesia.id)

Sri Mulyani Ditunjuk Bank Dunia Pimpin Urusan Dana untuk Negara Miskin, Begini Tugasnya

6 August 2026
Mahasiswi PPDS FK-KMK UGM diduga hina pasien BPJS (Instagram @jogja.point)

FK UGM Turun Tangan Investigasi Mahasiswi PPDS yang Diduga Hina Pasien BPJS

6 August 2026
Menkes Budi Gunadi Sadikin (Instagram @rumpi_gosip)

Begini Tanggapan Menkes Soal Nakes Diduga Hina Pasien BPJS

6 August 2026
Komisi IX DPR Yahya Zaini angkat bicara soal dugaan nakes hina pasien BPJS (Instagram @yahyazaini.official)

DPR Desak Kemenkes Investigasi Soal Nakes Hina Pasien BPJS: Harus Beri Teguran Keras

6 August 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

5 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

1 year ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

5 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

5 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

5 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

pilot Malaysia ditangkap otoritas Indonesia, selundupkan narkoba (Instagram @kasisolusi)
Internasional

Pilot Malaysia Ditangkap Otoritas Indonesia Selundupkan Narkoba ke RI, Pemerintah Negeri Jiran Kerahkan Personel Kepolisian Jaga Bandara

by Feri Spt
6 August 2026

Suaranusantara.com- Publik dihebohkan dengan tindakan pilot Malaysia yang diketahui menyelundukan obat-obatan terlarang atau narkoba ke RI. Sebelumnya,...

Ilustrasi ibu-ibu tengah mengikuti lomba 17 Agustus HUT ke 81 RI (Instagram @mangabay41)

Emak-emak Pasti Demen! Ini Kumpulan Hadiah Lomba 17 Agustus, Murah Meriah di Bawah 20 Ribu tapi Manfaatnya Segudang

6 August 2026
Ilustrasi lomba 17 Agustus untuk anak-anak (Instagram @silviatansir)

Kumpulan Ide Hadiah Menarik Lomba 17 Agustus untuk Anak-anak, Harganya Ekonomis tapi Bermanfaat

6 August 2026
Nama Presiden Prabowo tercantum dalam makalah MBG untuk Nobel Perdamaian (Instagram @jogjastudent)

Begini Isi Makalah Program MBG yang Mencatut Nama Prabowo, Diajukan untuk Nobel Perdamaian

6 August 2026
Makalah MBG mencatut nama Presiden Prabowo Subianto (Instagram @akbarfaizal_uncensored)

Prabowo Disebut Tak Beri Izin Soal Namanya Tercantum Dalam Makalah MBG Nobel Perdamaian

6 August 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com