Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto pada Kamis 6 November 2025 memanggil sejumlah menteri jajaran Kabinet Merah Putih ke Istana Negara.
Terlihat jajaran kabinet yang hadir dalam pertemuan itu, Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto. Lalu ada Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Selain itu, terlihat juga CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani. Kemudian Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Terkait pembahasan dalam pertemuan dengan Prabowo. Airlangga berujar membahas hilirisasi. “Tadi sudah dibahas mengenai hilirisasi,” kata Airlangga usai rapat bersama Prabowo, Kamis 6 November 2025.
Salah satu poin arahan dari Prabowo, kata Airlangga yakni percepatan hilirisasi. “Dari bidang pertanian kan ya dievaluasi yang terkait dengan bibit-bibit, kemudian sawah. Kemudian yang dari KKP terkait dengan kampung nelayan, kemudian terkait yang di pantura proyek perikanan, kapal,” ujar dia.
Sementara itu, Sakti Wahyu Trenggono menyebut rapat tersebut membahas program kampung nelayan.
Ia mengatakan perkembangan pembangunan kampung nelayan kini sudah 20 hingga 30 persen.
“Akhir tahun ini 65 mudah-mudahan bisa selesai,” ucap Sakti.
Selain itu, Sakti menyebut Prabowo juga memberikan instruksi untuk pembangunan budidaya perikanan di 500 kabupaten se-Indonesia.
“2026. Tapi tahun ini dimulai kita ada 100 titik yang akan kita dibangun,” ucapnya


















Discussion about this post