Suaranusantara.com- Memeriahkan malam Tahun Baru 2026 di Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) telah mengeluarkan jadwal operasional khusus untuk LRT dan MRT, di mana dua moda transportasi umum itu akan beroperasi hingga dini hari.
Adapun jadwal operasional MRT dan LRT sampai dini hari berlaku pada Rabu sore 31 Desember 2025 hingga Kamis dini hari 1 Januari 2026 pukul 01.00 WIB.
“Untuk layanan angkutan umum MRT dan LRT, operasional diperpanjang sampai pukul 01.00 WIB,” ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, di kawasan Bundaran HI, Minggu 28 Desember 2025.
Lalu di jam-jam setelah Tahun Baru, pukul 00.00-01.00 WIB, jadwal kedatangan MRT dan LRT diberlakukan setiap lima menit.
Bukan tanpa sebab jadwal dibuat setiap lima menit. Hal ini dikarenakan untuk mencegah penumpukan penumpang di stasiun setelah rangkaian perayaan selesai.
Bahkan, MRT Jakarta disebut akan beroperasi hingga maksimal pukul 02.00 WIB karena menjadi koridor utama di sepanjang Sudirman–Thamrin yang menjadi pusat kegiatan malam tahun baru.
Tak cuma MRT dan LRT saja, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta juga menyesuaikan 31 rute Transjakarta yang terdampak kegiatan perayaan di berbagai titik kota.
“Sebanyak 31 rute akan disesuaikan karena adanya kegiatan di sejumlah lokasi, seperti Lapangan Banteng serta sepanjang Sudirman–Thamrin,” jelas Syafrin.
Layanan Transjakarta di koridor Sudirman–Thamrin akan tetap beroperasi hingga pukul 18.00 WIB, lalu ditutup secara situasional, menyesuaikan kondisi lapangan—berpotensi mulai pukul 19.00 atau 20.00 WIB.
Selain itu, di Jalan Sudirman, MH Thamrin dan Medan Merdeka Barat diterapkan car free night, maka akses kendaraan pribadi ditutul mulai pukul 18.00 WIB hingga 01.00 WIB.
Penutupan dilakukan secara bertahap dan situasional demi menjaga keselamatan dan kelancaran arus orang.
Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan transportasi umum saat mengikuti perayaan malam tahun baru.
“Kami mengajak masyarakat menggunakan angkutan umum untuk menyaksikan perayaan malam pergantian tahun,” kata Syafrin.
Pemprov DKI juga menyiapkan sejumlah kantong parkir bagi warga yang tetap menggunakan kendaraan pribadi.


















Discussion about this post