Suaranusantara.com – Korlantas Polri mencatat angka kecelakaan lalu lintas selama periode angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kabag Ops Korlantas Polri, Kombes Pol. Aries Syahbudin, menyampaikan bahwa jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat sebanyak 247 kejadian, atau turun sebesar 7,20 persen dibandingkan periode Nataru tahun lalu.
Hal tersebut disampaikan Aries dalam rapat evaluasi pelaksanaan pelayanan transportasi selama periode Nataru bersama Kementerian Perhubungan di Kantor Pusat Kemenhub, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
“Korban meninggal dunia menurun sebanyak 150 orang atau 27,12 persen dan kerugian materil mengalami penurunan sebesar 3,13 persen,” kata Aries.
Dari sisi penindakan pelanggaran lalu lintas, Aries menjelaskan bahwa pada angkutan Nataru 2025/2026 terjadi kenaikan jumlah penindakan sebanyak 1.264 perkara atau meningkat sekitar 3 persen.
Adapun rinciannya, penindakan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sebanyak 25.891 perkara atau 57,6 persen, penindakan non-ETLE sebanyak 3.532 perkara atau 7,5 persen, serta teguran sebanyak 15.535 perkara atau 34,6 persen.
Sementara itu, meskipun telah diberlakukan kebijakan pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas selama periode Nataru 2025/2026, data Jasa Marga menunjukkan masih terdapat pelanggaran. Sebanyak 63 persen kendaraan angkutan barang sumbu tiga ke atas tercatat melanggar pembatasan di jalan tol, sementara 36 persen kendaraan melakukan pelanggaran di jalur arteri.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, berharap hasil evaluasi penyelenggaraan angkutan Nataru tersebut dapat menjadi dasar dalam penyusunan strategi rencana operasi angkutan Lebaran tahun ini.
“Kami berharap hasil evaluasi penyelenggaraan angkutan Nataru dari tiap-tiap stakeholders dapat menjadi saran atau rekomendasi dasar dalam penyusunan strategi rencana operasi angkutan lebaran tahun ini. Sehingga nantinya pelaksanaannya bisa berjalan lebih baik lagi,” pungkas Aan.


















Discussion about this post