Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Rapidin Simbolon Mintan Negara Hadir Lindungi Kebebasan Berpendapat Usai Teror ke Ketua BEM UGM

Drt by Drt
20 February 2026
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Rapidin Simbolon

Rapidin Simbolon

1
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Desakan agar negara bersikap tegas dalam merespons teror terhadap Ketua BEM Universitas Gadjah Mada kian menguat salah satunya dari Anggota Komisi XIII DPR RI, Rapidin Simbolon.

Peristiwa tersebut mencuat setelah kritik yang disampaikan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang dinilainya belum mampu menjamin pemenuhan hak dasar anak.

Rapidin Simbolon, menilai negara tidak boleh berhenti pada penegasan bahwa pemerintah bukan pihak di balik teror tersebut. Menurutnya, negara memiliki kewajiban aktif untuk memastikan tidak ada warga negara yang mendapat intimidasi akibat menyampaikan pendapat.

BACAJUGA

PDIP Apresiasi Sikap Prabowo Soal Proyek Tender, Sebut Utamakan Proses yang Adil

Di Hadapan DPR, Prabowo Berterimakasih ke PDIP dan Megawati

Pernyataan tersebut disampaikan Rapidin di Jakarta pada Jumat (20/2/2026). Ia menekankan bahwa perlindungan terhadap kebebasan berekspresi harus diwujudkan dalam tindakan konkret, bukan sekadar pernyataan normatif. Negara, kata dia, harus memastikan ruang aman bagi warga untuk menyampaikan kritik tanpa ancaman.

Baca Juga: Indonesia Amankan Tarif 0% ke AS untuk 1.819 Produk, Termasuk Tekstil, Pertanian hingga Elektronik

Rapidin menambahkan, jika tidak ada langkah tegas dan transparan dari aparat terkait, kasus teror terhadap aktivis mahasiswa berpotensi menimbulkan efek jera terbalik yang membungkam suara publik.

Kritik itu disampaikan menyusul tragedi seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, yang meninggal dunia karena diduga tak mampu membeli perlengkapan sekolah.

BEM UGM kemudian melayangkan surat terbuka kepada UNICEF pada 6 Februari lalu.

Empat hari setelahnya, Tiyo menerima pesan WhatsApp dari nomor berkode luar negeri berisi ancaman penculikan dan tudingan sebagai “agen asing”.

Sehari kemudian, ia mengaku dikuntit dua orang tak dikenal di sebuah kedai.

Pihak kampus menyatakan telah memberikan perlindungan. Menteri HAM, Natulius Pigai, membantah dengan menyebut pemerintah bukan pelaku teror dan meminta kepolisian mengusut kasus tersebut.

Baca:Peringati Natal Nasional dan HUT Megawati, PDIP Sibolga Gelar Pengobatan Gratis

Namun bagi Rapidin Ketuap DPD PDI Perjuangan Sumut ini, persoalan ini tak berhenti pada bantahan resmi.

“Namun persoalan ini tidak berhenti pada satu kasus. Teror terhadap Ketua BEM UGM adalah ujian bagi kebebasan berpikir di seluruh kampus Indonesia,”ujarnya.

Menurut dia, jika seorang mahasiswa yang berbicara tentang hak dasar anak justru dibalas dengan ancaman, maka yang sedang dipertaruhkan adalah keberanian generasi muda untuk bersuara.

“Hari ini mungkin Ketua BEM UGM. Besok bisa mahasiswa di kampus lain. Lusa bisa siapa saja yang memilih berdiri di sisi kebenaran,” ujar politikus PDI Perjuangan itu.

Rapidin Mantan Bupati di Samosir ini mengajak mahasiswa di seluruh Indonesia untuk tidak takut dan tidak diam.

Ia menegaskan kampus bukan ruang sunyi, melainkan ruang berpikir, ruang bertanya, dan ruang mengoreksi kekuasaan.

“Kita tidak melawan dengan kebencian. Kita tidak menjawab dengan intimidasi. Kita menjawab dengan keberanian, solidaritas, dan pengawalan hukum yang sah,” katanya.

Baca: Marinus Gea Kritik Pernyataan Natalius Pigai soal Teror Ketua BEM UGM

Ia mengingatkan, demokrasi tidak boleh berjalan di bawah bayang-bayang ancaman.

Jika mahasiswa merasa tidak aman karena menyampaikan pendapat, maka bangsa ini sedang diuji dalam komitmennya terhadap kebebasan sipil.

“Mahasiswa Indonesia adalah penjaga nurani bangsa. Dan nurani tidak boleh dibungkam,” ujar Rapidin.

Komisi XIII DPR RI, kata dia, akan mengawal kasus ini hingga pelaku teror terungkap dan memastikan negara hadir memberikan perlindungan nyata terhadap kebebasan berpendapat.

“Demokrasi tidak boleh kalah oleh rasa takut,”tegasnya.

Tags: Ketua BEM UGMPDIPRapidin Simbolon
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Plt Setjen MPR RI, Siti Fauziah
Nasional

Siti Fauziah : MPR Terbuka Terhadap Masukan dari Perguruan Tinggi

by Drt
20 June 2026

Suaranusantara.com- Di hadapan anggota Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI...

Eddy Soeparno
Nasional

Respons Pemadaman Listrik Bergilir, Eddy Soeparno Desak PLN Evaluasi Menyeluruh dan Percepat Transisi Energi

by Drt
20 June 2026

Suaranusantara.com- Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN Eddy...

Plt Setjen MPR RI Siti Fauziah saat tandatangan MoU dengan Univ Hasanudin

MPR RI dan Universitas Hasanuddin Gelar Diskusi Konstitusi Serta Teken MoU Perkuat Sinergi Kelembagaan

20 June 2026
Badan Pengkajian MPR RI

MPR Kaji Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Perspektif Demokrasi Pancasila

20 June 2026

Menpora Ungkap Peluang Indonesia jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN 2026

20 June 2026

Presiden Prabowo Setujui Anggaran Pelatnas dengan Skema Multi Years

20 June 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

11 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

3 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Nasional

Prabowo Panggil Erick Thohir dan Pelatih Timnas ke Hambalang, Bahas Masa Depan Olahraga Nasional

by Fifi
20 June 2026

Suaranusantara.com - Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir serta pelatih Tim Nasional Indonesia...

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Multipihak Kunci Kejar Ketertinggalan Literasi

19 June 2026
Wakil Ketua MPR-RI Hidayat Nur Wahid (HNW) (dok suaranusantara.com)

HNW Dukung Perdamaian AS-Iran: Untuk Hindarkan Dunia dari Krisis dan Kembali Fokus Atasi Tragedi di Gaza Merdekakan Palestina

19 June 2026
Pengelola keuangan Fredy Pratama, Frans Antoni saat tiba di gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Jum'at (19/06/2026). (Ilham F/Suaranusantara)

Antek Fredy Pratama Ditangkap di Malaysia, Diduga Kendalikan Duit hingga Operasi Sindikat Narkoba

19 June 2026
Roy Suryo saat digiring ke rutan sementara Polda Metro Jaya, pada Jum'at (19/6/2026). (Ilham F/Suaranusantara)

Roy Suryo dan dr.Tifa Ditahan Di Rutan Sementara Polda Metro Jaya

19 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com